Luncurkan Syiar Zulhijjah, PKS Tekankan Dampak Sosial dan Ekonomi Kurban
loading…
Presiden PKS Almuzzammil Yusuf meluncurkan Syiar Zulhijjah sebagai momentum menguatkan ketakwaan, ukhuwah Islamiyah, dan kepedulian sosial umat. Foto/Ist
JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meluncurkan Syiar Zulhijjah sebagai momentum menguatkan ketakwaan, ukhuwah Islamiyah, dan kepedulian sosial umat di bulan penuh kemuliaan Zulhijjah 1447 H. Presiden PKS Almuzzammil Yusuf menegaskan bahwa ibadah haji dan kurban yang akan dilakukan di bulan Zulhijjah ini memiliki dampak besar bagi kehidupan umat Islam dan masyarakat dunia.
“Sebentar lagi kita masuk hari-hari kurban ini hari raya yang luar biasa dari ketakwaan seorang hamba Allah,” ujar Almuzzammil, Jumat (8/5/2026).
Ia menyebut, dari sisi kesejahteraan masyarakat, pemotongan hewan kurban di Indonesia mencapai sekitar 1,6 juta ekor setiap tahun dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Kemudian ibadah haji, juga menjadi simbol persaudaraan global umat Islam. Di mana umat muslim dari seluruh dunia dengan berbagai latar belakang berkumpul dengan niat yang sama.
“Tidak ada kegiatan lain yang bisa membuat berkumpulnya orang dari seluruh dunia, yang kaya, yang pas-pasan, pedagang, petani, nelayan kumpul semua dengan satu niat yang sama,” katanya.
Prabowo: ASEAN Harus Jadi Teladan Perdamaian Dunia
Presiden RI Prabowo Subianto mengajak negara-negara Asia Tenggara untuk tetap menjadi kawasan damai di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Oleh karena itu, ia meminta negara-negara ASEAN menjaga persatuan dan solidaritas kawasan agar stabilitas dan perdamaian tetap terjaga. Hal itu disampaikan Prabowo dalam Sesi Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Jumat (8/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Filipina, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto mengajak negara-negara Asia Tenggara untuk tetap menjadi kawasan damai di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Oleh karena itu, ia meminta negara-negara ASEAN menjaga persatuan dan solidaritas kawasan agar stabilitas dan perdamaian tetap terjaga.
Menurutnya, di tengah situasi dunia yang semakin terfragmentasi, ASEAN harus tetap mempertahankan prinsip perdamaian yang selama ini menjadi fondasi kawasan. Bahkan, ia menilai ASEAN perlu memperkuat perannya sebagai contoh global bahwa perdamaian berkelanjutan dapat dicapai melalui dialog dan kerja sama.
“Budaya damai ASEAN tidak hanya harus dilestarikan, tetapi kita harus memajukannya agar menjadi teladan bagi dunia. ASEAN harus terus memimpin, membentuk lingkungannya, dan mengamankan masa depannya. Kita harus benar-benar menjadi zona perdamaian,” jelas Prabowo dalam Sesi Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Jumat (8/5).
Ia melanjutkan bahwa konflik di Timur Tengah saat ini memberikan dampak besar terhadap kawasan Asia Tenggara dan masyarakat global.
Menurut Prabowo, situasi tersebut seharusnya menjadi pengingat bagi ASEAN untuk tetap menjaga persatuan melalui dialog dan kolaborasi demi mempertahankan stabilitas kawasan.
“Karena itu, ASEAN harus menjadi kawasan yang kuat dan bersatu. Kita juga harus memberi contoh bahwa ASEAN benar-benar berkomitmen menjaga perdamaian, stabilitas, serta menjunjung dialog dan kerja sama,” ujar Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo mengatakan bahwa konflik di Timur Tengah menunjukkan bagaimana rivalitas dan ambisi geopolitik hanya membawa kerugian bagi masyarakat. Oleh sebab itu, ia menyerukan negara-negara ASEAN agar tidak ikut terbawa arus rivalitas geopolitik global demi menjaga perdamaian kawasan.
Ia menambahkan bahwa Indonesia akan terus berkontribusi dalam menjaga perdamaian kawasan melalui kebijakan hubungan bertetangga yang baik (good neighborliness). Hal tersebut, lanjutnya, sejalan dengan pandangan Indonesia bahwa perdamaian merupakan kunci bagi kemakmuran bersama.
