Menkeu Purbaya: Dana Bencana Aceh Tuntas, APBN Terjaga.

Tuntas! Menkeu Purbaya Jamin Dana Bencana Aceh Cukup Tanpa Ganggu APBN

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas menolak desakan pengalihan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menjamin dana Rp60 triliun tersedia penuh untuk penanganan bencana di Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Penolakan ini muncul setelah sejumlah anggota DPR mengusulkan pemotongan anggaran MBG di tengah kebutuhan darurat bencana.

Alokasi Dana Bencana Terjamin

Purbaya mengklaim alokasi dana penanganan bencana di Sumatera melampaui kebutuhan riil. Pemerintah telah menyiapkan Rp60 triliun, sementara estimasi kebutuhan pemulihan Aceh, Sumbar, dan Sumut baru sekitar Rp51 triliun. Angka ini, menurut Purbaya, menunjukkan tidak ada alasan untuk mengganggu program gizi.

Usulan pengalihan anggaran MBG sebelumnya disampaikan sejumlah anggota DPR, yang melihat urgensi bantuan pascabencana. Namun, pemerintah bersikukuh mempertahankan MBG sebagai program prioritas.

Pemerintah menegaskan MBG harus terus berjalan tanpa gangguan, bahkan saat libur sekolah. Program ini tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga kelompok rentan 3B—Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita—yang tidak mengenal kalender akademik.

Komitmen Gizi Tak Tergoyahkan

“Uangnya sudah cukup Rp60 triliun kita sediakan,” kata Purbaya. Ia menekankan, “tidak ada kebijakan untuk mengalihkan atau mengganggu anggaran MBG karena pembiayaan bencana sudah terakomodasi.”

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menambah, “kebutuhan gizi anak tidak mengenal hari libur,” menegaskan intervensi gizi harus “konsisten dan berkelanjutan” demi tumbuh kembang anak serta mencegah risiko gizi buruk jika pola makan tidak terpantau selama liburan.

Polemik anggaran ini mencuat setelah bencana banjir dan longsor parah melanda Sumatera, memicu perdebatan prioritas belanja negara di tengah situasi darurat dan komitmen program gizi nasional yang vital.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *