Bonjowi Tuding UGM Sengaja Pasang Badan Bela Jokowi
Kelompok Bonjowi menilai UGM melindungi Jokowi dalam polemik ijazah. UGM menggugat putusan KIP di PTUN Jakarta yang memerintahkan keterbukaan dokumen. Bonjowi mempertanyakan motif UGM, sebab sebelumnya kampus itu tak menunjukkan keberatan, hanya menanyakan mekanisme penyerahan ijazah Jokowi.
Pendidikan & Asrama Gratis: Kisah Siswi Sekolah Rakyat, Kunci Perubahan Hidup
Pendidikan yang layak masih menjadi tantangan bagi sebagian anak Indonesia, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Untuk itulah pemerintah menghadirkan program Sekolah Rakyat sebagai upaya membuka akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Kehadiran program ini dirasakan langsung manfaatnya oleh para siswa, salah satunya Alma Rasya, siswi kelas 10 di SMA Sekolah Rakyat 13 Bekasi. (Foto Dok. Kanal Youtube Bakom RI)
Bekasi, Idola 92.6 FM-Pendidikan yang layak masih menjadi tantangan bagi sebagian anak Indonesia, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Untuk itulah pemerintah menghadirkan program Sekolah Rakyat sebagai upaya membuka akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Kehadiran program ini dirasakan langsung manfaatnya oleh para siswa, salah satunya Alma Rasya, siswi kelas 10 di SMA Sekolah Rakyat 13 Bekasi.
Alma berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai tukang pijat dan pekerja serabutan, sementara ibunya merupakan ibu rumah tangga. Sebelum mengenal Sekolah Rakyat, Alma terus berpikir dirinya tidak akan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA karena keterbatasan ekonomi keluarga.
“Waktu itu saya sempat berpikir tidak bisa lanjut sekolah karena ibu sudah tidak punya biaya lagi untuk menyekolahkan saya. Tapi ternyata Allah menghadirkan Sekolah Rakyat sebagai jalan agar saya bisa terus belajar,” ujar Alma, seperti dikutip dari Kanal Youtube Bakom RI)
Perjalanan pendidikan Alma tidak mudah. Saat masih duduk di bangku SMP, dirinya sempat memiliki tunggakan biaya sekolah hingga Rp11 juta. Meski begitu, ia tetap berusaha menyelesaikan pendidikannya sambil terus mendalami ilmu agama dan menghafal Al-Qur’an.
“Kadang saya berpikir untuk makan saja susah, bagaimana untuk sekolah. Tapi sekarang saya sangat bersyukur karena di Sekolah Rakyat semua kebutuhan pendidikan sudah terjamin,” katanya.
Melalui program Sekolah Rakyat, Alma mendapatkan berbagai fasilitas penunjang pendidikan mulai dari seragam, alat tulis, laptop, hingga kebutuhan makan dan asrama secara gratis. Menurutnya, fasilitas tersebut membuat dirinya lebih fokus dalam belajar dan mengejar cita-cita.
“Di sini kami diberikan fasilitas yang sangat membantu untuk belajar. Semuanya sudah tersedia sehingga orang tua tidak perlu lagi memikirkan kebutuhan saya selama sekolah,” jelasnya.
Selain fasilitas, Alma juga merasakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan karakter dan semangat para siswa. Para guru tidak hanya mengajarkan pelajaran akademik, tetapi juga nilai etika, dan semangat perjuangan hidup.
“Guru-guru di sini tidak hanya mengajarkan ilmu akademis, tapi juga mengajarkan bagaimana menjadi manusia yang baik dan bermanfaat,” ungkap Alma.
Kehidupan berasrama di Sekolah Rakyat juga membentuk kedisiplinan dan kemandirian siswa. Selain kegiatan belajar di kelas, para siswa mengikuti berbagai kegiatan asrama, organisasi, hingga ekstrakurikuler yang membantu mengembangkan minat dan bakat mereka.
Meski harus jauh dari keluarga dan hidup tanpa penggunaan handphone sehari-hari, Alma mengaku banyak mendapatkan pelajaran hidup selama hampir 10 bulan menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat.
“Saya jadi lebih suka membaca dan lebih fokus belajar. Di sini saya belajar tentang perjuangan dan bagaimana menjadikan hidup lebih bermakna,” ujarnya.
