Puji Polri, Prabowo: Kalian Sering Dicaci Maki tapi Tak Pantang Menyerah
loading…
Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap Polri dalam menjalankan perannya di bidang swasembada pangan. Foto/SindoNews
NGANJUK – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap Polri dalam menjalankan perannya di bidang swasembada pangan. Prabowo menilai, peran Polri yang baik tak terlepas dari kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya Jagung serentak dan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan, serta SPPG Polri di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
“Saya melihat peran Polri luar biasa. Dan di sini saya kira adalah karena leadership, kepemimpinan. Kalau bagus, ya kita harus akui bagus, kalau baik, kita akui baik. Dan dalam organisasi, kalau organisasinya baik berarti pemimpinnya baik. Iya kan?” kata Prabowo.
Prabowo juga menyinggung posisi Polri yang kerap mendapatkan kritikan hingga caci maki dari berbagai pihak. Namun, Polri terus membuktikan bahwa tak pantang menyerah menyukseskan swasembada pangan.
Polri Bidik 1.500 SPPG Nasional Rampung 2026: Ambisi Besar Transformasi Infrastruktur?
loading…
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menargetkan membangun 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Foto/SindoNews
NGANJUK – Polri menargetkan membangun 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Sampai saat ini, Korps Bhayangkara sudah memiliki 1.376 dapur untuk kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu.
“Pada 2026, Polri menargetkan untuk melanjutkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia,” kata Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (16/5/2026).
Hal itu disampaikan Kapolri saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Kapolri menegaskan, pembangunan SPPG tersebut dibangun untuk terus memperkuat dan mengawal tuntas program Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi. “Sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sigit.
Sigit menekankan, dalam memenuhi standar kelayakan dan keamanan pangan, SPPG Polri telah memiliki sejumlah sertifikat. Hal itu dipastikan untuk menjaga Food Security.
Prabowo Takjub: Inovasi Polri Sulap Tongkol Jagung Jadi Briket, Kunci Ketahanan Pangan & Energi Baru
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan ketahanan pangan menjadi faktor utama yang menentukan keberlangsungan sebuah negara. Menurutnya, tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa produksi pangan yang aman dan berkesinambungan. Hal ini disampaikan saat menyampaikan pidato dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta Launching Operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Tuban, Sabtu (16/5). (Foto: Tangkapanlayar YouTube Setpres)
Tuban, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto kagum dengan berbagai inovasi yang dilakukan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung ketahanan pangan dan energi nasional, termasuk pemanfaatan limbah tongkol jagung menjadi briket arang.
Hal tersebut disampaikan Prabowo pada Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5). Presiden mengaku terkesan dengan berbagai terobosan yang diperlihatkan Polri di tengah tantangan krisis energi global yang saat ini melanda banyak negara.
“Saya lega. Kenapa? Karena dunia krisis energi, negara-negara panik. Tapi sekarang saya dikasih tahu, ‘Pak, tenang kita bisa bikin briket arang dari tongkol jagung.’ Waduh, luar biasa,” ujar Prabowo dalam sambutannya.
Presiden menilai inovasi tersebut menjadi bukti bahwa limbah pertanian yang selama ini tidak bernilai kini dapat diubah menjadi sumber energi yang bermanfaat bagi masyarakat. “Tadinya tongkol itu dibuang, sekarang bisa jadi sumber energi. Terima kasih Kapolri, terima kasih Polisi RI,” katanya.
Prabowo menegaskan apresiasinya bukan sekadar pujian, melainkan pengakuan atas inovasi dan kerja nyata yang dilakukan aparat di lapangan, termasuk di tengah tekanan publik yang kerap menerpa institusi Polri.
“Kalian sering dicaci maki, sedikit-sedikit Polri begini, Polri begitu. Tapi kalian sekarang buktikan,” ujarnya.
Menurutnya, kedekatan Polri dengan masyarakat, kampus, dan kalangan akademisi menjadi kunci lahirnya inovasi-inovasi strategis tersebut. “Karena kalian dekat sama rakyat, dekat sama kampus, dekat sama insinyur dan sarjana-sarjana itu, makanya kalian tahu. Ini luar biasa,” ungkapnya.
Selain briket dari tongkol jagung, Prabowo juga mengapresiasi inovasi pengembangan pupuk berbahan batu bara berkalori rendah yang dinilai mampu memperkuat kemandirian sektor pertanian nasional. “Tadi juga pupuk dari batu bara ini juga luar biasa. Ini mukjizat juga menurut saya. Batu bara kalori rendah kita bisa bikin pupuk,” ujar Prabowo.
