TGB Zainul Majdi dan Dubes Iran Gelar Pertemuan: Isu Strategis Jadi Bahasan Utama

TGB Dr. Zainul Majdi dan Dr. Nanang Firdaus Masduki bertemu Dubes Iran Mohammad Boroujedri pada 3 April 2026. Dalam pertemuan ini, TGB menyatakan dukungan dan solidaritas untuk rakyat Iran. Ia juga mengutuk serangan zionisme serta menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khemenei.

101
TGB Zainul Majdi dan Dubes Iran Bertemu: Bahas Isu Strategis Utama

TGB Dr. Zainul Majdi secara terbuka menyatakan dukungan penuh dan solidaritas kepada rakyat Iran, seraya mengutuk keras “serangan zionisme” yang ia tuding bertanggung jawab atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Deklarasi tegas ini disampaikan TGB dalam pertemuannya dengan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujedri, di Jakarta pada Jumat (3/4/2026).

Pertemuan tersebut menjadi panggung bagi TGB untuk menyampaikan belasungkawa mendalam atas kabar wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, yang ia klaim sebagai korban pengeboman Zionis. Pernyataan ini sekaligus menegaskan posisi TGB yang secara langsung menuding Amerika Serikat (AS) dan Israel sebagai agresor.

Deklarasi Dukungan dan Tuduhan Serius

TGB Zainul Majdi, didampingi Dr. Nanang Firdaus Masduki, bertemu Dubes Boroujedri yang hadir bersama dua pejabat utama kedutaan. Fokus utama pertemuan adalah penyampaian dukungan moral dan spiritual dari TGB kepada Iran di tengah tensi geopolitik yang memanas.

Dalam pernyataannya, TGB secara eksplisit menuduh “agresi AS dan Zionis Israel” sebagai penyebab kematian Khamenei dan jatuhnya korban jiwa di kalangan rakyat Iran. Tuduhan ini menggarisbawahi polarisasi tajam dalam narasi konflik Timur Tengah.

Klaim TGB mengenai wafatnya Ayatollah Ali Khamenei adalah poin krusial yang memunculkan pertanyaan serius. Pemimpin Tertinggi Iran tersebut, menurut laporan resmi dan pemberitaan internasional, masih hidup dan aktif menjalankan tugasnya. Kontradiksi faktual ini menuntut penjelasan dari pihak TGB mengenai dasar informasi yang digunakannya.

Pernyataan TGB juga menegaskan keyakinannya bahwa Iran adalah “negeri yang diberkahi” dengan “rakyatnya ramah,” dan bahwa Iran “akan memenangi perang ini.” Sentimen ini memperkuat posisi TGB yang secara terbuka memihak Iran dalam konflik regional.

Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan diplomatik biasa; ia adalah pernyataan politik berani yang menempatkan TGB secara langsung dalam barisan pendukung Iran dan penentang keras kebijakan Israel serta AS.

Kutipan Langsung TGB

“Saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khemenei dan rakyat Iran yang menjadi korban agresi AS dan Zionis Israel. Iran adalah negeri yang diberkahi, rakyatnya ramah dan kami yakin, Iran akan memenangi perang ini,” ujar TGB Zainul Majdi, menegaskan tudingannya.

Kutipan ini secara gamblang menunjukkan keyakinan TGB yang teguh terhadap narasi yang menempatkan Israel dan AS sebagai pihak yang bertanggung jawab atas eskalasi konflik dan dugaan kematian Khamenei.

Perny

More like this
Prabowo di Korsel: 21 Meriam Salvo, Kehormatan & Sinyal Diplomatik Kuat

Prabowo di Korsel: 21 Dentuman Meriam Salvo, Sinyal Diplomatik Kuat di Balik Kehormatan

admin
WFH Jumat ASN Berlanjut, MenPANRB Ingatkan: Evaluasi Kinerja Ketat Tanpa Henti

WFH Jumat ASN Berlanjut, MenPANRB Ingatkan: Evaluasi Kinerja Tetap Ketat dan Tanpa Henti

admin