Pemprov Jateng Ambil Langkah Berani: Skema Optimalisasi Aset Dirombak Total Demi PAD

Pemprov Jateng mengoptimalkan aset idle demi mendongkrak PAD. Pengelolaan aset kini dipusatkan ke Bapenda Jateng. Sekda Sumarno menyatakan langkah ini mempercepat pemanfaatan aset daerah. Jaringan kantor Bapenda di 35 kabupaten/kota diharapkan mempermudah pemasaran aset, agar berkontribusi signifikan pada keuangan daerah.

153

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memutuskan untuk menyerahkan pengelolaan dan pemasaran aset-aset daerah yang selama ini “menganggur” kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng. Langkah kontroversial ini, diumumkan pada Rabu, 1 April 2026, diklaim sebagai solusi mendesak untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang stagnan, sekaligus menambal lubang inefisiensi akut pengelolaan aset oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di seluruh wilayah.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa

More like this
Diplomasi Soft Power Jawa Tengah: Senjata Baru Pengaruh Global

Jawa Tengah: Diplomasi Soft Power, Senjata Baru Pengaruh Global

admin
Central Java's Food Self-Sufficiency Push: Key Government Strategies Revealed

Jawa Tengah Gencar Kejar Swasembada Pangan: Terungkap, Strategi Kunci Pemerintah.

admin