Jika inovasi ini berhasil diimplementasikan secara luas, kata Prabowo, Indonesia akan terbebas dari ketergantungan pupuk impor dan semakin berdaulat di sektor pangan. “Begitu kita lepas dari ketergantungan pupuk luar negeri, kita sangat-sangat kuat,” tegasnya.
Untuk mempercepat distribusi hasil inovasi tersebut kepada masyarakat, Presiden mengarahkan agar jaringan Koperasi Merah Putih yang baru saja diresmikan turut dilibatkan sebagai saluran utamanya.
“Tadi kita baru resmikan Koperasi Merah Putih. Nanti ini bisa dimanfaatkan, koperasi Merah Putih bisa menyalurkan briket dari tongkol, bisa juga menyalurkan pupuk dari batu bara dan sebagainya,” pungkasnya. (her/dav)
Eks Kapolri Rilis Buku Politik Hukum Kepolisian: Masukan Krusial Penentu Arah RUU Polri
loading…
Mantan Kapolri Jenderal Pol Purn Chairuddin Ismail bakal meluncurkan buku berjudul Politik Hukum Kepolisian. Foto/istimewa
JAKARTA – Mantan Kapolri Jenderal Pol Purn. Chairuddin Ismail bersama pengamat kepolisian Edi Saputra Hasibuan, dan pemerhati hukum sekaligus dosen Kurniawan Tri Wibowo dalam waktu dekat bakal meluncurkan buku berjudul Politik Hukum Kepolisian. Buku setebal 200 halaman itu mengulas tentang dinamika politik hukum dalam sistem kepolisian Indonesia.
Chairuddin Ismail mengatakan, buku yang diterbitkan oleh penerbit Papas Sinar Sinanti berisi pandangannya tentang dinamika politik hukum dalam sistem kepolisian Indonesia, termasuk sorotan yang tajam akhir akhir ini terhadap kinerja kepolisian dan kedudukan Polri yang menurutnya lebih baik tetap berada di bawah Presiden.Buku ini sudah beredar luas di toko buku terkemuka dan belanja daring,
“Demi menjaga profesionalisme dan kemandirian Polri, kedudukan Polri tetap lebih baik berada di bawah Presiden dan Kapolri diangkat dan diberhentikan Presiden atas persetujuan DPR,” kata Ketua Pembina Brata Bhakti ini, Kamis (14/5/2026).
Menurut Chairuddin Ismail, buku Politik Hukum Kepolisian yang ditulisnya juga memberikan gambaran bahwa kinerja polisi kerap mengalami dilema. Saat polisi menertibkan, polisi kerap disebut sebagai pengusik, dan ketika polisi menindak pelanggar demo anarkis, maka polisi kerap dituding sebagai penindas.
9 Brigjen Pol Jabat Kapolda dan Wakapolda dalam Mutasi Polri Terbaru, Ini Daftar Namanya
loading…
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memutasi 9 Brigjen Pol dengan penugasan baru sebagai Kapolda dan Wakapolda pada mutasi Polri 7 Mei 2026. Foto/SindoNews
JAKARTA – Sebanyak 9 Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) mendapat penugasan baru dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam mutasi Polri terbaru pada 7 Mei 2026. Para perwira tinggi (Pati) Polri tersebut selanjutnya akan menduduki jabatan strategis di Korps Bhayangkara.
Mutasi Pati Polri tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 yang ditandatangani oleh As SDM Polri Irjen Pol Anwar pada 7 Mei 2026. Total ada 108 perwira Polri yang masuk dalam daftar mutasi, rotasi, dan promosi jabatan.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan, mutasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penguatan organisasi di tubuh Polri.
Profil Komjen Pol RZ Panca Putra, Mantan Direktur Penyidikan KPK yang Kini Jabat Kalemdiklat Polri
loading…
Komjen Pol RZ Panca Putra ditunjuk sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri dalam mutasi Polri terbaru pada awal Mei 2026. Foto/Ist
KOMJEN Pol RZ Panca Putra ditunjuk sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri dalam mutasi Polri terbaru pada awal Mei 2026. Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal Kamis 7 Mei 2026.
Dalam surat telegram tersebut, Panca Putra ditunjuk menjadi Kalemdiklat Polri. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Sekretaris Utama (Sestama) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) sejak 2023.
Sedangkan posisi Kalemdiklat Polri sebelum mutasi ini dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) yakni Irjen Pol Andi Rian Djajadi. Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir membenarkan soal surat telegram mutasi tersebut.
Daftar Lengkap 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
loading…
Sebanyak 23 Pamen Polri berpangkat Kombes Pol pecah bintang menjadi Pati Polri bintang 1 atau Brigjen Pol pada mutasi Mei 2026. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi terhadap 108 perwira Polri. Foto: Dok Sindonews
JAKARTA – Sebanyak 23 Perwira Menengah (Pamen) Polri berpangkat Kombes Pol pecah bintang menjadi Perwira Tinggi (Pati) Polri bintang 1 atau Brigjen Pol pada mutasi Mei 2026. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi terhadap 108 perwira Polri baik Pati maupun Pamen.
Mutasi Polri ini tertuang dalam Surat Telegram Rahasia Nomor ST/960/KEP.2026 yang ditandatangani As SDM Kapolri Irjen Pol Anwar tertanggal Kamis, 7 Mei 2026.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penguatan organisasi di tubuh Polri.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujar Johnny dikutip, Sabtu (9/5/2026).
Menurut dia, pergantian jabatan di lingkungan Polri juga diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
“Polri terus berkomitmen melakukan regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi agar semakin adaptif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
1. Kombes Pol Heru Novianto Jabatan lama: Kabagops Rorenminops Korbrimob Polri Jabatan baru: Danpasbrimob II Korbrimob Polri
2. Kombes Pol Arif Budiman Jabatan lama: Wadirtipideksus Bareskrim Polri Jabatan baru: Penyidik Tindak Pidana Utama TK II Bareskrim Polri
3. Kombes Pol Deni Setyo Utomo Jabatan lama: Kabagren Rojianstra SSDM Polri Jabatan baru: Wagub Akpol Lemdiklat Polri
4. Kombes Pol Kurdi Jabatan lama: Karolog Polda Kaltim Jabatan baru: Penyidik Tindak Pidana TK II Bareskrim Polri
5. Kombes Pol Muhamad Setyobudi Dwiputro Jabatan lama: Kabagdalmutu Rorenmin Itwasum Polri Jabatan baru: Karokerma Kl Stamaops Polri
Polri Tangkap 321 WNA Terkait Judi Online Internasional di Hayam Wuruk Jakarta
Foto: Humas Polri
Teknologi.id– Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berhasil mengungkap jaringan judi online internasional yang bermarkas di wilayah perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sebanyak 321 Warga Negara Asing (WNA) yang diduga kuat terlibat langsung dalam operasional situs perjudian daring tersebut.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, mengonfirmasi bahwa ratusan pelaku ditangkap tangan saat sedang melakukan aktivitas judi online. Saat ini, seluruh pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik di lokasi penangkapan untuk mendalami peran masing-masing dalam jaringan tersebut.
Komposisi Pelaku dan Skala Jaringan Internasional
Foto: Kompas.com
Penangkapan ini mengungkap fakta bahwa Jakarta masih menjadi sasaran lokasi operasional bagi sindikat kejahatan digital lintas negara. Berdasarkan rincian dari kepolisian, mayoritas WNA yang diamankan berasal dari berbagai negara di Asia Tenggara dan Tiongkok. Berikut adalah rincian 321 WNA yang ditangkap:
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah tegas Polri. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menilai pengungkapan ini membuktikan bahwa praktik judi online adalah kejahatan terorganisasi yang terus beradaptasi secara teknis.
“Ini menunjukkan praktik judi online merupakan kejahatan lintas negara yang terorganisir disertai pemanfaatan teknologi digital untuk kamuflase sistem menghindari pemblokiran. Banyaknya akun yang digunakan membuktikan pelaku beradaptasi secara teknis” Minggu (10/5/2026).
Kolaborasi Lintas Lembaga dan Strategi Pemberantasan
Pemerintah menegaskan bahwa pemberantasan judi online tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga saja. Alexander Sabar menyampaikan bahwa Komdigi akan terus memperkuat kolaborasi dengan Polri, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga Bank Indonesia guna mempersempit ruang gerak transaksi keuangan yang terkait dengan perjudian.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyatakan bahwa kolaborasi antarlembaga menjadi kunci utama dalam memburu bandar besar di balik kejahatan digital yang semakin kompleks. Selain judi online, pemerintah juga fokus mengincar pelaku penipuan daring (scam) dan kejahatan yang menyasar kelompok rentan.
