Prabowo Dukung TNI-Polri Ciptakan Kepemimpinan yang Kuat, Bijaksana, dan Adaptif
loading…
Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan kepada TNI dan Polri untuk menciptakan lulusan dengan jiwa kepemimpinan yang kuat, bijaksana, dan adaptif. Foto/BPMI Setpres
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan kepada TNI dan Polri untuk menciptakan lulusan dengan jiwa kepemimpinan yang kuat, bijaksana, dan adaptif untuk menghadapi berbagai dinamika hingga tantangan.
Hal itu ditegaskan Presiden Prabowo saat memberikan taklimat kepada 1.000 perwira siswa dari berbagai lembaga pendidikan pengembangan TNI dan Polri di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Bandung, Jawa Barat, pada Senin (25/5/2026).
“Pembekalan yang diberikan Presiden juga merupakan bentuk dukungan bagi TNI dan Polri dalam menciptakan kepemimpinan yang kuat, bijaksana, dan adaptif untuk menghadapi berbagai dinamika hingga tantangan,” tulis akun media sosial @presidenrepublikindonesia.
Diketahui, para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri atas perwira siswa Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko) TNI, Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri, Sesko Angkatan Darat, Sesko Angkatan Laut, Sesko Angkatan Udara, serta Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri.
Manasik Haji: Penemuan Terbesar yang Menguak Dimensi Baru
loading…
Fahmi Salim, Direktur Al-Fahmu Institute, Penulis Buku Haji dari Pemurnian Misi Kenabian ke Revolusi Kebangkitan. Foto/SindoNews
Fahmi Salim Direktur Al-Fahmu Institute Penulis Buku “Haji dari Pemurnian Misi Kenabian ke Revolusi Kebangkitan”
DI SEPANJANG sejarah manusia, para ilmuwan dan sejarawan sering berbicara tentang penemuan-penemuan besar yang mengubah arah peradaban. Roda memudahkan mobilitas manusia. Api mengubah cara bertahan hidup. Listrik melahirkan revolusi industri. Bahkan penemuan atom menggeser wajah politik dunia modern.
Namun di atas semua itu, ada satu “penemuan” yang jauh lebih besar dan lebih menentukan masa depan manusia: penemuan tentang jalan menuju Tuhan. Dan itulah yang diwariskan Nabi Ibrahim ‘alaihis salam melalui manasik haji.
Sebagaimana ditulis Abbas Mahmud al-Aqqad (1889-1964), penulis prolifik asal Mesir, dalam bukunya Ibrahim Abu-l Anbiya’: “Penemuan yang dikaitkan dengan Nabi Ibrahim merupakan penemuan manusia terbesar dan yang tak dapat diabaikan para ilmuwan atau sejarawan. Ia tak dapat dibandingkan dengan penemuan roda, api, listrik, atau rahasia-rahasia atom betapa pun besarnya pengaruh penemuan-penemuan tersebut.”
Karena itu, memahami haji tidak cukup hanya sebagai ritual tahunan umat Islam. Haji adalah rekonstruksi sejarah tauhid. Ia adalah museum hidup perjalanan Nabi Ibrahim dan keluarganya dalam menemukan Tuhan, membangun peradaban iman, dan melawan penyembahan terhadap dunia.
Allah berfirman: “Dan ingatlah ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat, lalu ia menunaikannya.” (QS. Al-Baqarah: 124)
Ayat ini menunjukkan bahwa Ibrahim bukan sekadar nabi biasa. Ia adalah manusia yang berhasil melewati ujian-ujian besar kehidupan hingga layak menjadi imam bagi manusia. Dan seluruh manasik haji sesungguhnya adalah jejak-jejak perjalanan spiritual itu.
Ketika jamaah thawaf mengelilingi Ka’bah, mereka sedang mengingat pusat tauhid yang dibangun Ibrahim bersama Ismail: “Dan ketika Ibrahim meninggikan fondasi Baitullah bersama Ismail…” (QS. Al-Baqarah: 127)
Ka’bah bukan sekadar bangunan batu hitam di tengah padang pasir. Ia adalah simbol revolusi spiritual terbesar dalam sejarah manusia: memindahkan pusat penghambaan manusia dari makhluk menuju Allah semata.
