10% APBN Terselamatkan: Klaim Prabowo Atas Kinerja Satgas PKH dalam 1,5 Tahun
Presiden Prabowo mengapresiasi Satgas PKH atas penyelamatan aset negara Rp371 triliun dalam 1,5 tahun. Jumlah ini setara hampir 10% APBN. Satgas berhasil menguasai kembali 5,89 juta hektare kawasan hutan dan 10.257 hektare pertambangan ilegal. Hal ini diumumkan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (10/4).
Prabowo Beri Taklimat di Istana: 1,5 Tahun Kita Buktikan Pemerintah Andal
loading…
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya telah menunjukkan kinerja yang efektif dan andal selama satu setengah tahun masa kepemimpinannya. Foto/Binti mufarida
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahannya telah menunjukkan kinerja yang efektif dan andal selama satu setengah tahun masa kepemimpinan. Hal itu diungkapkan Prabowo dalam taklimatnya kepada seluruh jajaran anggota Kabinet Merah Putih beserta seluruh Eselon 1 Kementerian dan Lembaga serta Dirut BUMN, dalam Rapat Kerja (Raker) Pemerintah di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Prabowo menegaskan bahwa rapat kerja ini menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian sekaligus memberikan arahan strategis kepada seluruh jajaran pemerintahan.
“Maksud dan tujuan rapat kerja ini, ini adalah kesempatan saya menyampaikan arahan-arahan di, bisa dikatakan tahap satu tahun lebih kita menjalankan mandat kita sebagai mandataris rakyat,” ungkap Prabowo mengawali taklimatnya.
Prabowo mengakui bahwa pada tahun pertama pemerintahannya, berbagai capaian penting telah berhasil diraih. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemerintah mampu bekerja secara efektif meskipun dihadapkan pada situasi global yang tidak menentu.
Prabowo menyoroti kondisi dunia yang tengah dilanda berbagai konflik dan ketegangan geopolitik, yang berdampak pada stabilitas global. Namun demikian, ia menilai Indonesia mampu menjaga arah pembangunan dan stabilitas nasional.
Ekspor Produk Perikanan RI Meroket, Capai 6,27 Miliar Dolar AS Tahun 2025
Kinerja sektor kelautan dan perikanan Indonesia menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Nilai ekspor produk perikanan nasional tercatat mencapai 6,27 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan capaian ekspor tahun lalu menjadi tonggak penting bagi industri perikanan nasional. Sebab, angka tersebut menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir. Hal itu dikatakan Trenggono dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR di Jakarta, Selasa (7/4). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Kinerja sektor kelautan dan perikanan Indonesia menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Nilai ekspor produk perikanan nasional tercatat mencapai 6,27 miliar dolar Amerika Serikat (AS).
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan capaian ekspor tahun lalu menjadi tonggak penting bagi industri perikanan nasional. Sebab, angka tersebut menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.
“Nilai ekspor produk perikanan Indonesia meningkat juga, mencapai 6,27 miliar USD di tahun 2025. Juga menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir,” kata Trenggono dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR di Jakarta, Selasa (7/4).
Sementara itu, kinerja ekspor kelautan dan perikanan di tahun 2026 sejauh ini tercatat sebesar 950 juta dolar AS. Negara tujuan ekspor tertinggi yaitu AS, China, dan ASEAN dengan komoditas terbanyak udang, tongkol/tuna/cakalang, dan cumi/sotong/gurita.
Selanjutnya dari sisi produksi, sektor kelautan dan perikanan Indonesia juga mencatatkan pertumbuhan yang konsisten. Sepanjang 2025, produksi mencapai 26,25 juta ton atau tumbuh rata-rata sekitar 3,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Total produksi tersebut terdiri atas 11,65 juta ton rumput laut, 7,85 juta ton perikanan tangkap, dan 6,75 juta ton perikanan budidaya. Kenaikan produksi ini menjadi fondasi kuat dalam menjaga daya saing ekspor Indonesia di pasar global.
