Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
loading…
Wamenkum Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej menyebut hanya ada 20 Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) terkait RUU Polri. Foto/SindoNews
JAKARTA – Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej menyebut hanya ada 20 Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) terkait revisi Undang-Undang (RUU) Polri. Seluruh DIM tersebut akan dibahas bersama Komisi III DPR RI.
Hal ini menyusul telah diserahkannya DIM RUU Polri dari pemerintah. Tercatat, ada 112 DIM yang disampaikan dalam rapat kerja (Raker) bersama Komisi III DPR RI, Kamis (4/6/2026).
Mulanya, Eddy menjelaskan dari 112 DIM yang diserahkan, 32 DIM di antaranya bersifat tetap, 36 bersifat redaksional, substansi sebanyak 12 dan substansi baru sebanyak 8.
“Artinya yang akan dibahas itu hanya 20 DIM. Mengapa hanya 20 DIM? Yang isinya adalah 12 substansi dan 8 substansi baru,” kata Eddy ditemui usai rapat bersama Komisi III DPR.
Usia Pensiun Polri Naik, Pakar Ungkap Kunci Kesetaraan Penegak Hukum
loading…
Pakar hukum kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta Edi Hasibuan menyatakan penambahan usia pensiun anggota Polri penting dilakukan dalam revisi RUU Polri. Foto/Dok.SindoNews
JAKARTA – Penambahan usia pensiun anggota Polri penting dilakukan dalam revisi RUU Polri untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi dan perkembangan zaman. Hal itu disampaikan pakar hukum kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta Edi Hasibuan terkait rencana Komisi III DPR yang akan membentuk panitia kerja (Panja) Revisi Undang-Undang (RUU) Polri.
Menurut Edi, tugas kepolisian saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan personel yang matang, berpengalaman, dan memiliki kompetensi tinggi dalam penegakan hukum maupun pelayanan masyarakat.
“Usia pensiun Polri perlu ditambah dari 58 tahun menjadi 60 tahun karena tantangan tugas kepolisian sekarang semakin berat dan membutuhkan pengalaman panjang. Faktanya, saat ini banyak anggota Polri yang pada usia sekarang masih sangat produktif dan kinerjanya masih sangat dibutuhkan institusi,” katanya di Jakarta, Kamis (28/5/2026).
Kamboja Jadi Saksi! Polri Sabet Juara 1 Bulutangkis Polisi Asia Tenggara 2026
loading…
Tim bulutangkis Polri berhasil meraih juara pertama dalam ajang Southeast Asia Police Badminton Championship 2026 di Phnom Penh, Kamboja. Foto/istimewa
JAKARTA – Tim bulutangkis Polriberhasil meraih juara pertama dalam ajang Southeast Asia Police Badminton Championship 2026 di Phnom Penh, Kamboja. Kejuaraan ini diikuti tim kepolisian dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara.
Tim bulutangkis Polri tampil impresif sejak babak awal pertandingan. Pada laga pertama, tim Kepolisian Indonesia berhasil mengalahkan tim kepolisian Timor Leste. Tren positif berlanjut saat Polri menghadapi tim Vietnam dan kembali meraih kemenangan hingga memastikan tiket ke partai final.
Di laga puncak, tim Polri menghadapi tuan rumah Kamboja dalam pertandingan yang berlangsung sengit. Berkat permainan solid dan kerja sama tim yang baik, skuad Polri sukses menundukkan tim kepolisian Kamboja sekaligus memastikan gelar juara.
Tim bulutangkis Polri diperkuat oleh sejumlah personel dari berbagai satuan dan Polda, di antaranya AKP Afandy Dwi Takdir, AKP Bernadus Bagas Simarmata, Bripda Robby Maulana, Bripda Muh Asqar Harianto, Bripda Kleopas Binar Putra Prakoso, Bripda Desima Aqmar Syarafina, serta Bripda Gilang Ramadhani.
Perombakan Petinggi Polri: 21 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Lemdiklat, Ini Daftarnya.
loading…
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memutasi 21 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) ke Lemdiklat Polri pada 7 Mei 2026. Foto/Dok.SindoNews
JAKARTA – Sebanyak 21 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah dimutasi oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri. Mereka merupakan bagian dari 108 personel Korps Bhayangkara yang mendapat penugasan baru dalam mutasi Polri terbaru pada 7 Mei 2026.