Begini Peran Mantan Anggota Ombudsman Yeka Hendra yang Jadi Tersangka Obstruction of Justice
loading…
Kejagung mengungkap peran mantan anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika (YHF) dalam kasus perintangan penyidikan (obstruction of justice) perkara korupsi CPO tahun 2022. Foto: Riyan Rizky
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap peran mantan anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika (YHF) dalam kasus perintangan penyidikan (obstruction of justice) perkara korupsi Crude Palm Oil (CPO) atau bahan mentah minyak goreng tahun 2022. Penetapan Yeka sebagai tersangka berawal dari kasus minyak goreng yang menyeret mantan Dirjen Daglu Kemendag Indra Sari Wisnu Wardhana.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan, pada Februari 2022 Yeka menginisiasi Ombudsman untuk menginvestigasi maladministrasi dalam penyediaan dan stabilisasi harga minyak goreng oleh Kemendag.
Yeka kemudian mengubah Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Nomor 418 tertanggal 15 Agustus 2022. “YHF mengubah materi laporan Ombudsman yang semula terkait dengan kelangkaan minyak goreng menjadi pencabutan DMO atau Domestic Market Obligation,” ujar Syarief dalam konferensi pers di Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).
Menurut dia, Yeka juga melanggar hukum karena menyebarkan LHP Ombudsman yang seharusnya hanya diberikan kepada Kemendag sebagai terlapor. LHP itu diterima advokat Marcella Santoso dan tim legal AALF.
Profil Kombes Pol M Arsal, Perwira Bareskrim yang Masuk Tiga Besar Hoegeng Awards
loading…
Analis Kebijakan Madya Bidang Eksus Bareskrim Polri Kombes Pol Muhammad Arsal Sahban bersama masyarakat. Foto/istimewa
JAKARTA – Nama Analis Kebijakan Madya Bidang Eksus Bareskrim Polri Kombes Pol Muhammad Arsal Sahban masuk dalam tiga besar diajang Hoegeng Awards 2026 untuk kategori Polisi Berintegritas. Kategori yang oleh para juri disebut sebagai yang paling sulit, berlapis verifikasinya, dan paling bergengsi dalam ajang ini.
Sebab dalam kategori ini, rekam jejak kandidta harus ditelusuri secara menyeluruh dan berlapis, mulai dari kewajaran laporan keuangan LHKPN, ada tidaknya konflik kepentingan dalam pelaksanaan tugas, gaya hidup, hingga konfirmasi silang dari berbagai sumber independen. Kategori ini, menurut para juri, akan menjadi wajah utama Polri di hadapan masyarakat.
Masuknya nama Kombes Pol Muhammad Arsal ini bukan tanpa alasan. Dia dinilai berhasil dalam menjalankan tugasnya selama menjabat sebagai Kapolres Lumajang.
Lumajang kala itu sudah dikenal luas di Jawa Timur sebagai “kota begal.” Angka kriminalitas tinggi, kepercayaan masyarakat pada aparat rendah, dan ketakutan berkendara malam hari sudah menjadi bagian keseharian warga.
9 WNI yang Ditahan Israel Tiba di Tanah Air, Menlu: Terima Kasih kepada Turki hingga Yordania
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri, Minggu (24/5), menyambut kedatangan sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang sebelumnya mengalami penangkapan dan penahanan oleh otoritas Israel. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyambut kedatangan sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang sebelumnya mengalami penangkapan dan penahanan oleh otoritas Israel.
Dalam penyambutan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5), Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan apresiasi kepada negara-negara sahabat yang membantu proses penjemputan para aktivis GSF yang ditahan di Pelabuhan Ashdod oleh otoritas Israel, termasuk para relawan asal Indonesia.
“Khusus ucapan terima kasih kami sampaikan kepada pemerintah Turki, Yordania, dan Mesir yang telah membantu. Secara khusus, pemerintah Turki juga membantu penjemputan saudara-saudara kita dari Ashdod,” kata Sugiono.
