Pelantikan Peradi Profesional Gemparkan Medsos, Reformasi Advokat Jadi Sorotan Utama
Pelantikan pengurus Peradi Profesional berlangsung di Jakarta, Jumat (8/5/2026), dihadiri sejumlah pejabat negara. Wakil Menteri Hukum dan Ketua KPK turut hadir. Ketua Umum Peradi Profesional Harris Arthur Hedar menegaskan, organisasi ini bertujuan memperkuat kualitas profesi advokat dan ekosistem hukum, bukan perpecahan. Fokus pada standar adaptif dan modern.
Istri Wapres, Selvi Ananda, membuka Expo Persit Bisa di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (7/5/2026). Acara ini menandai HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana. Kegiatan ini meneguhkan peran Persit sebagai organisasi perempuan aktif dan produktif. Kontribusi nyata diharapkan bagi keluarga besar TNI AD, masyarakat, serta bangsa.
Momen Prabowo Joget ‘Tabola Bale’ Bareng Warga di Miangas
loading…
Presiden Prabowo Subianto berjoget dengan warga di sela meninjau SMKN 2 Talaud yang berada di Pulau Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026). Foto/YouTube Setpres
KEPULAUAN TALAUD – Presiden Prabowo Subianto meninjau SMKN 2 Talaud yang berada di Pulau Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026). Dalam kunjungan ini, Prabowo sempat berjoget bersama dengan warga Pulau Miangas saat menyanyikan lagu ‘Tabola Bale’.
Awalnya, Prabowo memperkenalkan sejumlah pejabat negara yang turut mendampinginya. Pada kesempatan itu, ia menyebut para pejabat yang mendampinginya memiliki kelebihan dalam bernyanyi.
Mutasi Polri Awal Mei 2026: 9 Kapolda Baru Siap Pimpin Wilayah, Ini Daftarnya
loading…
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi terhadap sejumlah jabatan perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri pada awal Mei 2026. Foto/Dok.SindoNews
JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi terhadap sejumlah jabatan perwira tinggi (Pati) Polri dan perwira menengah (Pamen) Polri pada awal Mei 2026. Mutasi Polri kali ini di antaranya terhadap 9 Kapolda yang ada di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Maluku, dan Sulawesi.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penguatan organisasi di tubuh Polri.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” kata Johnny dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).
Ia menambahkan, pergantian jabatan di lingkungan Polri juga diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
“Polri terus berkomitmen melakukan regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi agar semakin adaptif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya.
Mutasi Polri, 9 Jenderal Jabat Kapolda Baru, Ini Daftar Nama-namanya
loading…
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi terhadap sejumlah jabatan perwira tinggi (Pati) Polri yang ditandatangani pada Kamis 7 Mei 2026. Foto/Dok.SindoNews
JAKARTA – Mutasi Polri kembali dilakukan pada awal Mei 2026. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi terhadap sejumlah jabatan perwira tinggi (Pati) Polri. Mutasi ini di antaranya terhadap 9 Kapolda yang ada di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Maluku, dan Sulawesi.
Mutasi Polri ini tertuang dalam Surat Telegram Rahasia nomor ST/960/KEP.2026 yang ditandatangani AsSDM Kapolri Irjen Anwar tertanggal Kamis 7 Mei 2026.
Posisi Kapolda yang dimutasi antara lain Kapolda Jawa Barat yang sebelumnya dijabat oleh Irjen Pol Rudi Setiawan kini digantikan oleh Irjen Pol Pipit Rismanto. Rudi dimutasi sebagai Pati Bareskrim Polri.
Selanjutnya, Kapolda Sumatera Barat yang semula dijabat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta digantikan oleh Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy. Irjen Pol Gatot dimutasi menjadi Pati Kalemdiklat Polri.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penguatan organisasi di tubuh Polri.
Mutasi Polri Terbaru, Komjen Pol Panca Putra Jabat Kalemdiklat Polri
loading…
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi di jajaran Polri. Di antaranya menunjuk Komjen Pol RZ Panca Putra menjadi Kalemdiklat Polri. Foto/Ist
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) hingga perwira menengah Polri pada awal Mei 2026. Dalam mutasi Polri terbaru, Kapolri di antaranya menunjuk Komjen Pol RZ Panca Putra menjadi Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal Kamis 7 Mei 2026. Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir membenarkan soal surat telegram mutasi tersebut.
Johnny menjelaskan, mutasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penguatan organisasi di tubuh Polri.
“Benar. Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” kata Johnny saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026).
Dalam surat telegram tersebut, Komjen Panca ditunjuk menjadi Kalemdiklat Polri. Ia diketahui sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Utama (Sestama) Lemhannas RI.
PERKARA korupsi selalu menarik perhatian masyarakat yang besar apalagi jika tersangka/terdakwa adalah seorang penyelenggara negara seperti kasus Tom Lembong dan kasus Nadiem Makarim .
Masyarakat ada yang sekadar ingin tahu atau semata ingin melihat penyelenggara negara terkait menderita cemoohan masyarakat; masyarakat lupa bahwa mereka juga adalah kepala keluarga dari sekian banyak putra/putrinya dan memiliki keluarga besar sehingga aib yang telah dilekatkan Negara (Kejaksaan) dipastikan akan selalui menjadi mimpi buruk keluarga terdakwa penyelenggara negara tanpa jeda.
