Indonesia Kecam Keras Rencana Israel Perluas Pendudukan Gaza: Sikap Tegas Jakarta
Indonesia mengecam rencana Israel memperluas pendudukan hingga 70% wilayah Gaza. Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan ini tindakan ilegal, bertentangan dengan upaya perdamaian dan solusi dua negara bagi Palestina. Isu tersebut dibahas Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan di Hambalang. Indonesia berkomitmen advokasi kemerdekaan Palestina.
Pemerintah RI Kecam Keras Israel Atas Pencegatan Flotilla Global Sumud, Perlindungan WNI Jadi Fokus
Pemerintah Republik Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur. Hal itu disampaikan Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, dalam siaran persnya, Selasa (19/05). (Foto Dok. Istimewa/ @orbitindonesia.com)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Pemerintah Republik Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur.
Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, menegaskan bahwa hingga saat ini sedikitnya sepuluh kapal telah dikonfirmasi ditangkap termasuk kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys.
Berdasarkan informasi dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), terdapat seorang Warga Negara Indonesia (WNI) atas nama Andi Angga Prasadewa yang berada di kapal Josef sebagai delegasi GPCI – Rumah Zakat.
“Kementerian Luar Negeri mengecam keras tindakan Militer Israel yang telah mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur,” ujar Yvonne.
Sementara itu, kapal yang membawa jurnalis Bambang Noroyono alias Abeng hingga saat ini masih terus diupayakan untuk dihubungi guna mengetahui status kapal, termasuk kondisi Bambang Noroyono di kapal tersebut.
“Kementerian Luar Negeri RI mendesak Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan, serta menjamin kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional,” lanjutnya.
Yvonne juga menegaskan bahwa pelindungan WNI akan terus menjadi prioritas utama Pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang sangat cepat.
“Pelindungan WNI akan terus menjadi prioritas utama Pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang sangat cepat,” ujarnya.
Sejak awal Kemlu RI melalui Direktorat Pelindungan WNI telah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman guna menyiapkan langkah antisipatif demi memastikan keselamatan dan percepatan proses pemulangan para WNI.
Kemlu RI juga terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi para WNI, sekaligus menyiapkan langkah kontingensi, termasuk fasilitasi pelindungan dan percepatan proses pemulangan apabila diperlukan. (her/dav)
Prabowo Tegas: Aparat Dilarang Keras Jadi Beking Penyelewengan, Ini Instruksi Penting!
loading…
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembenahan internal aparat penegak hukum saat meresmikan Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Sukomoro, Nganjuk, Jawa Timur, belum lama ini. Foto: Setpres
NGANJUK – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembenahan internal aparat penegak hukum . Hal ini dilakukan demi mewujudkan keadilan dan kepercayaan masyarakat terhadap negara.
Dia meminta seluruh aparat mulai dari hakim, poilsi, jaksa, hingga tentara berani melakukan koreksi diri dan membersihkan institusi dari praktik penyelewengan. Aparat yang bersih merupakan kunci memberikan pelayanan maksimal untuk rakyat Indonesia, tak terkecuali kaum buruh.
Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, belum lama ini.
“Karena itu mari kita bersama-sama memperbaiki, tetapi seluruh aparat lainnya juga harus memperbaiki diri. Kejaksaan, kepolisian, tentara harus koreksi diri, harus menghilangkan penyelewengan dan korupsi dari tubuh masing-masing,” ujar Prabowo dikutip, Minggu (17/5/2026).
Dia kembali menekankan aparat negara tidak boleh terlibat atau memberikan perlindungan terhadap pelanggaran hukum, terutama praktik perjudian, narkoba, hingga penyelundupan ilegal.
“Saya ulangi, seluruh aparat harus memperbaiki diri, harus membersihkan diri, harus berani koreksi. Jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan. Aparat beking penyelewengan. Aparat beking penyeludupan, beking narkoba, beking judi,” kata Prabowo.
Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Memohon Bisa Tetap Menjadi Prajurit TNI
loading…
Para terdakwa kasus dugaan penyiraman cairan berbahaya ke aktivis Kontras Andrie Yunus memohon agar bisa tetap berada di satuan TNI. Hal itu disampaikan para terdakwa di persidangan pada Rabu (13/5/2026) ini. Foto/Ari Sandita
JAKARTA – Para terdakwa kasus dugaan penyiraman cairan berbahaya ke aktivis Kontras Andrie Yunus memohon agar bisa tetap berada di satuan TNI. Hal itu disampaikan para terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Jakarta Timur, Rabu (13/5/2026) ini.