Menteri Luar Negeri juga mengapresiasi para aktivis GSF 2.0 atas upaya mereka memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina dan menyerukan perdamaian.
Pemerintah Indonesia kembali mengecam tindakan kekerasan dan perlakuan tidak manusiawi terhadap para relawan WNI GSF 2.0 oleh otoritas Israel. Menurut Sugiono, intersepsi dan penahanan terhadap para aktivis tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional.
“Kami juga telah menyampaikan kecaman ini di Dewan Keamanan PBB pada 21 Mei lalu. Ini merupakan tindakan yang tidak dapat diterima dan tidak boleh dibiarkan,” imbuh Sugiono.
Tak Terbukti Langgar Aturan
Panitia Pusat GSF sekaligus Koordinator Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Maimon Herawati, menegaskan bahwa para aktivis GSF tidak terbukti melanggar aturan apa pun.
Maimon menjelaskan bahwa proses penjemputan dan pemulangan para WNI dilakukan secara bertahap oleh GPCI bersama panitia GSF sejak para relawan tiba di Pelabuhan Ashdod. Para aktivis terlebih dahulu menjalani proses registrasi serta pendampingan hukum sebelum dipindahkan ke Penjara Ketziot.
Pendampingan hukum terhadap para relawan terus dilakukan oleh tim Adalah Legal Center hingga mereka kemudian dibawa menggunakan bus menuju Bandara Ramon di Eilat. Dari bandara tersebut, para aktivis dipulangkan menggunakan tiga pesawat yang telah disiapkan pemerintah Turki.
“Saya berterima kasih kepada Kemenlu yang sudah memberikan tiket pulang. Alhamdulillah, terima kasih Kemenlu, hatur nuhun, dan juga telah membantu proses di bandara,” ujar Maimon.
Maimon juga mengatakan bahwa Global Sumud Flotilla saat ini tengah membangun kasus hukum internasional terkait penangkapan para aktivis tersebut karena adanya dugaan pelanggaran kemanusiaan yang dilakukan oleh otoritas Israel.
Pencegatan terhadap armada kemanusiaan GSF di perairan internasional oleh otoritas Israel pada Senin (18/5) berujung pada penangkapan sekitar 430 aktivis dari 44 negara, termasuk sembilan WNI.
Selama masa penahanan, para aktivis dilaporkan mengalami sejumlah tindakan kekerasan serta perlakuan tidak manusiawi oleh otoritas militer Israel.
Setelah serangkaian langkah diplomatik dan kekonsuleran yang dilakukan secara intensif oleh Pemerintah RI bersama berbagai pihak, termasuk GSF dan GPCI, kesembilan WNI akhirnya dibebaskan pada 21 Mei 2026. Mereka kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan di Istanbul, Turki, sebelum kembali ke Tanah Air. (her/dav)
Prabowo: Daripada Bangun Kantor Baru, Lebih Baik Buat Program yang Ciptakan Lapangan Kerja
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memprioritaskan program-program produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja untuk rakyat dibandingkan membangun bangunan atau gedung. Hal itu dikatakan Prabowo saat menghadiri panen raya udang di tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Kebumen, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memprioritaskan program-program produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja untuk rakyat dibandingkan membangun bangunan atau gedung.
Menurut Prabowo, pembangunan gedung perkantoran tetap diperlukan, tapi harus dibarengi dengan produktivitas dan hasil nyata bagi rakyat.
“Maaf kita sekarang agak tundalah bangun banyak kantor, kantor, kantor, kantor itu itu ya perlu. Tapi jangan ada kantor, nggak ada produktifitas,” kata Prabowo saat menghadiri panen raya udang di tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5).
Ia menilai kemegahan kantor tidak berarti apabila tidak menghasilkan manfaat konkret bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah ingin fokus pada program yang memberikan hasil dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Kantor megah, produknya nggak ada. Lebih baik kantornya tidak begitu bagus, tapi produknya bagus. Hasilnya banyak,” ucapnya.
