Terus Berinovasi Perpustakaan Daerah Jateng Catat 43 Juta Kunjungan Sepanjang 2025

SEMARANG – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi Jawa Tengah mencatat, jumlah kunjungan Perpustakaan Daerah Jateng sepanjang 2025 mencapai 4.377.263 orang. Tingginya kunjungan ini tidak lepas dari berbagai inovasi layanan yang dilakukan Pemprov Jateng.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Arpus Jawa Tengah, Rahmah Nur Hayati, seusai mendampingi Bunda Literasi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, dalam kunjungan di Perpusda Jateng, Jalan Sriwijaya Kota Semarang, Kamis (9/4/2026).

Rahmah menjelaskan, dari total kunjungan, 4.255.124 orang datang langsung ke perpustakaan, sementara 122.139 memanfaatkan layanan digital melalui platform dan aplikasi iJateng. Pengunjung datang dari berbagai kalangan, mulai pelajar, mahasiswa, peneliti, dosen, hingga masyarakat umum.

“Ini bisa dilihat di dalam perpustakaan penuh semuanya, kursi-kursi penuh, baik dari mahasiswa, peneliti, bahkan masyarakat umum juga kita dorong. Ini pun yang berkunjung langsung, untuk yang memanfaatkan iJateng banyak juga,” ungkap Rahmah.

Dia menambahkan, rata-rata kunjungan bulanan mencapai 200.000 hingga 400.000 orang, dengan puncak pada Juli (695.428 orang) dan Agustus (568.886 orang). Secara keseluruhan, jumlah itu telah melampaui target, yaitu 3.120.000 kunjungan sepanjang 2025.

Rahmah menuturkan, koleksi buku cetak di Perpustakaan Jawa Tengah mencapai 178.413 judul dengan 348.481 eksemplar, mencakup berbagai kategori.

“Kalau koleksinya banyak sekali, ada 178.000-an (judul). Jenis yang paling digemari itu tergantung segmen. Kalau peneliti pasti sesuai dengan yang diteliti, kalau anak-anak ada bahan-bahan yang mendongeng, mewarnai, dan sebagainya,” beber dia.

Selain buku cetak, pihaknya juga menyediakan buku digital dan braille. Rinciannya, e-book iJateng sebanyak 22.215 judul (209.626 eksemplar), e-book tugu titik baca di ruang publik sebanyak 2.550 judul (2.550 eksemplar), serta buku braille untuk difabel sebanyak 982 judul (1.072 eksemplar).

Rahmah menekankan, tingginya kunjungan ini tidak terlepas dari sejumlah inovasi. Pada 2024, Perpusda Jateng direvitalisasi dengan memperluas gedung dari semula 3.000 meter persegi menjadi 4.175 meter persegi. Selain itu membangun jembatan penyeberangan orang (JPO) ikonik, ruang audiovisual, serta memperbaiki interior gedung.

Pada 2025, inovasi dilanjutkan dengan menghadirkan Aksara Kafe D’ Rooftop di Lantai 3. Kafe berkonsep warung angkringan ini menyediakan berbagai koleksi bacaan untuk menarik minat generasi muda.

“Kafe Aksara itu salah satu inovasinya. Jadi mereka di sini bisa ngopi dan berliterasi. Jadi diskusi di tempat umum sembari ngopi, istilahnya, ngopi literasi,” ungkap Rahmah.

Sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, selain inovasi fasilitas, berbagai kegiatan literasi juga terus digalakkan. Hari ini, misalnya, digelar lomba resensi, bazar buku, lomba baca puisi berantai tingkat SMA, lomba lukis tong sampah tingkat umum, serta pameran buku.

Bunda Literasi Jateng, Nawal Arafah Yasin, mendorong agar kegiatan semacam ini terus digalakkan untuk memperkuat literasi. Ia mengajak semua pihak, mulai pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, serta pegiat dan komunitas literasi, untuk aktif terlibat.

“Butuh dukungan dan kemitraan semuanya. Sehingga pada hari ini rangkaian acara ini semoga menjadi salah satu pemicu untuk pengembangan dan peningkatan literasi di Jawa Tengah ini,” ungkap istri Wakil Gubernur Jateng tersebut. (At/Ul, Diskomdigi Jateng)

124
Terus Berinovasi Perpustakaan Daerah Jateng Catat 43 Juta Kunjungan Sepanjang 2025

SEMARANG – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi Jawa Tengah mencatat, jumlah kunjungan Perpustakaan Daerah Jateng sepanjang 2025 mencapai 4.377.263 orang. Tingginya kunjungan ini tidak lepas dari berbagai inovasi layanan yang dilakukan Pemprov Jateng.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Arpus Jawa Tengah, Rahmah Nur Hayati, seusai mendampingi Bunda Literasi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, dalam kunjungan di Perpusda Jateng, Jalan Sriwijaya Kota Semarang, Kamis (9/4/2026).

Rahmah menjelaskan, dari total kunjungan, 4.255.124 orang datang langsung ke perpustakaan, sementara 122.139 memanfaatkan layanan digital melalui platform dan aplikasi iJateng. Pengunjung datang dari berbagai kalangan, mulai pelajar, mahasiswa, peneliti, dosen, hingga masyarakat umum.