“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, kinerja sektor kelautan dan perikanan nasional hingga saat ini tetap menunjukkan capaian produksi dan ekspor yang terjaga dengan baik,” ujar Trenggono.
Trenggono pun menegaskan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tetap berkomitmen memastikan ketersediaan protein hewani bagi masyarakat, khususnya dari sektor perikanan.
Pemerintah menargetkan peningkatan nilai tambah produk perikanan serta diversifikasi pasar ekspor guna menjaga tren pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan kombinasi produksi yang stabil dan akses pasar yang semakin terbuka, sektor ini diproyeksikan tetap menjadi salah satu penopang utama ekspor nasional. (her/dav)
Rismon Sianipar Tegaskan: Format Skripsi Jokowi Tak Eksis di Tahun 1985
Ahli Forensik Digital Rismon Sianipar memberikan keterangan ahli di PN Solo (18/2/2026) terkait lembar pengesahan skripsi Presiden Jokowi. Rismon menyoroti jenis huruf dan format dokumen yang dinilai bermasalah secara historis. Tata letak tidak selaras teknologi percetakan tahun 1985. Kajiannya menggunakan pendekatan pengolahan citra digital untuk identifikasi pola.
Penantian 15 Tahun Terbayar: Jembatan Sasak Sambeng Kini Berdiri Kokoh dari Beton
Jembatan sasak bambu di Kelurahan Sambeng, Juwangi, Boyolali, kini diganti jembatan beton permanen. Pembangunan yang dinanti warga 15 tahun ini terealisasi. Proyek infrastruktur ini diwujudkan era Presiden Prabowo Subianto, didukung personel TNI. Jembatan ini memperlancar akses warga, anak sekolah, dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Jembatan Gantung Desa Bolo Boyolali: Titik Balik Akhiri Isolasi Puluhan Tahun, Segera Terhubung Penuh
Pembangunan jembatan gantung Bolo Wetan di Boyolali mengatasi keterisolasian Dukuh Bolo Tangkil. Puluhan tahun warga menyeberangi Sungai Serang yang berbahaya demi sekolah, bekerja, dan berobat. Jembatan ini, bagian program Jembatan Garuda, mempermudah akses mobilitas serta angkut hasil panen, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
24 Tahun di Korea, WNI Ini Bedah Kepemimpinan Prabowo: Mengapa Diaspora Merasa Diayomi?
Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi ke Korea Selatan. Kedatangannya disambut antusias oleh warga Indonesia dan diaspora di sana, termasuk Rima asal Blitar yang telah 24 tahun menetap. Rima, bagian tim sukses Prabowo, merasa bangga dapat berinteraksi langsung.
Penurunan Kasus Campak di RI Capai 93% Sejak Awal Tahun: Sebuah Terobosan Kesehatan?
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penurunan drastis kasus campak di Indonesia. Data terbaru menunjukkan angka penyakit menular ini turun 93 persen sejak awal 2026. Efektivitas sistem surveilans dan penanganan berkontribusi pada hasil signifikan ini. Kemenkes tetap mewaspadai potensi lonjakan kasus campak di beberapa daerah.
Marcella Santoso: Jaksa Desak 17 Tahun Penjara dalam Kasus Suap & Pencucian Uang
Jaksa penuntut umum secara resmi menuntut advokat Marcella Santoso dengan hukuman 17 tahun penjara. Tuntutan ini diajukan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Kasus tersebut terkait dugaan suap hakim dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Marcella juga diwajibkan membayar denda Rp600 juta subsider 150 hari kurungan serta uang pengganti Rp21,6 miliar.
Ariyanto Bakri Dijerat 17 Tahun Penjara: Tuntutan Berat dalam Skandal Suap Hakim
Advokat Ariyanto Bakri dituntut 17 tahun penjara dan denda Rp600 juta oleh JPU di Pengadilan Tipikor Jakarta. Tuntutan ini terkait suap hakim demi vonis lepas terdakwa korporasi pada kasus CPO dan TPPU. Ariyanto juga dituntut diberhentikan dari profesi advokat. Advokat Marcella Santoso menerima tuntutan serupa.