Prabowo menekankan kebutuhan utama masyarakat saat ini adalah pekerjaan dan peningkatan penghasilan. Oleh sebab itu, pemerintah mendorong berbagai program yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
“Penghasilan untuk rakyat banyak. Rakyat kita butuh pekerjaan,” tegasnya.
Ia pun mengapresiasi program yang dinilai produktif karena mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Prabowo menyebut ada ratusan warga setempat yang terserap bekerja di kawasan tambak modern BUBK Kebumen.
“Jadi ini sangat bagus, sangat produktif. Lapangan kerja yang bisa diserap,” kata Prabowo.
“Berapa orang yang kerja sekarang? Enam ratus lima puluh. Enam ratus lima puluh. Lokal orang lokal semua. Orang setempat enam ratus lima puluh orang bekerja,” pungkasnya.
BUBK Kebumen diresmikan pada 9 Maret 2023. Hingga saat ini, BUBK Kebumen telah menjalankan siklus budidaya ke delapan dengan 139 kolam produksi yang beroperasi optimal.
Saat ini, proyek serupa dengan skala lebih besar tengah direncanakan pemerintah di Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT). (her/dav)
Kondangan Jangan Sampai Bikin Melarat, Hadiri yang Penting Saja
Musim kondangan adalah anomali sosiologis yang menuntut ketahanan mental sekaligus manajemen finansial yang handal. Saya nggak bercanda perkara ini.
Bagi sebagian orang, rentetan undangan pernikahan yang datang bertubi-tubi di akhir pekan bukanlah sekadar simbol perayaan cinta, melainkan ancaman nyata bagi stabilitas arus kas bulanan.
Menghadiri hajatan, yang seharusnya menjadi ajang silaturahmi, sering kali berubah menjadi beban psikologis jika kita tidak memiliki siasat yang tepat untuk selamat dari ancaman kebangkrutan yang sistematis.
Berikut adalah beberapa langkah taktis agar kita tetap bisa menjaga harga diri di depan pelaminan tanpa harus mengorbankan jatah makan siang di akhir bulan.
Jangan semua undangan kondangan harus dihadiri
Langkah pertama dalam menghadapi gelombang undangan adalah melakukan audit sosial. Mari jujur, tidak semua undangan memiliki derajat urgensi yang sama. Kita harus berani memilah mana hajatan yang wajib dihadiri, mana yang cukup diwakili dengan ucapan Sakinah Mawaddah Warahmah via WhatsApp, dan mana yang bisa kita lepaskan dengan sopan.
Kelompokkan undangan ke dalam tiga kategori: lingkaran inti seperti keluarga dan sahabat karib, rekan kerja atau kenalan formal, dan kenalan jauh yang cuma pernah chat sekali dua kali waktu zaman kuliah. Untuk kategori terakhir, mengirimkan doa melalui pesan singkat sudah lebih dari cukup.
Ingat, kehadiran fisik bukan satu-satunya bentuk penghormatan. Dengan membatasi daftar hadir, secara otomatis menekan pengeluaran untuk biaya transportasi, sewa ojek online, hingga biaya dandan yang harganya sering kali tidak masuk akal.
Masalah utama di musim kondangan adalah tekanan sosial untuk memberikan nominal tertentu yang sering kali tidak realistis. Terjebak dalam kompetisi nominal amplop hanya akan membawa kerugian jangka panjang. Siasat terbaik adalah menetapkan anggaran tetap untuk setiap kategori undangan.
Alih-alih merasa minder karena nominal amplop yang terasa kecil, fokuslah pada nilai kehadiran. Pernikahan adalah tentang dukungan, bukan tentang seberapa tebal amplop yang diselipkan di kotak sumbangan. Jika memang memiliki kedekatan emosional, kehadiran dan bantuan tenaga sering kali jauh lebih berkesan bagi pengantin daripada sekadar angka.
Bersikap jujur pada kapasitas diri adalah bentuk kedewasaan finansial yang paling hakiki, daripada harus berutang hanya demi terlihat dermawan di depan tamu lainnya. Atau, lebih parah lagi, demi menutupi rasa minder yang diciptakan oleh diri sendiri.