“Judi online, scam, serta berbagai kejahatan yang menyasar anak-anak dan kelompok rentan harus ditangani lebih keras lagi. Tahun ini, tahun depan, dan seterusnya. Tidak ada toleransi,” tegas Meutya Hafid.
Menkomdigi menambahkan bahwa pemberantasan kejahatan digital merupakan salah satu program prioritas Presiden. Hal ini berkaitan erat dengan perlindungan masyarakat di ruang digital yang kian masif digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pengungkapan jaringan di Hayam Wuruk ini dipandang sebagai bukti nyata keseriusan pemerintah dalam membersihkan ruang digital dari praktik ilegal.
Keberhasilan menangkap ratusan WNA ini juga mengindikasikan adanya penggunaan identitas dan teknologi yang canggih untuk mengelabui petugas di lapangan. Oleh karena itu, pengawasan tidak hanya dilakukan secara fisik, tetapi juga melalui patroli siber yang lebih ketat terhadap penggunaan domain dan akun-akun mencurigakan yang beredar di masyarakat.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kasus untuk melacak kemungkinan adanya markas lain atau keterlibatan pihak-pihak di dalam negeri yang memfasilitasi operasional sindikat internasional tersebut di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Mahfud MD Sebut Militeristik Tak Cocok di Polri, Pakar: Perlu untuk Lindungi Rakyat
loading…
Pakar Hukum Kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta Edi Hasibuan mengatakan, sifat semi militer diperlukan Polri dalam situasi tertentu untuk melindungi masyarakat. Foto/SindoNews
JAKARTA – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM sekaligus anggota Komisi Percepatan Refornasi Polri (KPRP) Mahfud MD menilai paradigma militeristik tidak cocok diterapkan di tubuh Polri. Alasannya karena militer bertugas menjaga pertahanan negara dengan karakter komando yang ketat, disiplin tinggi, dan cenderung refresif.
Pakar Hukum Kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta Edi Hasibuan menilai tidak semua pandangan Mahfud MD itu benar. Karena untuk hal tertentu, polisi juga harus memiliki sifat semi militer walau polisi bukan militer.
“Polisi tetap harus memiliki sifat semi militer dan polisi harus tetap memiliki karakter seperti taat terhadap disiplin, komando, penggunaaan seragam, latihan taktis dan penggunaan senjata bila sangat dibutuhkan,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).
Dosen Pascasarjana ini menyebut dalam perspektif hukum kepolisian modern, tindakan polisi harus legal, proporsional, akuntabel, dan menghormati HAM. Penggunaan senjata atau kekuatan fisik hanya diperlukan sebagai upaya terakhir dan tujuannya untuk melindungi masyarakat atau diri petugas.
Polri Buru Aktor Utama Sindikat Judol Internasional melalui Aliran Dana
loading…
Terduga pelaku sindikat judi online jaringan internasional berjalan menuju bus untuk dipindahkan ke imigrasi setelah berhasil ditangkap di Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat, Minggu (10/5/2026). Foto/Aldhi Chandra
JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri memburu aktor utama sindikat judi online (judol) internasional yang ditangkap di Hayam Wuruk, Jakarta Barat (Jakbar). Penelusuran tersebut dilakukan melalui aliran dana atau follow the money.
“Kemudian untuk tindak lanjut dalam hal pengembangan, kami akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penelusuran baik itu aliran dana maupun sponsor daripada mereka atau para pelaku yang mendatangkan ke sini, termasuk melakukan penelusuran terhadap siapa yang menyewa, sponsor, dan yang menyediakan sarana dan prasarana bagi para pelaku,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra di Perkantoran Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat, Minggu (10/5/2026).
Menurut Wira, dalam pengungkapan kasus ini, pihaknya juga bekerja sama dengan Imigrasi, mengingat para terduga pelaku melibatkan Warga Negara Asing (WNA). “Yang lebih penting rekan-rekan sekalian, bahwa dalam hal ini kita melakukan kerja sama dengan Imigrasi untuk saling bersinergi dalam rangka pengungkapan kasus ini,” ujar Wira.
Polri resmi menitipkan 320 WNA yang diduga tergabung dalam sindikat judi online jaringan internasional di Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat (Jakbar), ke pihak Imigrasi.
Wira mengatakan, satu orang yakni Warga Negara Indonesia (WNI) ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri. “320 WNA dititipkan ke Imigrasi. Sementara satu orang dibawa ke Bareskrim,” ujar Wira.