“Tidak ada kemakmuran tanpa perdamaian dan tidak ada perdamaian tanpa dialog dan kerja sama,” pungkas dia. (her/dav)
Prabowo: ASEAN Jalur Perdagangan Strategis, Jangan Sampai Ada Gangguan
Presiden RI Prabowo Subianto menyerukan pentingnya negara-negara ASEAN menjaga kedaulatan wilayah perairan dan jalur perdagangan strategis di kawasan Asia Tenggara demi mencegah gangguan terhadap aktivitas ekonomi regional. Hal itu dikatakan Prabowo dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Jumat (8/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Cebu, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto menyerukan pentingnya negara-negara ASEAN menjaga kedaulatan wilayah perairan dan jalur perdagangan strategis di kawasan Asia Tenggara demi mencegah gangguan terhadap aktivitas ekonomi regional.
Seruan tersebut disampaikan di tengah disrupsi perekonomian global akibat konflik Iran-Israel-Amerika Serikat yang mengganggu jalur perdagangan dunia di Selat Hormuz.
Prabowo menekankan di tengah isu ketahanan energi, negara-negara ASEAN harus tetap menjaga persatuan dan stabilitas keamanan kawasan.
“Ketahanan bukan hanya soal energi. Ketahanan juga berarti menjaga dan melindungi jalur kehidupan kawasan kita, yaitu jalur distribusi dan perdagangan. Kita harus menyadari bahwa kawasan kita memiliki jalur perdagangan strategis yang melintasi wilayah perairan kita, dan kita harus berhati-hati agar tidak terjadi gangguan di kawasan kita sendiri,” ujar Prabowo dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Jumat (8/5).
Bertalian dengan itu, lanjut Prabowo, negara-negara ASEAN perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan pada jalur perdagangan dan distribusi energi global, khususnya yang melintasi kawasan Asia Tenggara.
Prabowo pun menilai tantangan yang dihadapi kawasan saat ini tidak dapat ditangani masing-masing negara secara individual, tapi harus dihadapi secara kolektif oleh ASEAN.
“Ini bukan tantangan yang dapat ditangani oleh satu negara saja. ASEAN harus bertindak bersama,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa ASEAN harus memperkuat solidaritas dan kerja sama regional agar tetap menjadi kawasan yang aman, stabil, dan mampu memprioritaskan perlindungan warga negaranya.
“Dalam melindungi warga negara kita, ASEAN harus berbicara dalam satu suara. Kita harus meminta semua pihak untuk menjunjung hukum internasional dan mendorong akuntabilitas terhadap setiap pelanggaran. Ini adalah momentum bagi ASEAN untuk menunjukkan pengaruhnya. Kita harus memiliki suara politik kolektif yang kuat,” kata dia. (her/dav)
Prabowo Ajak Negara ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi kemerdekaan dan kedamaian suatu bangsa. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Jumat (8/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Cebu, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi kemerdekaan dan kedamaian suatu bangsa. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Jumat (8/5).
Menurut Prabowo, pangan merupakan kebutuhan mendasar yang menentukan keberlangsungan masyarakat sekaligus stabilitas negara.
“Tanpa pangan, pada dasarnya tidak ada masyarakat. Tanpa pangan, tidak ada kemerdekaan. Tanpa pangan, tidak ada kedamaian,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa sektor pertanian memiliki peran yang sangat strategis sehingga negara harus hadir secara aktif untuk menjamin keberlanjutan produksi pangan nasional.
Pemerintah Indonesia, lanjutnya, akan terus memperkuat kemandirian pangan melalui kebijakan yang berpihak kepada sektor pertanian dan para petani.
“Pertanian terlalu penting. Ketahanan pangan itu penting. Bagi kami, ini adalah tanggung jawab utama pemerintah, dan Pemerintah Indonesia bertekad mengambil tanggung jawab penuh serta kedaulatan penuh atas sektor vital ini,” katanya.
Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia tidak sepenuhnya menyerahkan sektor pertanian kepada mekanisme pasar maupun swasta.
Menurutnya, campur tangan pemerintah tetap diperlukan guna menjaga stabilitas produksi dan distribusi pangan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
“Ketahanan pangan adalah tentang kepemimpinan pemerintah dan intervensi pemerintah. Indonesia tidak percaya bahwa pertanian hanya boleh diserahkan kepada sektor swasta,” tegasnya.
Perkuat Kerja Sama Regional
Selain itu, Prabowo mengingatkan negara-negara ASEAN terhadap ancaman perubahan iklim, khususnya potensi El Nino ekstrem yang diperkirakan dapat mengganggu produksi pangan di kawasan. Karena itu, ia menilai kerja sama regional menjadi sangat penting untuk menghadapi risiko tersebut.