Kini Alma memiliki mimpi besar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri dan membahagiakan keluarganya. Ia bercita-cita menjadi dosen sekaligus reporter agar dapat mengangkat derajat keluarganya di masa depan.
“Sekolah Rakyat memberikan harapan baru dan mimpi baru untuk kami agar bisa terus sekolah dan berani bermimpi,” tutur Alma.
Program Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan akses pendidikan yang lebih merata bagi anak-anak Indonesia, khususnya dari keluarga kurang mampu, agar mereka memiliki kesempatan yang sama dan jaminan pendidikan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Kisah inspiratif Alma dapat disaksikan dalam program Sinergi Indonesia melalui kanal YouTube Badan Komunikasi Pemerintah RI. (her/dav)
Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri upacara pembukaan KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, pada Jumat (8/5). Kehadiran Presiden Prabowo di lokasi acara disambut langsung oleh Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. bersama Ibu Negara Liza Araneta-Marcos. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Filipina, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri upacara pembukaan KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, pada Jumat (8/5). Kehadiran Presiden Prabowo di lokasi acara disambut langsung oleh Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. bersama Ibu Negara Liza Araneta-Marcos.
Suasana penyambutan berlangsung hangat dan akrab. Prabowo tampak mengenakan setelan jas hitam, dasi biru, serta peci hitam saat memasuki area konferensi. Setibanya di lokasi, Prabowo beberapa kali melambaikan tangan dan memberikan senyuman kepada para peserta serta tamu undangan yang berada di area penyambutan.
Deretan pemimpin negara ASEAN dan negara mitra kemudian mengikuti sesi foto bersama sebagai bagian dari tradisi pembukaan KTT ASEAN. Para kepala negara berdiri berdampingan sebelum memasuki ruang utama konferensi untuk mengikuti agenda sidang tingkat tinggi.
Usai sesi foto resmi, Presiden Prabowo berjalan menuju panggung utama tempat upacara pembukaan KTT ke-48 ASEAN digelar. Acara resmi kemudian dibuka dengan penampilan paduan suara, tarian tradisional Filipina, sambutan dari Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr, dan diakhiri dengan sesi foto bersama pimpinan negara ASEAN di panggung acara.
Dalam pidato pembukaannya, Presiden Marcos Jr menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh delegasi dalam forum tingkat tinggi kawasan Asia Tenggara tersebut.
“Dengan senang hati saya menyambut Anda semua di KTT ASEAN ke-48,” ujar Marcos Jr di hadapan para kepala negara dan perwakilan negara anggota ASEAN.
Ia menegaskan bahwa ASEAN dibangun atas komitmen bersama yang terus dijaga oleh seluruh negara anggota di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Menurutnya, nilai-nilai dialog, kerja sama, dan saling menghormati menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas serta persatuan kawasan.
“Komitmen bersama kita terhadap nilai-nilai abadi yang terus mengikat kawasan kita bersama. Dialog, kerja sama, dan saling menghormati,” pungkasnya.
KTT ke-48 ASEAN di Cebu mempertemukan para pemimpin negara anggota ASEAN untuk membahas berbagai isu strategis kawasan, mulai dari penguatan ekonomi, stabilitas keamanan regional, hingga kerja sama menghadapi tantangan global di masa depan. (her/dav)
Prabowo Ajak ASEAN Kebut Pengembangan Energi Terbarukan dan Jaringan Listrik Trans Borneo
Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti isu ketahanan energi sebagai tantangan utama yang mendesak untuk dihadapi bersama. Hal itu dikatakan Prabowo dalam pidatonya saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) yang menjadi bagian dari rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, pada Kamis (7/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Cebu, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti isu ketahanan energi sebagai tantangan utama yang mendesak untuk dihadapi bersama.
Menurut Presiden Prabowo, tekanan global yang meningkat serta ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah membuat isu energi bukan lagi sekadar tantangan jangka panjang, melainkan kebutuhan yang harus segera direspons.
“Ketahanan energi adalah salah satu isu penting yang kita hadapi saat ini. Dengan meningkatnya tekanan global dan ketidakstabilan di Timur Tengah, ini bukan lagi masalah jangka panjang, melainkan masalah mendesak,” ujar Prabowo dalam pidatonya saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) yang menjadi bagian dari rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, pada Kamis (7/5).
Prabowo menyampaikan bahwa kawasan Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan, mulai dari tenaga air, tenaga surya, tenaga angin, hingga lahan subur yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Prabowo pun mempertanyakan kesiapan negara-negara anggota untuk memanfaatkan potensi tersebut demi memenuhi kebutuhan kawasan sekaligus mendukung transisi energi ASEAN.
“Pertanyaannya adalah apakah kita siap untuk bertindak berdasarkan potensi tersebut. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan subregional kita, tetapi juga untuk berkontribusi pada transisi energi ASEAN,” kata Presiden.
Lebih lanjut, Prabowo mendorong langkah konkret untuk mempercepat pengembangan energi bersih di kawasan. Beberapa langkah yang disoroti antara lain pengembangan tenaga air di Kalimantan, perluasan proyek energi surya di Palawan, serta pemanfaatan energi angin di wilayah pesisir.
Prabowo turut mencontohkan sejumlah langkah yang tengah dijalankan Indonesia dalam mempercepat pengembangan energi surya.
“Transisi energi kita sedang melaju dengan kecepatan penuh. Kita tengah bangun tenaga surya 100 GW. Bersama-sama kita tingkatkan infrastruktur energi kita. BIMP-EAGA memiliki potensi yang besar,” ujar Presiden.
Selain pengembangan energi, Prabowo menekankan pentingnya memperkuat konektivitas subkawasan, termasuk peningkatan kapasitas jaringan listrik Trans Borneo Power Grid agar distribusi energi dapat berjalan lebih efisien di kawasan. Prabowo menilai seluruh agenda tersebut membutuhkan dukungan pembiayaan, keahlian teknis, serta kemitraan yang lebih erat dengan para mitra pembangunan regional.
“Semua ini tidak akan terjadi tanpa dukungan yang tepat. Kita perlu mengamankan pendanaan, memobilisasi keahlian teknis; dan memperdalam kemitraan dengan penasihat regional dan Mitra Pembangunan kita,” katanya.
Menutup pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa selain ketahanan energi, ketahanan pangan juga menjadi isu mendasar yang harus menjadi perhatian bersama negara-negara BIMP-EAGA dalam menjaga kesejahteraan masyarakat kawasan.
“Namun, upaya kita hendaknya jangan berhenti pada ketahanan energi. Ketahanan pangan sama fundamentalnya,” pungkas Presiden.
Dari Cebu, Presiden Prabowo sekaligus mengirim pesan kuat bahwa masa depan ASEAN tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kemampuan kawasan menjaga ketahanan energi, pangan, dan stabilitas masyarakatnya di tengah dunia yang terus berubah. (her/dav)
Prabowo Mendunia: Diaspora Indonesia di Filipina Ungkap Bukti Pengaruh RI di Kancah Global
Kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Cebu, Filipina, dalam rangka menghadiri KTT ASEAN ke-48 disambut hangat dan antusias oleh diaspora Indonesia yang tinggal di negara tersebut. Salah satunya adalah Romo Agus Sudaryanto, seorang pastor di Santo Vincent Cebu. Ia mengaku senang sekaligus terharu akhirnya bisa bertatap muka secara langsung dan bercengkerama sejenak dengan Presiden Prabowo. Hal itu dikatakan Romo Agus, Kamis (7/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Filipina, Idola 92.6 FM-Kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Cebu, Filipina, dalam rangka menghadiri KTT ASEAN ke-48 disambut hangat dan antusias oleh diaspora Indonesia yang tinggal di negara tersebut. Salah satunya adalah Romo Agus Sudaryanto, seorang pastor di Santo Vincent Cebu.
Ia mengaku senang sekaligus terharu akhirnya bisa bertatap muka secara langsung dan bercengkerama sejenak dengan Presiden Prabowo. “Selama ini hanya bisa lihat dari video beliau kunjungan ke luar negeri, tapi sekarang on the spot. Malah tadi ditanya-tanya,” ujar Romo Agus, Kamis (7/5).