Jangan memaksa outfit baru
Banyak orang menghabiskan dana yang cukup besar hanya untuk urusan tampilan saat kondangan, seperti membeli baju baru atau bahkan jasa rias. Padahal, siasat paling efisien adalah memaksimalkan apa yang sudah ada di lemari.
Menggunakan kemeja yang itu-itu saja bukan berarti terlihat miskin, itu berarti kita penganut prinsip efisiensi yang pragmatis. Toh, tamu lain juga sibuk dengan piring prasmanannya sendiri, bukan sedang meneliti outfit yang dipakai.
Selain itu, pertimbangkan efisiensi transportasi. Jika memiliki teman dengan rute yang searah, tidak ada salahnya nebeng. Berbagi biaya transportasi dengan teman lainnya adalah langkah cerdas untuk menekan pengeluaran.
Dengan mengurangi biaya operasional, kita dapat mengalihkan anggaran tersebut untuk hal yang jauh lebih krusial. Seperti membayar tagihan listrik atau sekadar membeli kopi enak untuk diri sendiri di akhir bulan yang getir.
Musim kondangan, pada akhirnya hanyalah fase yang akan berlalu. Kuncinya adalah tidak membiarkan diri kita terjebak dalam arus gaya hidup yang dipaksakan.
Dengan manajemen yang terukur dan keberanian untuk memilah, kita tetap bisa merayakan kebahagiaan orang lain tanpa harus memadamkan kebahagiaan diri sendiri. Menyambung silaturahmi itu perlu, tapi kesehatan dompet itu juga nggak boleh diabaikan.
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat carainiya.
Tukang Servis Komputer Punya Dosa yang Merugikan Pelanggan
Saat saya magang ketika SMK dulu, saya bingung harus bersyukur atau menyesalkan pengalaman selama tiga bulan itu. Sebagai siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), waktu itu saya melaksanakan kewajiban magang di salah satu tempat servis komputer di Surabaya. Nah, alih-alih memberikan kesan yang baik, pengalaman magang sama tukang servis komputer tersebut terus meninggalkan kesan buruk dalam pikiran saya hingga saat ini.
Ya sebetulnya, di satu sisi saya tetap merasa senang bisa mengetahui seluk-beluk dunia servis komputer. Tapi di sisi lain, ternyata dunia perservisan komputer itu cukup gelap, dan saya terus bertahan selama 3 bulan dalam kegelapan tersebut. Sampai-sampai, saya seperti mulai memaklumi hal-hal yang tidak baik itu.
Nah, untuk mengurangi rasa penyesalan tersebut, berikut saya bongkar beberapa dosa tukang servis komputer yang dilakukan pada pelanggannya.
Saat tak ada solusi, alasannya selalu antre
Apakah komputer/laptop kalian pernah menginap hingga berbulan-bulan di tukang servis komputer? Jika iya, jangan terlalu berpikir positif. Segera ambil kembali dan cari tempat servis lain. Itu bukan berarti laptop kalian sedang dipreteli lalu segera diperbaiki. Biasanya, abis dipreteli, mereka hanya kebingungan apa yang mau diperbaiki. Nah, itulah yang membuat laptop kalian menetap berlama-lama di tukang servis.
Tapi, kadang si tukang servis punya saja alasan supaya laptop pelanggannya tidak diambil, dan alasan yang paling sering muncul yakni karena antre. Entah apa alasannya, sebetulnya mereka takut kehilangan pelanggannya saja. Sebab, kegagalan memperbaiki laptopnya, itu menunjukkan bahwa ia tidak kompeten. Malu dong ya. Makanya mereka membiarkan laptop tersebut sampai ada solusi yang belum jelas kapan.
Nah, kalau kalian sudah melihat tempat servis komputer yang laptopnya menumpuk, bisa jadi itu adalah tanda tukang servis yang demikian.
Tukang servis komputer sering menutupi kesalahannya sendiri
Tak semua tukang servis itu sebetulnya benar-benar ahli di bidangnya, beberapa hanya belajar via Google atau video tutorial di YouTube. Saya bilang seperti itu karena bos saya waktu magang ternyata tidak punya latar belakang IT. Kuliahnya pun jurusan Ekonomi. Makanya saya dulu sempat heran sebab saat memperbaiki laptop, bos saya sering nonton video di YouTube.