“Kita telah diperingatkan oleh organisasi internasional mengenai risiko El Nino ekstrem yang mengintai di depan kita. Dalam situasi ini, ketahanan pangan menjadi semakin mendesak,” ucapnya.
Prabowo pun menyerukan agar negara-negara ASEAN memperkuat kolaborasi dalam diversifikasi pangan dan pengembangan teknologi pertanian.
Ia juga mendorong penyederhanaan mekanisme cadangan beras darurat ASEAN Plus Three atau ASEAN Plus Three Emergency Rice Reserve (APTERR) guna mempercepat respons terhadap krisis pangan.
“Ini bukan tantangan yang dapat ditangani oleh satu negara saja. ASEAN harus bertindak bersama,” katanya.
Ia menambahkan, kawasan ASEAN perlu memperkuat sistem cadangan pangan berbasis lokal guna meningkatkan ketahanan menghadapi ancaman krisis di masa mendatang. “Kita harus memajukan cadangan pangan berbasis lokal kita,” pungkasnya. (her/dav)
Prabowo di KTT ASEAN: Diversifikasi Energi Jadi Kunci Hadapi Krisis Global
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa diversifikasi energi menjadi langkah yang tidak bisa ditunda dalam menghadapi ancaman krisis global berkepanjangan. Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, Jumat (8/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Filipina, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa diversifikasi energi menjadi langkah yang tidak bisa ditunda dalam menghadapi ancaman krisis global berkepanjangan. Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, Jumat (8/5).
Prabowo menyoroti meningkatnya ketegangan geopolitik dunia, khususnya konflik di Timur Tengah, yang dinilai membawa dampak langsung terhadap keamanan, energi, dan stabilitas global.
“Ketegangan tinggi dan konflik di Timur Tengah mengingatkan kita pada kenyataan bahwa ketidakstabilan geopolitik dapat menimbulkan konsekuensi langsung, luas, dan berskala global, serta memengaruhi kehidupan sehari-hari dan keamanan kita,” ujar Prabowo.
Presiden menjelaskan, situasi global saat ini menjadi pengingat penting bagi ASEAN untuk memperkuat solidaritas kawasan dan membangun ketahanan bersama dalam menghadapi berbagai kemungkinan terburuk di masa depan.
“Hal ini menuntut ASEAN yang kuat dan bersatu. Dan kita harus memberi contoh, kita harus benar-benar berkomitmen membangun ASEAN yang solid, ASEAN yang menjaga perdamaian, menjaga stabilitas, serta menjunjung tinggi dialog dan kerja sama,” lanjutnya.
Prabowo juga mengingatkan bahwa gangguan berkepanjangan di jalur-jalur global utama kini memberikan tekanan besar terhadap sektor energi negara-negara ASEAN. Menurutnya, kondisi tersebut diperkirakan belum akan segera mereda.
“ASEAN harus siap menghadapi gangguan jangka panjang. Ketahanan kita harus dibangun secara proaktif dengan pendekatan yang jelas dan berorientasi ke depan. Ini berarti kita harus siap menghadapi segala kemungkinan. Kita harus siap menghadapi skenario terburuk,” tegas Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menilai ASEAN perlu segera membangun arsitektur energi baru yang lebih tangguh melalui diversifikasi sumber energi dan percepatan pengembangan energi terbarukan.
“Diversifikasi energi bukan lagi pilihan. Ini sangat penting dan mutlak diperlukan. Kita harus bergerak lebih cepat. Kita harus mengembangkan sumber energi alternatif dan mempersiapkan energi terbarukan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga memaparkan langkah konkret Indonesia dalam memperkuat ketahanan energi nasional, mulai dari pengembangan energi alternatif dan energi terbarukan, pemanfaatan bioenergi, peningkatan penggunaan kendaraan listrik, hingga pembangunan program energi surya sebesar 100 gigawatt dalam tiga tahun ke depan.
“Indonesia mengambil langkah nyata dalam hal ini. Kami membangun alternatif dan energi terbarukan, memanfaatkan bioenergi, mendorong penggunaan kendaraan listrik, dan membangun program energi surya yang sangat ambisius sebesar 100 gigawatt yang ingin kami selesaikan dalam tiga tahun,” imbuhnya. (her/dav)
Peci Hitam Prabowo hingga Maung Garuda, Simbol Jati Diri RI di KTT ASEAN
Presiden RI Prabowo Subianto tampil mencuri perhatian saat menghadiri upacara pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). Mengenakan setelan jas gelap lengkap dengan peci hitam khas Indonesia, Presiden Prabowo menampilkan identitas nasional yang kuat di panggung diplomasi kawasan ASEAN. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Cebu, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tampil mencuri perhatian saat menghadiri upacara pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026).
