Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi

loading…

Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menangkap kartel narkoba asal Australia Angelo Pandeli sebelum terbang dengan jet pribadi di Terminal Selatan VIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Foto: Ilustrasi/Dok Sindonews

DENPASAR – Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menangkap kartel narkoba asal Australia Angelo Pandeli sebelum terbang dengan jet pribadi di Terminal Selatan VIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama kepolisian dengan pihak Imigrasi dan Bea Cukai sebagai bagian dari operasi gabungan (joint operation) pada Minggu 7 Juni 2026.

“Penangkapan ini menunjukkan komitmen kuat aparat penegak hukum Indonesia dalam mendukung kerja sama internasional untuk memberantas kejahatan narkotika lintas negara,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, Jumat (12/6/2026).

Baca juga: 5 Kartel Narkoba Meksiko Paling Brutal

Keberadaan Angelo sebagai buronan paling dicari berhasil diketahui berkat informasi dari Australian Federal Police (AFP) dan Drug Enforcement Administration (DEA). Kalau yang bersangkutan akan pergi memakai jet pribadi CAPA JET dengan nomor penerbangan N917CJ dari Denpasar menuju Maputo, Mozambik.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan terorganisasi internasional untuk menjadikan Indonesia sebagai tempat transit maupun pelarian,” tegasnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan fakta jika Angelo turut memakai dokumen palsu dengan identitas George Anderson Mota Correia, warga negara Brasil.

Padahal, berdasarkan hasil pengecekan melalui jaringan kerja sama internasional, nama Angelo Pandeli terdeteksi dalam Interpol Blue Notice dengan tingkat kecocokan 100 persen.

140
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi

loading…

Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menangkap kartel narkoba asal Australia Angelo Pandeli sebelum terbang dengan jet pribadi di Terminal Selatan VIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Foto: Ilustrasi/Dok Sindonews

DENPASAR – Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menangkap kartel narkoba asal Australia Angelo Pandeli sebelum terbang dengan jet pribadi di Terminal Selatan VIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama kepolisian dengan pihak Imigrasi dan Bea Cukai sebagai bagian dari operasi gabungan (joint operation) pada Minggu 7 Juni 2026.

“Penangkapan ini menunjukkan komitmen kuat aparat penegak hukum Indonesia dalam mendukung kerja sama internasional untuk memberantas kejahatan narkotika lintas negara,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, Jumat (12/6/2026).

Baca juga: 5 Kartel Narkoba Meksiko Paling Brutal

Keberadaan Angelo sebagai buronan paling dicari berhasil diketahui berkat informasi dari Australian Federal Police (AFP) dan Drug Enforcement Administration (DEA). Kalau yang bersangkutan akan pergi memakai jet pribadi CAPA JET dengan nomor penerbangan N917CJ dari Denpasar menuju Maputo, Mozambik.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan terorganisasi internasional untuk menjadikan Indonesia sebagai tempat transit maupun pelarian,” tegasnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan fakta jika Angelo turut memakai dokumen palsu dengan identitas George Anderson Mota Correia, warga negara Brasil.

Padahal, berdasarkan hasil pengecekan melalui jaringan kerja sama internasional, nama Angelo Pandeli terdeteksi dalam Interpol Blue Notice dengan tingkat kecocokan 100 persen.

More like this
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi

Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi

admin
Diskusi di UGM Digeruduk, Qodari: Demokrasi Wajib Ada Dialog, Tanpa Itu Jadi Semau Gue

Diskusi di UGM Digeruduk, Qodari: Demokrasi Wajib Ada Dialog, Tanpa Itu Jadi Semau Gue

admin
SPPG Reform: Incentives & Grading Systems Critical

Qodari Kupas Tuntas Penataan SPPG: Insentif dan Sistem Grading Jadi Titik Krusial Reformasi

admin