Nah, maka dari itu pekerjaan jasa servis komputer itu sebetulnya tidak selalu mulus. Mereka kerap melakukan kesalahan yang tak diduga-duga. Dan saat mengalaminya, mereka sering menyembunyikannya. Alasannya, sekali lagi, ya malu dong.
Misalnya, bos saya pernah melakukan itu saat saya magang. Waktu itu ada mahasiswa yang ingin menginstall ulang laptop, eh tanpa disengaja bos saya menghapus semua file di hard disk-nya. Padahal, biasanya yang dihapus hanya penyimpanan di file C. Tamatlah sudah, ternyata file skripsi mahasiswa tersebut ikut terhapus semuanya. Makanya, saat mengambil laptopnya, si mahasiswa sampai nangis-nangis di toko kami waktu itu.
Nah, apa kata bos saya? Katanya, “ini hard disk-nya yang rusak, Ba”. Parah!
Dosa terakhir tukang servis komputer yang sudah menjadi kebiasaan yakni menjual aplikasi bajakan. Saat komputer/laptop di-install ulang tentunya semua aplikasi di device tersebut ikut hilang. Nah, di sinilah seorang tukang servis akan banyak menghasilkan cuan. Dan, kita harus akui bahwa cuan itu haram, sebab aplikasinya seluruhnya bajakan!
Terlebih lagi, saat memasang aplikasi, sebetulnya si tukang servis tidak mengeluarkan apa-apa selain duduk diam. Dan itu pun hanya dalam hitungan menit. Tapi, meski demikian, biaya yang harus dikeluarkan pelanggan tidak sedikit. Misalnya di tempat servis saya dulu, untuk memasangkan aplikasi Microsoft Word, biayanya 50 ribu. Lalu, CorelDraw bisa mencapai 100 ribu.
Padahal, Gaes, kalau kalian tahu, kita benar-benar tidak mengeluarkan apa-apa untuk meng-install semua aplikasi itu.
Demikianlah beberapa dosa yang kerap dilakukan tukang servis komputer. Saya tidak mengatakan semuanya, tapi mungkin kita akan mudah menemukannya. Yah, saya harap semua tukang servis bisa berubah jadi lebih baik lagi, terutama menghindari semua hal yang berbau bajakan dan ilegal. Sebab tentu sangat merugikan, Gaes!
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat carainiya.
Makin Canggih Ini 7 Fitur Terbaru WhatsApp iPhone Mei 2026 yang Wajib Dicoba
Foto: technologue.com
Teknologi.id – Raksasa aplikasi pesan instan milik Meta, WhatsApp, kembali memanjakan basis pengguna ekosistem iOS melalui peluncuran rangkaian pembaruan besar pada bulan Mei 2026. Pembaruan kali ini terbilang sangat masif karena tidak sekadar membawa perbaikan sistem minor, melainkan merombak aspek fungsionalitas aplikasi agar menjadi jauh lebih multifungsi. Langkah agresif ini sengaja diambil guna menjawab kebutuhan produktivitas digital serta memberikan fleksibilitas kontrol akun yang lebih tinggi kepada para penggunanya.
Integrasi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan fitur pembagian manajemen profil menjadi menu utama dalam pembaruan berkala kali ini. Bagi Anda para pemilik gawai berlogo apel kroak, berikut adalah ulasan mendalam mengenai jajaran fitur anyar yang siap mengubah pengalaman berkomunikasi harian Anda:
1. Dukungan Dual Account Resmi untuk iPhone
Foto: xiaopan.com
Kehadiran fitur Dual Accountmenjadi kabar paling membahagiakan bagi para pengguna iOS yang telah lama menantikan privasi ganda. Melalui pembaruan sistem ini, pengguna kini bisa mengaktifkan dan menjalankan dua akun WhatsApp yang berbeda di dalam satu perangkat iPhone secara bersamaan tanpa perlu menggunakan aplikasi kloning pihak ketiga. Untuk memudahkan navigasi perpindahan antar-profil, WhatsApp menyertakan indikator foto profil yang jelas pada bagian tab bawah aplikasi.