Mengenakan setelan jas gelap lengkap dengan peci hitam khas Indonesia, Presiden Prabowo menampilkan identitas nasional yang kuat di panggung diplomasi kawasan ASEAN.
Kehadiran Presiden Prabowo semakin menarik perhatian ketika tiba menggunakan kendaraan taktis Maung Garuda. Perpaduan kendaraan produksi dalam negeri dan peci hitam yang melekat sebagai simbol nasional dinilai semakin mempertegas citra Indonesia dalam forum internasional.
Momentum tersebut dinilai bukan sekadar kehadiran kepala negara dalam agenda diplomatik, melainkan juga bentuk promosi budaya serta produk strategis nasional Indonesia di hadapan para pemimpin ASEAN.
Dalam prosesi penyambutan, Presiden Prabowo disambut dengan pertunjukan budaya sebelum mengikuti sesi foto bersama Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. dan para pemimpin negara ASEAN lainnya.
Suasana persahabatan tampak mewarnai pembukaan KTT ASEAN tersebut. Penampilan Presiden Prabowo dengan peci hitam juga menarik perhatian diaspora Indonesia yang menyambut kedatangannya sehari sebelumnya.
Peci hitam yang telah lama menjadi simbol nasionalisme Indonesia dinilai menjadi representasi sederhana, namun kuat, tentang identitas bangsa di forum internasional.
Selain itu, kehadiran kendaraan Maung dalam rangkaian kegiatan KTT ASEAN turut menunjukkan perkembangan industri pertahanan nasional Indonesia yang kini semakin percaya diri tampil di panggung global. (her/dav)
Yusuf Hamka Puji Ketegasan Prabowo: Semua yang Rugikan Negara Disapu Bersih
Tokoh masyarakat Yusuf Hamka atau yang akrab disapa Babah Alun menilai Presiden Prabowo Subianto sebagai sosok pemimpin yang memiliki keberanian besar. Hal ini ditunjukkan dengan komitmennya dalam memberantas pihak-pihak yang selama ini merugikan negara, tanpa memandang latar belakang maupun kekuatan yang dimiliki. Hal itu disampaikan Yusuf Hamka dalam podcast Close The Door, ditulis Jumat (8/5). (Foto Dok. Podcast Close The Door)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Tokoh masyarakat Yusuf Hamka atau yang akrab disapa Babah Alun menilai Presiden Prabowo Subianto sebagai sosok pemimpin yang memiliki keberanian besar.
Hal ini ditunjukkan dengan komitmennya dalam memberantas pihak-pihak yang selama ini merugikan negara, tanpa memandang latar belakang maupun kekuatan yang dimiliki.
Dalam podcast Close The Door, ditulis Jumat (8/5), Yusuf Hamka menyebut kondisi Indonesia saat ini sudah terlalu banyak kerusakan yang harus dibenahi. Karena itu, ia menaruh harapan besar kepada Prabowo untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.
“Semua ini udah terlalu hancur. Kita berharap kepada Pak Prabowo satu-satunya. Hanya beliau yang punya nyali besar, yang berani menghantam raja-raja semua,” ujar Yusuf Hamka.
Menurut dia, langkah tegas Prabowo terlihat dari upayanya menyapu bersih berbagai kelompok yang selama ini diduga menikmati keuntungan besar dari sektor strategis negara.
“Ada Raja Batu Bara, sapu semua. Raja Minyak, sapu. Raja Sawit, sapu. Nggak ada yang nggak disapu,” katanya.
Yusuf Hamka mengakui ketegasan tersebut membuat Prabowo menghadapi banyak serangan balik. Ia menilai serangan itu datang dari pihak-pihak yang merasa terganggu karena tidak lagi leluasa mengambil keuntungan dari uang negara.
Meski demikian, ia meyakini dukungan masyarakat kepada Prabowo jauh lebih besar dibandingkan suara-suara yang menyerang pemerintah. Menurutnya, rakyat dapat melihat keseriusan Prabowo dalam bekerja untuk kepentingan bangsa.
“Banyak orang yang bully tapi lebih banyak orang yang sayang kepada Bapak. Karena rakyat tahu beliau kerja buat negara,” katanya.