“Ini bisa dilihat di dalam perpustakaan penuh semuanya, kursi-kursi penuh, baik dari mahasiswa, peneliti, bahkan masyarakat umum juga kita dorong. Ini pun yang berkunjung langsung, untuk yang memanfaatkan iJateng banyak juga,” ungkap Rahmah.

Dia menambahkan, rata-rata kunjungan bulanan mencapai 200.000 hingga 400.000 orang, dengan puncak pada Juli (695.428 orang) dan Agustus (568.886 orang). Secara keseluruhan, jumlah itu telah melampaui target, yaitu 3.120.000 kunjungan sepanjang 2025.

Rahmah menuturkan, koleksi buku cetak di Perpustakaan Jawa Tengah mencapai 178.413 judul dengan 348.481 eksemplar, mencakup berbagai kategori.

“Kalau koleksinya banyak sekali, ada 178.000-an (judul). Jenis yang paling digemari itu tergantung segmen. Kalau peneliti pasti sesuai dengan yang diteliti, kalau anak-anak ada bahan-bahan yang mendongeng, mewarnai, dan sebagainya,” beber dia.

Selain buku cetak, pihaknya juga menyediakan buku digital dan braille. Rinciannya, e-book iJateng sebanyak 22.215 judul (209.626 eksemplar), e-book tugu titik baca di ruang publik sebanyak 2.550 judul (2.550 eksemplar), serta buku braille untuk difabel sebanyak 982 judul (1.072 eksemplar).

Rahmah menekankan, tingginya kunjungan ini tidak terlepas dari sejumlah inovasi. Pada 2024, Perpusda Jateng direvitalisasi dengan memperluas gedung dari semula 3.000 meter persegi menjadi 4.175 meter persegi. Selain itu membangun jembatan penyeberangan orang (JPO) ikonik, ruang audiovisual, serta memperbaiki interior gedung.

Pada 2025, inovasi dilanjutkan dengan menghadirkan Aksara Kafe D’ Rooftop di Lantai 3. Kafe berkonsep warung angkringan ini menyediakan berbagai koleksi bacaan untuk menarik minat generasi muda.

“Kafe Aksara itu salah satu inovasinya. Jadi mereka di sini bisa ngopi dan berliterasi. Jadi diskusi di tempat umum sembari ngopi, istilahnya, ngopi literasi,” ungkap Rahmah.

Sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, selain inovasi fasilitas, berbagai kegiatan literasi juga terus digalakkan. Hari ini, misalnya, digelar lomba resensi, bazar buku, lomba baca puisi berantai tingkat SMA, lomba lukis tong sampah tingkat umum, serta pameran buku.

Bunda Literasi Jateng, Nawal Arafah Yasin, mendorong agar kegiatan semacam ini terus digalakkan untuk memperkuat literasi. Ia mengajak semua pihak, mulai pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, serta pegiat dan komunitas literasi, untuk aktif terlibat.

“Butuh dukungan dan kemitraan semuanya. Sehingga pada hari ini rangkaian acara ini semoga menjadi salah satu pemicu untuk pengembangan dan peningkatan literasi di Jawa Tengah ini,” ungkap istri Wakil Gubernur Jateng tersebut. (At/Ul, Diskomdigi Jateng)

Terus Berinovasi Perpustakaan Daerah Jateng Catat 43 Juta Kunjungan Sepanjang 2025
Terus Berinovasi Perpustakaan Daerah Jateng Catat 43 Juta Kunjungan Sepanjang 2025
Terus Berinovasi Perpustakaan Daerah Jateng Catat 43 Juta Kunjungan Sepanjang 2025
Terus Berinovasi Perpustakaan Daerah Jateng Catat 43 Juta Kunjungan Sepanjang 2025
Terus Berinovasi Perpustakaan Daerah Jateng Catat 43 Juta Kunjungan Sepanjang 2025
Terus Berinovasi Perpustakaan Daerah Jateng Catat 43 Juta Kunjungan Sepanjang 2025
Terus Berinovasi Perpustakaan Daerah Jateng Catat 43 Juta Kunjungan Sepanjang 2025
Terus Berinovasi Perpustakaan Daerah Jateng Catat 43 Juta Kunjungan Sepanjang 2025
Terus Berinovasi Perpustakaan Daerah Jateng Catat 43 Juta Kunjungan Sepanjang 2025
More like this
Nawal Yasin: Gerakan Literasi, Senjata Ampuh Bentuk Generasi Kritis

Nawal Yasin: Gerakan Literasi, Senjata Ampuh Cetak Generasi Muda Berpikir Kritis

admin
Pemerintah Daerah Di Jawa Tengah Pesan Puluhan Bus Listrik Prabowo Puji Gubernur Ahmad Luthfi

Pemerintah Daerah Di Jawa Tengah Pesan Puluhan Bus Listrik Prabowo Puji Gubernur Ahmad Luthfi

admin
Online Information & Resources

Hemat Energi Gubernur Dan Asn Jawa Tengah Ramai Ramai Kayuh Sepeda Ke Tempat Kerja

admin