Tuntas! Menkeu Purbaya Jamin Dana Bencana Aceh Cukup Tanpa Ganggu APBN

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran Rp60 triliun untuk penanganan bencana di Sumatera, meliputi Aceh, Sumbar, dan Sumut, tidak mengganggu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dana bencana aman, sementara MBG tetap berjalan, termasuk bagi siswa saat libur dan kelompok 3B.

1,017
Menkeu Purbaya: Dana Bencana Aceh Tuntas, APBN Terjaga.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas menolak desakan pengalihan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menjamin dana Rp60 triliun tersedia penuh untuk penanganan bencana di Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Penolakan ini muncul setelah sejumlah anggota DPR mengusulkan pemotongan anggaran MBG di tengah kebutuhan darurat bencana.

Alokasi Dana Bencana Terjamin

Purbaya mengklaim alokasi dana penanganan bencana di Sumatera melampaui kebutuhan riil. Pemerintah telah menyiapkan Rp60 triliun, sementara estimasi kebutuhan pemulihan Aceh, Sumbar, dan Sumut baru sekitar Rp51 triliun. Angka ini, menurut Purbaya, menunjukkan tidak ada alasan untuk mengganggu program gizi.

Usulan pengalihan anggaran MBG sebelumnya disampaikan sejumlah anggota DPR, yang melihat urgensi bantuan pascabencana. Namun, pemerintah bersikukuh mempertahankan MBG sebagai program prioritas.

Pemerintah menegaskan MBG harus terus berjalan tanpa gangguan, bahkan saat libur sekolah. Program ini tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga kelompok rentan 3B—Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita—yang tidak mengenal kalender akademik.

Komitmen Gizi Tak Tergoyahkan

“Uangnya sudah cukup Rp60 triliun kita sediakan,” kata Purbaya. Ia menekankan, “tidak ada kebijakan untuk mengalihkan atau mengganggu anggaran MBG karena pembiayaan bencana sudah terakomodasi.”

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menambah, “kebutuhan gizi anak tidak mengenal hari libur,” menegaskan intervensi gizi harus “konsisten dan berkelanjutan” demi tumbuh kembang anak serta mencegah risiko gizi buruk jika pola makan tidak terpantau selama liburan.

Polemik anggaran ini mencuat setelah bencana banjir dan longsor parah melanda Sumatera, memicu perdebatan prioritas belanja negara di tengah situasi darurat dan komitmen program gizi nasional yang vital.

More like this
BRI Propels Erildya Family Snacks: Synergy, Innovation, Tradition Elevate Local UMKM

BRI Pacu Erildya Cemilan Family: Sinergi, Inovasi, dan Tradisi Dorong UMKM Lokal Naik Kelas

admin
Menkeu Purbaya Dorong Redenominasi Rupiah: Menguak Tujuan Sebenarnya

Menkeu Purbaya Dorong Redenominasi Rupiah: Mengungkap Tujuan Sebenarnya di Balik Kebijakan Ini

admin
Rp4,4 Triliun BLT Kesejahteraan: Langkah BRI Percepat Pemerataan Ekonomi Bangsa

Rp4,4 Triliun BLT Kesejahteraan: Langkah BRI Percepat Pemerataan Ekonomi Bangsa

admin