2. Integrasi Asisten Pintar Meta AI di Ruang Chat
Foto: bamahadigital.com
Meta secara resmi menyuntikkan asisten virtual cerdas mereka langsung ke dalam ekosistem ruang obrolan. Pengguna kini dapat memanggil Meta AI untuk berdiskusi, menanyakan berbagai informasi penting, hingga meminta rekomendasi ide secara instan tanpa perlu repot membuka peramban browser terpisah di luar aplikasi.
Masih dalam rumpun teknologi kecerdasan buatan, WhatsApp kini menyediakan modul penyuntingan gambar tingkat lanjut berbasis AI di dalam menu berbagi dokumen foto. Pengguna dapat secara instan menghapus objek latar yang mengganggu, mengganti background foto secara otomatis, hingga menerapkan berbagai gaya seni visual interaktif sebelum gambar tersebut dikirimkan ke kontak tujuan.
4. Bantuan Menulis Cerdas (AI Writing Help)
Foto: Publica.id
Bagi para profesional yang sering memanfaatkan WhatsApp sebagai media koordinasi bisnis, fitur AI Writing Help hadir sebagai asisten sekretaris digital yang andal. Fitur ini mampu merangkum isi percakapan grup yang panjang dan berantakan, serta memberikan rekomendasi draf balasan pesan yang dikemas dengan pemilihan kosakata yang sopan, rapi, dan terstruktur.
5. Sistem Terjemahan Pesan Otomatis (Auto Translate)
Foto: teras.id
Mengikis batasan bahasa dalam komunikasi global, pembaruan bulan ini turut menyertakan fitur penerjemah teks otomatis langsung di dalam balon obrolan (chat bubble). Sistem ini mampu mendeteksi bahasa asing secara instan dan langsung menyajikannya ke dalam bahasa Indonesia, sehingga proses pertukaran informasi bisnis lintas negara berjalan jauh lebih mulus.
6. Transfer Chat Lintas Platform yang Lebih Fleksibel
Foto: idownloadblog.com
Proses migrasi perangkat kini tidak lagi menjadi momok yang merepotkan. WhatsApp mendesain ulang arsitektur sistem pencadangan agar riwayat percakapan pribadi, data dokumen, panggilan telepon, hingga media foto dan video dapat dipindahkan dari iPhone ke Android maupun sebaliknya dengan mekanisme enkripsi yang lebih cepat serta minim risiko kegagalan data.
7. Manajemen Penyimpanan File Besar yang Lebih Rapi
Foto: jutek.id
Guna menyiasati kendala memori internal ponsel yang sering penuh akibat timbunan kiriman media, WhatsApp merilis pembaruan pada menu Kelola Penyimpanan (Manage Storage). Pengguna kini diberikan akses cepat untuk memfilter serta menghapus berkas-berkas video atau dokumen berukuran besar langsung dari halaman profil chat tertentu tanpa harus menghapus seluruh riwayat teks percakapannya.
Akselerasi Teknologi Digital Ramah Pengguna di Indonesia
Hadirnya transformasi fitur yang kian komprehensif ini membawa dampak positif bagi eskalasi kemajuan teknologi di Indonesia. Sebagai salah satu negara dengan jumlah pengguna aktif WhatsApp terbesar di dunia, optimalisasi fitur multifungsi seperti dual akun dan asisten teks pintar ini sangat membantu efisiensi para pelaku UMKM dan pekerja kreatif lokal dalam mengelola komunikasi bisnis dan personal mereka secara lebih teratur.
Kemudahan operasional ini juga sekaligus meningkatkan literasi pemanfaatan teknologi berbasis AI di tengah masyarakat luas. Langkah Meta menyatukan fungsionalitas produktivitas di dalam satu aplikasi perpesanan sederhana membuktikan bahwa masa depan industri aplikasi siber akan terus bergerak ke arah ekosistem yang terintegrasi dan berorientasi pada kepraktisan pengguna.
