Jalur Tireman Japerejo Rampung Mobilitas Warga Kian Lancar

REMBANG – Pengendara yang biasa melintas di jalur Tireman–Japerejo kini dapat menikmati akses jalan yang lebih nyaman. Proyek rekonstruksi jalan sepanjang 6,71 kilometer tersebut telah selesai, Rabu (20/5/2026), bertepatan dengan hari terakhir masa kontrak pekerjaan selama 150 hari kalender.

Ruas jalan yang menjadi salah satu titik kepadatan lalu lintas, terutama pada jam berangkat kerja dan sekolah di pagi hari itu, kini telah dibangun dengan konstruksi rigid beton yang dilapisi hotmix aspal. Proyek yang bersumber dari program Inpres Jalan Daerah (IJD) dan dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI senilai sekitar Rp38 miliar tersebut, dikerjakan sejak 22 Desember 2025.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTARU) Kabupaten Rembang, Nugroho Tri Hutomo membenarkan pekerjaan ruas Tireman–Japerejo telah selesai sesuai target. Menurutnya, lebar jalan tetap dipertahankan 7 meter tanpa pelebaran badan jalan, namun ditambah bahu jalan di sisi kanan dan kiri agar terasa lebih lapang bagi pengguna jalan.

“Ada beberapa titik yang dipasang drainase, terutama di titik awal Tireman. Dipasang u-ditch yang diarahkan ke Pantura,” terangnya, saat dihubungi, Kamis (21/5/2026).

Disampaikan, selain perbaikan badan jalan, pada titik awal ruas Tireman juga dilakukan penataan sudut traffic ligh guna memberikan ruang persimpangan yang lebih optimal, sehingga memudahkan manuver kendaraan. Pemerintah Kabupaten Rembang juga menangani sambungan jalan dari perempatan lampu merah Jape ke arah timur menggunakan anggaran kabupaten sepanjang kurang lebih 500 meter.

Sementara itu, lanjutnya, paket IJD lainnya yakni ruas Landoh–Seren juga telah lebih dulu rampung dikerjakan. Pada ruas tersebut dilakukan pelebaran jalan, dari semula 4 meter menjadi 5,5 meter dengan panjang penanganan sekitar 4,5 kilometer.

Dihubungi terpisah, Bupati Rembang, Harno berharap, pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Rembang dapat terus dilakukan secara bertahap hingga merata di seluruh wilayah. Menurutnya, penanganan jalan akan disesuaikan dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

“Saya akan selalu berdoa dan berusaha untuk bisa memperbaiki Rembang, termasuk menambah PAD yang tidak memberatkan masyarakat, serta komunikasi dengan provinsi dan pusat,” pungkasnya.

Penulis: Mifta Rembang


Editor: Di, Diskomdigi Jateng

166
Jalur Tireman Japerejo Rampung Mobilitas Warga Kian Lancar

REMBANG – Pengendara yang biasa melintas di jalur Tireman–Japerejo kini dapat menikmati akses jalan yang lebih nyaman. Proyek rekonstruksi jalan sepanjang 6,71 kilometer tersebut telah selesai, Rabu (20/5/2026), bertepatan dengan hari terakhir masa kontrak pekerjaan selama 150 hari kalender.

Ruas jalan yang menjadi salah satu titik kepadatan lalu lintas, terutama pada jam berangkat kerja dan sekolah di pagi hari itu, kini telah dibangun dengan konstruksi rigid beton yang dilapisi hotmix aspal. Proyek yang bersumber dari program Inpres Jalan Daerah (IJD) dan dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI senilai sekitar Rp38 miliar tersebut, dikerjakan sejak 22 Desember 2025.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTARU) Kabupaten Rembang, Nugroho Tri Hutomo membenarkan pekerjaan ruas Tireman–Japerejo telah selesai sesuai target. Menurutnya, lebar jalan tetap dipertahankan 7 meter tanpa pelebaran badan jalan, namun ditambah bahu jalan di sisi kanan dan kiri agar terasa lebih lapang bagi pengguna jalan.

“Ada beberapa titik yang dipasang drainase, terutama di titik awal Tireman. Dipasang u-ditch yang diarahkan ke Pantura,” terangnya, saat dihubungi, Kamis (21/5/2026).

Disampaikan, selain perbaikan badan jalan, pada titik awal ruas Tireman juga dilakukan penataan sudut traffic ligh guna memberikan ruang persimpangan yang lebih optimal, sehingga memudahkan manuver kendaraan. Pemerintah Kabupaten Rembang juga menangani sambungan jalan dari perempatan lampu merah Jape ke arah timur menggunakan anggaran kabupaten sepanjang kurang lebih 500 meter.

Sementara itu, lanjutnya, paket IJD lainnya yakni ruas Landoh–Seren juga telah lebih dulu rampung dikerjakan. Pada ruas tersebut dilakukan pelebaran jalan, dari semula 4 meter menjadi 5,5 meter dengan panjang penanganan sekitar 4,5 kilometer.

Dihubungi terpisah, Bupati Rembang, Harno berharap, pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Rembang dapat terus dilakukan secara bertahap hingga merata di seluruh wilayah. Menurutnya, penanganan jalan akan disesuaikan dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

“Saya akan selalu berdoa dan berusaha untuk bisa memperbaiki Rembang, termasuk menambah PAD yang tidak memberatkan masyarakat, serta komunikasi dengan provinsi dan pusat,” pungkasnya.

Penulis: Mifta Rembang
Editor: Di, Diskomdigi Jateng

Jalur Tireman Japerejo Rampung Mobilitas Warga Kian Lancar
More like this
Jawa Tengah Pelopor Pendidikan Koperasi Di Sekolah Sasar 638 Juta Siswa

Jawa Tengah Pelopor Pendidikan Koperasi Di Sekolah Sasar 638 Juta Siswa

admin
Peta Perbaikan Jalan Jateng: Pemprov Gerak Cepat, Cek Area Anda!

Peta Perbaikan Jalan Jateng: Pemprov Gerak Cepat, Cek Area Anda!

admin
Dibiayai Apbd Smanko Jateng Siapkan Atlet Berprestasi Dan Unggul Akademik

Dibiayai Apbd Smanko Jateng Siapkan Atlet Berprestasi Dan Unggul Akademik

admin