Yusuf Hamka juga menegaskan dirinya tetap terbuka untuk mengkritik pemerintah. Namun, ia mengingatkan kritik seharusnya dibarengi solusi, bukan sekadar hujatan.
“Saya juga sering kritik Pak Prabowo. Tapi kalau beliau benar, kita katakan benar. Kalau ada yang kurang, mari kita bantu. Kritik harus kasih solusi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Yusuf Hamka turut menyoroti langkah diplomasi luar negeri yang dilakukan Prabowo. Ia menilai kunjungan luar negeri Presiden bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.
Bahkan, ia menyebut kepemimpinan Prabowo mengingatkannya pada sosok Presiden pertama Indonesia, Soekarno.
“Pak Prabowo itu kayak Bung Karno. Dulu Indonesia dikenal di mana-mana walaupun negara kecil. Nah ini yang Pak Prabowo sedang bawa lagi,” pungkas Yusuf Hamka. (her/dav)
Roy Suryo Cs Ajukan Sengketa Informasi demi Buka 709 Dokumen Kasus Ijazah Jokowi
loading…
Roy Suryo Cs melalui tim hukum Troya mengajukan permohonan sengketa informasi ke Komisi Informasi Pusat (KIP) terkait 709 dokumen yang disita Polda Metro Jaya, Jumat (8/5/2026). Foto/Yuwantoro Winduajie
JAKARTA – Roy Suryo Cs melalui tim hukum Tifa and Roy’s Advocate (Troya) mengajukan permohonan sengketa informasi ke Komisi Informasi Pusat (KIP) terkait 709 dokumen yang disita Polda Metro Jaya. Dokumen itu terkait kasus dugaan pencemaran nama baik terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Troya meminta daftar dokumen sitaan tersebut, termasuk 504 dokumen yang berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM) diperlihatkan.
Perwakilan dari Troya, Abdullah Alkatiri mengatakan pihaknya hanya meminta daftar dokumen dan salinan ijazah, bukan dokumen asli.
“Permintaan kami itu hanya dua. Satu adalah salinan ijazah Pak Jokowi. Jadi salinan itu bukan asli ya, fotokopi istilahnya tapi yang ada di Polda,” kata Abdullah Alkatiri dalam konferensi pers Tim Troya di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).
Minta Sidang Andrie Yunus Berjalan Adil, Yusril: Pemerintah Tak Akan Intervensi
loading…
Pemerintah tak akan mengintervensi jalannya proses persidangan perkara penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie. Foto/SindoNews
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tak akan mengintervensi jalannya proses persidangan perkara penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Pemerintah menghormati independensi lembaga peradilan.
Yusril meminta agar perkara yang diadili di Pengadilan Militer II-08 Jakarta bisa berjalan sesuai hukum acara pidana dan ketentuan KUHP militer yang berlaku.
“Pemerintah berharap proses persidangan terhadap para terdakwa berjalan secara profesional, objektif, dan menjunjung tinggi asas peradilan yang bebas serta imparsial. Ini sejalan dengan Delapan Asta Cita atau Delapan Program Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang salah satunya adalah reformasi hukum serta penegakan hukum untuk menjamin keadilan dan kepastian hukum,” kata Yusril, di Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Yusril menegaskan, harapan Pemerintah agar persidangan berjalan adil tidak boleh diartikan sebagai bentuk intervensi terhadap pengadilan. Yusril menyebut kewenangan yudikatif harus bebas dari campur tangan mana pun.
“Pemerintah pada prinsipnya menjunjung tinggi independensi badan peradilan. Kedudukan kekuasaan yudikatif bersifat independen dan harus bebas dari campur tangan maupun pengaruh pihak mana pun, termasuk Pemerintah,” sambungnya.
Namun di samping itu, ia menyampaikan bahwa pemerintah memiliki kewajiban konstitusional untuk menjaga tegaknya hukum dan kepercayaan publik terhadap institusi negara. Maka dari itu, proses peradilan harus mampu berjalan secara transparan, karena akan berdampak terhadap citra negara di mata masyarakat.
Bonjowi Tuding UGM Sengaja Pasang Badan Bela Jokowi
Kelompok Bonjowi menilai UGM melindungi Jokowi dalam polemik ijazah. UGM menggugat putusan KIP di PTUN Jakarta yang memerintahkan keterbukaan dokumen. Bonjowi mempertanyakan motif UGM, sebab sebelumnya kampus itu tak menunjukkan keberatan, hanya menanyakan mekanisme penyerahan ijazah Jokowi.