Cloudflare Temukan AI yang Bisa Meretas Sistem Lewat Gabungan Bug Kecil
Foto: Cloudflare
Teknologi.id– Dunia teknologi kembali dikejutkan dengan kehadiran model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang dinilai “terlalu pintar”. Perusahaan infrastruktur web dan keamanan internet, Cloudflare, mengungkap bahwa mereka tengah menguji coba sebuah AI bernama Mythos Preview.
Awalnya, AI tersebut dipekerjakan untuk membantu tim mencari kelemahan atau celah keamanan di dalam sebuah sistem komputer. Namun, hasil uji coba tersebut justru mengungkap kemampuan yang melampaui ekspektasi awal para peneliti.
Mampu Menggabungkan Celah Kecil Menjadi Serangan Utuh
Dalam laporannya, Cloudflare mendapati bahwa Mythos Preview tidak hanya sekadar menemukan masalah atau bug kecil secara terpisah. AI ini ternyata mampu mencari cara untuk menggabungkan masalah-masalah kecil tersebut menjadi sebuah “jalan masuk” untuk menyerang sistem secara utuh.
Jika diibaratkan membobol sebuah rumah, AI ini tidak sekadar melaporkan bahwa ada jendela yang lupa ditutup. Mythos Preview juga mendeteksi adanya pagar belakang yang rusak dan pintu gudang yang tak terkunci, lalu menyusun semua temuan itu menjadi skenario cara masuk ke dalam rumah. Hal yang lebih mengejutkan, AI ini dapat mencoba sendiri apakah skenario serangannya berhasil atau tidak.
“Ini bukan lagi alat biasa,” tulis Cloudflare dalam laporannya. Perusahaan mencatat bahwa kemampuan AI kini berkembang sangat pesat hingga mulai berpikir layaknya ahli keamanan komputer sungguhan.
Bekerja Cepat, Persisten, Namun Belum Sempurna
Foto: Cloudflare
Pencarian celah keamanan yang biasanya memakan waktu lama saat dikerjakan oleh tenaga manusia kini dapat diselesaikan jauh lebih cepat oleh AI. Mythos Preview juga memiliki tingkat persistensi yang tinggi. Jika satu cara gagal, ia akan terus mencari metode lain secara otomatis layaknya anak kecil yang terus mencoba membuka kunci sampai berhasil.
Meskipun canggih, Cloudflare mencatat bahwa AI ini belum sepenuhnya sempurna. Terdapat beberapa kelemahan yang masih memerlukan campur tangan manusia:
Temuan Palsu (False Positive): AI terkadang mengira ada celah keamanan di dalam sistem padahal sebenarnya tidak ada, sehingga hasil kerjanya tetap harus diverifikasi satu per satu oleh manusia.
Perilaku yang Berubah-ubah: Dalam satu uji coba, AI ini sempat menolak perintah untuk membantu mencari kelemahan sistem. Namun, setelah peneliti melakukan sedikit perubahan kecil pada perintahnya, AI tersebut tiba-tiba mau melakukan hal yang sama.
Peringatan Ancaman Perang Digital di Berbagai Negara
Kemampuan meretas yang ditunjukkan oleh Mythos Preview memicu kekhawatiran di kalangan ahli. Jika teknologi seperti ini jatuh ke tangan yang salah, peretas dapat menggunakannya untuk mempercepat proses pencarian celah keamanan secara masif.
Cloudflare memperingatkan bahwa dunia kini mulai memasuki era baru perang digital. Perusahaan-perusahaan teknologi pun kini berlomba memperkuat sistem keamanan mereka sebelum menjadi target serangan.
Ancaman ini tidak terbatas pada perusahaan besar di kawasan Amerika Serikat maupun Eropa. Negara-negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, juga memiliki risiko dampak yang sama besarnya. Mengingat semakin masifnya aktivitas masyarakat yang bergantung pada internet—mulai dari layanan perbankan, belanja online, pendidikan, hingga penyimpanan data pribadi—lemahnya pertahanan digital dapat memicu kerugian yang sangat fatal di masa depan.