“Kami memohon maaf kepada korban, semoga lekas sembuh. Dan harapan kami, kami tetap berdinas kembali menjadi prajurit TNI karena di situ kami untuk menafkahi keluarga,” ujar Terdakwa I Sersan Dua Edi Sudarko.
Dalam persidangan, Terdakwa I mengaku menyesali perbuatannya yang telah menyiramkan cairan campuran pembersih karat dan air aki ke Andrie Yunus. Apalagi, dia turut merasakan panas dan gatal yang sama sebagaimana dialami Andrie Yunus yang terkena cairan campuran itu.
“Terdakwa semuanya menyesal, harapan apa dan permohonan apa yang saudara berikan pada korban Andrie Yunus ataupun pada khalayak umum, silakan disampaikan?” tanya penasihat hukum.
Menlu Singapura Apresiasi Kerja Keras Pemerintah dalam Evakuasi Gunung Dukono
Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan mengapresiasi upaya keras pemerintah Indonesia dalam mengevakuasi warga negara Singapura yang meninggal dunia maupun selamat dalam erupsi Gunung Dukono di Maluku Utara, Jumat (8/5). Hal itu disampaikan Vivian usai pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Sugiono, Selasa (12/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan mengapresiasi upaya keras pemerintah Indonesia dalam mengevakuasi warga negara Singapura yang meninggal dunia maupun selamat dalam erupsi Gunung Dukono di Maluku Utara, Jumat (8/5).
Mewakili rakyat Singapura, Vivian juga menyampaikan harapan agar seluruh tim penyelamat Indonesia tetap berada dalam kondisi aman selama proses evakuasi berlangsung.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada tim pencarian dan pertolongan, di mana lebih dari 150 pihak profesional mengambil risiko tinggi di tengah gunung berapi yang masih erupsi dan di tengah cuaca yang kurang baik,” ujar Vivian usai pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Sugiono, Selasa (12/5).
Lebih lanjut, Vivian menilai respons cepat dan upaya keras pemerintah Indonesia mencerminkan eratnya hubungan kedua negara. Menurutnya, proses penyelamatan tersebut menunjukkan naluri alami kedua negara untuk saling membantu dan melindungi pada masa krisis.
“Jadi, terima kasih banyak. Hal-hal seperti ini tidak dapat dibayar maupun diminta; kita hanya bisa berharap dan mengandalkan kekuatan hubungan di antara kedua negara kita,” lanjut dia.
Sebelumnya, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Gunung Dukono erupsi pada Jumat yang melontarkan kolom abu vulkanis setinggi 10 kilometer (km) dan disertai dentuman lemah hingga kuat.
Pascaperistiwa tersebut, BNPB mencatat bahwa 15 pendaki ditemukan dalam keadaan selamat, yang terdiri dari tujuh warga negara Singapura dan delapan Warga Negara Indonesia (WNI). Sementara itu, tim SAR gabungan juga telah mengevakuasi jenazah tiga korban jiwa, yang terdiri dari satu WNI dan dua warga negara Singapura. (her/dav)
Peringatan Keras DPR: Hantavirus Andes Mengintai, Pemerintah Wajib Siaga!
loading…
Anggota Komisi IX DPR Edy Wuryanto meminta pemerintah mewaspadai penyebaran Hantavirus atau Virus Hanta jenis Andes. Foto: Economic Times
JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR Edy Wuryanto mengingatkan berbahayanya Hantavirus atau Virus Hanta jenis Andes karena bisa menular antarmanusia. Untuk itu, ia meminta pemerintah melakukan penanganan, serius dalam mengantisipasi ancaman penyebaran Virus Hanta jenis Andes yang belakangan menjadi perhatian dunia kesehatan.
Edy menilai, menjadi alarm kewaspadaan nasional, terlebih angka kematian akibat infeksi virus tersebut tergolong tinggi. Selain itu, hingga kini vaksin maupun obat khusus untuk Virus Hanta jenis Andes juga belum ditemukan, sehingga penanganan masih bersifat suportif untuk meningkatkan daya tahan tubuh pasien.