Romo Agus juga menceritakan kegembiraannya karena sempat berbincang santai dengan Prabowo mengenai kehidupannya selama tinggal di Filipina. Ia menyampaikan kepada Prabowo bahwa dirinya telah menetap di Cebu selama 15 tahun.
“Tadi ditanya asal dari mana? Dari Madiun. Oh sudah lama. Sudah bisa bahasa sini? Oh iya iya Bapak,” cerita Romo Agus.
Lebih lanjut, Romo Agus menilai kehadiran Prabowo di tengah diaspora Indonesia membawa kebanggaan tersendiri. Ia bahkan menyebut sosok Prabowo semakin dikenal luas, termasuk di Filipina.
“Bapak Presiden kita ini mendunia khususnya di negara tetangga, khususnya negara Filipina di mana kita ini tinggal,” katanya.
Romo Agus menambahkan, masyarakat Filipina kerap bertanya tentang Indonesia. Karena itu, dirinya merasa bangga dapat memperkenalkan Indonesia melalui kepemimpinan era Prabowo yang mumpuni.
“Orang Filipina sering bertanya bagaimana Indonesia, dan kami memiliki Presiden Prabowo Subianto yang begitu luar biasa. Itulah, kesannya senang,” imbuhnya. (her/dav)
Diaspora Indonesia di Filipina Apresiasi Perhatian Prabowo terhadap WNI di Luar Negeri
Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka menghadiri KTT Ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, mendapat sambutan hangat dari diaspora Indonesia di negara tersebut. Mereka menilai Prabowo merupakan sosok yang memiliki perhatian besar terhadap warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri, yang tercermin dari sikapnya yang ramah dan kesediaannya meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan diaspora Indonesia. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Filipina, Idola 92.6 FM-Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka menghadiri KTT Ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, mendapat sambutan hangat dari diaspora Indonesia di negara tersebut.
Mereka menilai Prabowo merupakan sosok yang memiliki perhatian besar terhadap warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri, yang tercermin dari sikapnya yang ramah dan kesediaannya meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan diaspora Indonesia.
Salah satunya disampaikan oleh Dini, seorang WNI yang telah bermukim selama sembilan tahun di Filipina. Ia mengatakan bahwa ketika tiba di Filipina, Prabowo menyempatkan diri berbincang dengan diaspora Indonesia yang menyambut kedatangannya.
Menurut Dini, sikap tersebut mencerminkan keramahan dan perhatian Prabowo terhadap WNI di luar negeri.
“Beliau (Prabowo) orangnya yang pasti ramah. Bisa bercengkrama dengan beberapa diaspora dan masih bisa menanyakan beberapa hal sebagai sambutan saat kedatangan,” ujar Dini saat ditemui, Kamis (7/5).
Oleh karena itu, ia mengaku bangga sebagai WNI karena mendapat perhatian langsung dari Prabowo. Ia juga mengapresiasi pemerintah karena telah memberinya kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan Prabowo meski hanya dalam waktu singkat.
“Saya bangga sebagai diaspora bisa mewakili negara saya untuk menyambut kehadiran Pak Presiden di sini. Kesempatan ini pastinya datang tidak berkali-kali, atau mungkin bisa dibilang sekali dalam seumur hidup saya,” imbuhnya.
Ungkapan senada juga disampaikan Ronald, seorang dokter yang juga bermukim di Filipina. Ia mengaku gembira dapat bertemu dan berbincang langsung dengan Prabowo, yang dinilainya ramah dan dekat dengan diaspora Indonesia di luar negeri.
Selain itu, ia juga menyampaikan harapan bahwa Prabowo dapat menjadi sosok pemimpin yang dapat semakin merekatkan kerja sama antarnegara Asia Tenggara di KTT ASEAN tahun ini.
“Sesuai tema KTT ASEAN kali ini, ‘Navigating Our Future, Together’, jadi saya harap Bapak Prabowo bisa membawa Indonesia dan kawasan ASEAN lebih solid lagi,” ujar Ronald. (her/dav)
Indonesia Ajak Negara-negara ASEAN Kerja Sama Lebih Erat Hadapi Krisis Global
Menteri Luar Negeri Sugiono mengajak negara-negara ASEAN mempererat kerja sama dalam menghadapi krisis global akibat konflik yang terus berlanjut di Timur Tengah dan berbagai tantangan di kawasan. Menurut Sugiono, ASEAN merupakan mitra yang terpercaya dan dapat diandalkan. Hal itu dikatakan Sugiono dalam pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (ASEAN Foreign Minister’s Meeting/AMM) di Cebu, Filipina, Kamis (7/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Menteri Luar Negeri Sugiono mengajak negara-negara ASEAN mempererat kerja sama dalam menghadapi krisis global akibat konflik yang terus berlanjut di Timur Tengah dan berbagai tantangan di kawasan. Menurut Sugiono, ASEAN merupakan mitra yang terpercaya dan dapat diandalkan.