Media sosial dan TV nasional juga telah menyemarakkan kasus korupsi penyelenggara negara dan seakan-akan tidak pernah berhenti perkembangan kasus korupsi terutama terkait penyelenggara negara.
Sejarah awal dari maksud dan tujuan diberlakukannya UU Tipikor adalah karena alasan kerugian keuangan negara atau perekonomian Indonesia sejak tahun 1957 sampai saat ini sangat menghambat upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kerugian keuangan negara atau perekonomian negara tersebut disebabkan tata kelola penyelenggaraan negara yang tidak efisien dalam pengelolaan dana APBN/APBD sehingga subjek hukum yang ditempatkan sebagai tersangka/terdakwa korupsi adalah selalu penyelenggara negara.
Adapun orang lain yang bukan penyelenggara negara dapat ditetapkan sebagai tersangka jika berhubungan dengan penyelenggara negara yang telah melakukan tindak pidana korupsi. Perkembangan pemberantasan korupsi sampai sejauh ini telah berhasil memasukkan koruptor ke penjara di beberapa wilayah pemasyarakatan di Indonesia, akan tetapi tampak tidak ada jera-jeranya muncul lagi koruptor baru dan juga masih terkait penyelenggara negara.
Waisak 2570 BE Disemarakkan dengan Gerakan Ekoteologi dan Kepedulian Lingkungan
loading…
Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Buddha melaksanakan gerakan Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) dan membersihkan Rumah Ibadah Agama Buddha (RIAB), Dhammasekha, dan PTKB serta Fang Shen. Foto/Ist
JAKARTA – Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Buddha melaksanakan gerakan Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) dan membersihkan Rumah Ibadah Agama Buddha (RIAB), Dhammasekha, dan PTKB serta Fang Shen. Aksi ini untuk menyemarakkan Vesakha Sananda 2570 Buddhist Era.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, Supriyadi menyampaikan bahwa kegiatan berbasis penguatan ekoteologi ini merupakan wujud implementasi menjalankan ajaran agama yang tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, namun juga bagi bangsa dan negara.
Dia menyataka bahwa peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era yang akan jatuh pada 31 Mei 2026 mendatang harus dibarengi dengan aktivitas-aktivitas yang akan semakin memperkuat dan menambah sukacita umat.
“Karena itulah kami Ditjen Bimas Buddha telah menggelorakan sebuah semangat menyemarakkan Waisak dengan gerakan sebulan persiapan-persiapan yang kita sebut dengan Vesakha Sananda,” kata Supriyadi saat membuka kegiatan di di STAB Maha Prajna Jakarta, pada Jumat (8/5/2026).
Peradi Profesional Usung Standar Baru Profesi Advokat di Era Hukum Modern
loading…
Peradi Profesional resmi dikukuhkan melalui pelantikan pengurus yang digelar di Jakarta, Jumat (8/5/2026). Foto/Ist
JAKARTA – Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (Peradi Profesional) resmi dikukuhkan melalui pelantikan pengurus yang digelar di Jakarta, Jumat (8/5/2026). Pelantikan itu menandai babak baru upaya peningkatan kualitas dan integritas profesi advokat di Indonesia.
Momentum ini tidak sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi sinyal kuat hadirnya standar baru dalam praktik advokat di tengah lanskap hukum yang semakin kompleks, dinamis, dan menuntut profesionalisme tinggi.
Ketua Umum Peradi Profesional Harris Arthur Haedar menegaskan, organisasi ini telah memperoleh legitimasi penuh dari negara melalui Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0000086.AH.01.07.TAHUN 2026 yang ditetapkan pada 27 Januari 2026.
Luncurkan Syiar Zulhijjah, PKS Tekankan Dampak Sosial dan Ekonomi Kurban
loading…
Presiden PKS Almuzzammil Yusuf meluncurkan Syiar Zulhijjah sebagai momentum menguatkan ketakwaan, ukhuwah Islamiyah, dan kepedulian sosial umat. Foto/Ist
JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meluncurkan Syiar Zulhijjah sebagai momentum menguatkan ketakwaan, ukhuwah Islamiyah, dan kepedulian sosial umat di bulan penuh kemuliaan Zulhijjah 1447 H. Presiden PKS Almuzzammil Yusuf menegaskan bahwa ibadah haji dan kurban yang akan dilakukan di bulan Zulhijjah ini memiliki dampak besar bagi kehidupan umat Islam dan masyarakat dunia.
“Sebentar lagi kita masuk hari-hari kurban ini hari raya yang luar biasa dari ketakwaan seorang hamba Allah,” ujar Almuzzammil, Jumat (8/5/2026).
Ia menyebut, dari sisi kesejahteraan masyarakat, pemotongan hewan kurban di Indonesia mencapai sekitar 1,6 juta ekor setiap tahun dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Kemudian ibadah haji, juga menjadi simbol persaudaraan global umat Islam. Di mana umat muslim dari seluruh dunia dengan berbagai latar belakang berkumpul dengan niat yang sama.
“Tidak ada kegiatan lain yang bisa membuat berkumpulnya orang dari seluruh dunia, yang kaya, yang pas-pasan, pedagang, petani, nelayan kumpul semua dengan satu niat yang sama,” katanya.