“Ini penyakit yang serius, karena jenis yang ditemukan di kapal ini tidak hanya menular antara hewan pengerat tikus dan manusia, tapi juga bisa melebar antarmanusia. Itu yang pertama. Yang kedua, angka kematiannya tinggi, 35 persen sampai 50 persen,” ujar Edy dikutip, Rabu (13/5/2026).
Ahmad Dedi Hadapi Tuduhan Suap: Bantah Keras Kabur, Komit Hormati Hukum
loading…
Kuasa Hukum Ahmad Dedi, T.S Hamonangan Daulay memberikan klarifikasi terkait framing bahwa kliennya lari usai diperiksa sebagai saksi di KPK, Jumat (8/5/2026). Ilustrasi/Dok. SindoNews
JAKARTA – Baru-baru ini beredar berita Pemeriksa Fungsional Ahli Madya Ditjen Bea Cukai Ahmad Dedi lari dari wawancara media usai diperiksa sebagai saksi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) . Peristiwa ini membangun framing seolah-olah Ahmad Dedi terlibat di dalam kasus suap importasi di Ditjen Bea Cukai.
Kuasa Hukum Ahmad Dedi, T.S Hamonangan Daulay memberikan klarifikasi terkait framing tersebut. “Di sini perlu diluruskan, karena sudah terjadi framing negatif yang pada akhirnya merugikan klien kami. Seolah-olah takut karena terlibat dalam kasus tersebut,” kata Hamonangan Daulay kepada media, Sabtu (9/5/2026). Baca juga: Saksi Bea Cukai Lari Usai Pemeriksaan, KPK Duga Ada Penerimaan Uang dari Importir
Dia menegaskan, setiap orang punya pilihan untuk berkenan atau tidak berkenan diwawancara media, bergantung kepada pertimbangan calon narasumber. Dalam hal ini, Ahmad Dedi punya pertimbangan kuat yaitu menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.
“Bagi Ahmad Dedi, berkomentar di media saat itu justru akan menjadi kontraproduktif terhadap penyelidikan kasus tersebut di KPK. Biarlah kita hormati proses hukum yang sedang berlangsung,” ujarnya.
Kedua, status Ahmad Dedi adalah saksi sebagai salah satu pegawai di Ditjen Bea Cukai. Dia, sebagai warga negara yang baik, ingin membantu KPK agar penyelidikan kasus ini berlangsung dengan lancar. “Makanya, dia hadir dan memberikan kesaksian berdasarkan apa yang dia ketahui. Sekali lagi, dia sebagai saksi dan bukan tersangka,” tegasnya.
Terakhir, sebagai kuasa hukum, Hamonangan berharap media massa, terutama media massa mainstream yang menjunjung tinggi asa praduga tidak bersalah sebagai bagian dari kode etik jurnalistik. Jangan sampai termakan framing negatif dari pihak-pihak tertentu, yang tidak ingin kasus ini terungkap secara maksimal. Baca juga:Menkomdigi: Media Konvensional Harus Tetap Eksis di Tengah New Media
“Saya berharap kepada teman-teman media, jangan mudah termakan framing pihak tertentu. Kasus ini harus kita kawal bersama-sama, agar pengusutannya berlangsung dengan lancar dan tuntas,” tuturnya.
Prabowo Kritik Keras Pemilik Konsesi Tambang & Perkebunan yang Simpan Harta di Luar Negeri
Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Makan Bergizi Gratis menjangkau 60 juta penerima dan menarik perhatian global. Prabowo menegaskan kekayaan alam Indonesia harus dinikmati rakyat, bukan mengalir ke luar negeri. Pernyataan ini disampaikan saat groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, 29 April.
Absen Apel Pagi Bongkar Keterlibatan 4 Terdakwa Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Oditur Militer II-07 Jakarta membeberkan keterlibatan prajurit Bais TNI dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Keterlibatan terungkap saat dua pelaku tak ikut apel pagi. Serda Edi Sudarko menyiram, Lettu Budhi Hariyanto mengendarai motor. Persidangan perdana kasus Andrie Yunus digelar di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, 29 April 2026.
Sikap Tegas Indonesia & 7 Negara Muslim: Kecaman Keras atas Provokasi Israel di Al
Indonesia dan tujuh negara mayoritas Muslim mengecam keras eskalasi kekerasan Israel di Masjid Al-Aqsa, termasuk tindakan provokatif dan pengibaran bendera. Pernyataan bersama ini juga mengutuk pelanggaran status quo historis serta pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat, mendesak pertanggungjawaban atas kekerasan pemukim.