Mutasi Polri ini tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 yang ditandatangani oleh As SDM Polri Irjen Pol Anwar pada 7 Mei 2026.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyatakan bahwa mutasi jabatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penguatan organisasi di tubuh Polri.
Bareskrim Polri Pastikan Blackout Sumatera Akibat Cuaca Buruk Bukan Sabotase
loading…
Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifuddin mengungkapkan, blackout di Sumatera akibat faktor cuaca buruk bukan sabotase. Foto/SindoNews
JAKARTA – Bareskrim Polri memastikan pemadaman listrik atau blackout di Sumatera lantaran faktor cuaca buruk. Hal itu membantah munculnya narasi adanya dugaan sabotase dalam kejadian tersebut.
Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifuddin mengungkapkan, dari hasil investigasi gabungan yang dilakukan Bareskrim bersama Puslabfor dan PLN, insiden pada Jumat, 22 Mei 2025, tersebut disebabkan karena faktor cuaca buruk.
“Sampai dengan saat ini bisa kami pastikan tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout. Dugaan sementara mengarah pada faktor teknis dan cuaca yang ekstrem yang menyebabkan gangguan pada sistem transmisi kelistrikan,” kata Nunung dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).
Menurut Nunung, faktor cuaca buruk itu kemudian menyebabkan terjadinya ketidakstabilan frekuensi dan tegangan listrik yang memicu trip pembangkit secara berantai. Sehingga berdampak pada blackout massal di sejumlah wilayah Sumatera meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan sebagian Sumatera Selatan.
Nunung menambahkan dari hasil pemeriksaan pada titik awal gangguan juga ditemukan adanya kabel transmisi yang putus. Sementara untuk kondisi fisik tower transmisi masih dalam keadaan baik dan tidak ditemukan kerusakan signifikan pada struktur tower.
“Berdasarkan keterangan awal di lapangan, kejadian putusnya kabel transmisi diduga terjadi secara tiba-tiba akibat pengaruh faktor cuaca dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut secara teknis maupun ilmiah,” ujar Nunung.
Bahas RUU Polri, Pemerintah Perkuat Pengawasan Internal dengan Pemanfaatan Teknologi
loading…
Komisi III DPR RI bersama pemerintah mulai membahas Revisi UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri. Pemerintah juga ingin revisi ini memperkuat pengawasan internal Korps Bhayangkara. Foto: Dok Sindonews
JAKARTA – Komisi III DPR RI bersama pemerintah mulai membahas Revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia (Polri) . Pemerintah juga ingin revisi ini memperkuat pengawasan internal Korps Bhayangkara.
Hal itu diungkapkan Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas saat Raker bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).
Dia mengatakan, UUD 1945 dalam Pasal 30 ayat 4 mengamanatkan bahwa Polri sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.
“Amanat konstitusional ini menjadi landasan utama bahwa negara memiliki tanggung jawab untuk terus memperkuat kelembagaan Polri agar mampu mengemban tugas pokoknya secara profesional, bersih, dan akuntabel di tengah dinamika tantangan keamanan yang semakin kompleks,” ujar Supratman.
3 Irjen dan 1 Kombes Pol Dimutasi Kapolri ke Baharkam Polri, Berikut Namanya
loading…
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menunjuk sejumlah perwira menduduki jabatan strategis di Baharkam Polri. Foto/SIndoNews
JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menunjuk sejumlah perwira menduduki jabatan strategis di Baharkam Polri. Mereka merupakan bagian dari 108 perwira yang masuk dalam daftar mutasi, rotasi, dan promosi jabatan baru-baru ini.
Mereka terdiri dari tiga perwira tinggi yang menyandang pangkat jenderal bintang dua atau Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) dan satu perwira berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol)
Mutasi para perwira tinggi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 yang ditandatangani oleh As SDM Polri Irjen Pol Anwar pada 7 Mei 2026.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan, mutasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penguatan organisasi di tubuh Polri.
Polri Ungkap Jaringan Haji Ilegal 2026: 13 Tersangka Kini Dijerat Hukum
loading…
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menjelaskan Subsatgas Gakkum Satgas Haji telah melakukan berbagai upaya penegakan hukum dan menetapkan 13 orang tersangka praktik penyelenggaraan haji ilegal. Foto/Okezone
JAKARTA – Satgas Haji Polri terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum selama musim Haji 2026 guna memastikan perlindungan terhadap masyarakat dari praktik penyelenggaraan ibadah non-prosedural alias haji ilegal. Tercatat dari hasil pengawasan di titik keberangkatan, Subsatgas Gakkum Satgas Haji telah melakukan berbagai upaya penegakan hukum dengan menetapkan 13 orang tersangka atas puluhan laporan yang diterima Kepolisian.
“Hingga saat ini tercatat 11 Laporan Polisi (LP) dan 21 Laporan Informasi (LI) telah ditangani, dengan 13 tersangka berhasil ditetapkan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, Selasa (19/5/2026).
Menurut Isir, para pelaku kerap memanfaatkan tingginya minat masyarakat untuk melangsungkan ibadah haji dengan modus penyalahgunaan visa yang merugikan calon jemaah.
“Dari penanganan perkara tersebut, jumlah korban mencapai 320 orang dengan total kerugian masyarakat sebesar Rp10.025.000.000,” ujar Isir.
Selain penegakan hukum, upaya pengawasan juga dilakukan dengan keberhasilan mencegah keberangkatan 32 Warga Negara Indonesia (WNI) calon jemaah haji non-prosedural di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat (15/5/2026).
Rotasi Penting Polri: 10 Jenderal Polisi, Termasuk Wagub Akpol, Pindah ke Lemdiklat Mulai Mei 2026
loading…
Sebanyak 10 Brigjen Pol dimutasi ke Lemdiklat Polri pada Mei 2026. Pergeseran Pati Polri itu merupakan bagian dari mutasi dan rotasi yang dilakukan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo terhadap 108 perwira. Foto: Dok Sindonews
JAKARTA – Sebanyak 10 Brigjen Pol dimutasi ke Lemdiklat Polri pada Mei 2026. Sepuluh Perwira Tinggi (Pati) Polri bintang 1 yang digeser di antaranya Wagub Akpol Lemdiklat Polri Brigjen Muhammad Taslim Chairuddin hingga Wakapolda Kalsel Brigjen Golkar Pangarso Rahardjo.
Pergeseran Pati Polri itu merupakan bagian dari mutasi dan rotasi yang dilakukan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo terhadap 108 perwira baik Perwira Menengah (Pamen) maupun Pati Polri.
Mutasi Polri tertuang dalam Surat Telegram Rahasia Nomor ST/960/KEP.2026 yang ditandatangani As SDM Kapolri Irjen Pol Anwar tertanggal Kamis, 7 Mei 2026.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penguatan organisasi di tubuh Polri.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujar Johnny dikutip, Minggu (17/5/2026).
Menurut dia, pergantian jabatan di lingkungan Polri juga diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Kapolri Pimpin Pelantikan Pejabat Utama Mabes Polri dan Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya
loading…
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama Mabes Polri serta beberapa Kapolda. Pelantikan digelar di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Minggu (17/5/2026). Foto/Istimew
JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama Mabes Polri serta beberapa kapolda . Pelantikan digelar di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Minggu (17/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolri melantik Komjen Pol Panca Putra S sebagai Kalemdiklat Polri. Selain itu juga dilakukan pelantikan Brigjen Pol Nasri sebagai Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Himawan Bayu Aji sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara, serta Brigjen Pol Arif Budiman sebagai Kapolda Maluku Utara.
Sertijab juga dilaksanakan terhadap Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja sebagai Kapolda NTB menggantikan Irjen Pol Edy Murbowo, kemudian Brigjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid sebagai Kapolda Bengkulu menggantikan Irjen Pol Mardiyono, serta Kombes Pol Yudi Arkara Oktabera sebagai Kayanma Polri menggantikan Brigjen Pol Abas Basuni.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier serta penguatan kelembagaan. Pergantian pejabat di lingkungan Polri juga menjadi bagian dari upaya institusi untuk terus meningkatkan profesionalitas, soliditas internal, dan efektivitas pelaksanaan tugas di berbagai wilayah.
“Mutasi jabatan pada institusi Polri merupakan bentuk penyegaran sekaligus pengembangan karier personel. Diharapkan para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat langsung bekerja secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Johnny.
Dia menambahkan, dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki para pejabat yang dilantik maupun melaksanakan sertijab hari ini, pihaknya optimistis kinerja organisasi akan semakin baik dan mampu menjawab berbagai tantangan tugas ke depan.