“Di tengah dunia yang semakin tidak menentu, ASEAN tetap menjadi mitra yang terpercaya, stabil, dan dapat diandalkan,” kata Sugiono dalam pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (ASEAN Foreign Minister’s Meeting/AMM) di Cebu, Filipina, Kamis (7/5).
Pada kesempatan itu, dia pun mengapresiasi inisiatif keketuaan Filipina dalam mengkoordinasikan respons bersama ASEAN terhadap krisis yang dihadapi saat ini.
Sugiono menilai semakin banyaknya negara yang bergabung dalam Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC) mencerminkan kepercayaan yang terus berlanjut terhadap ASEAN. Ia menegaskan kemitraan yang dijalin ASEAN dengan mitra wicara harus terus diperkuat demi mencapai hasil yang konkret dan konstruktif untuk isu-isu yang menjadi kepentingan bersama.
Karena itu, Sugiono menyampaikan dukungan Indonesia untuk Turkiye agar segera menjadi mitra wicara ASEAN demi memperluas kemitraan ASEAN. Selain itu, ia kembali menyerukan pentingnya stabilitas Myanmar, serta dukungan terhadap Timor-Leste sebagai anggota baru ASEAN.
Antisipasi Perlambatan Ekonomi
Selanjutnya, dalam pertemuan ke-27 Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Community Council/AECC) di Cebu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan untuk pertama kalinya setelah pandemi, kinerja perekonomian ASEAN menghadapi risiko perlambatan akibat konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS). Konflik telah menyebabkan dampak beruntun dari keterbatasan suplai energi hingga lonjakan harga-harga komoditas dan pangan di kawasan.
Airlangga yang juga menjadi Ketua Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN Indonesia menyebutkan sejumlah langkah konkret untuk mengatasi disrupsi akibat perang dan konflik global. Di antaranya dengan menguatkan ketahanan energi dan mengoptimalisasi platform kerja sama.
“Untuk mengatasi disrupsi, diperlukan ketahanan energi, optimalisasi platform kerja sama yang ada, dan fokus pada penguatan perdagangan antar anggota ASEAN dengan mitra strategis, seperti ASEAN Plus One FTAs dan the Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP)serta memanfaatkan kerja sama ketahanan energi seperti ASEAN Power Grid (APG) and ASEAN Framework Agreement on Petroleum Security (APSA),” kata Airlangga.
Selain itu, memanfaatkan kekuatan sentralitas ASEAN untuk membangun rantai pasok yang tangguh di kawasan. (her/dav)
Makkah Resmi Pusat Haji Indonesia: Jemaah Wajib Tahu Kiat Jaga Kesehatan Jelang Armuzna
Makkah kini pusat pelayanan haji Indonesia. Jemaah gelombang kedua mulai tiba 7 Mei 2026, menyusul 110 kloter sebelumnya. Pemerintah memperketat pengawasan dan mengimbau jemaah menjaga stamina serta fokus persiapan fisik jelang puncak Armuzna. Kemenhaj melarang ziarah demi kesehatan jemaah.
Gus Ipul Sambangi KPK: Pengadaan Sekolah Rakyat Disorot Tajam, Ada Apa Sebenarnya?
loading…
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026) pagi. Foto: Nur Khabibi
JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026) pagi. Gul Ipul beserta rombongan tiba di kantor Lembaga Antirasuah sekitar pukul 09.35 WIB dengan mengenakan mobil listrik.
“Saya memang meminta waktu untuk bisa melakukan silaturahmi, konsultasi, minta nasihat, dan sekaligus menyampaikan perkembangan-perkembangan pengadaan barang dan jasa di Kemensos,” kata Gus Ipul.
Dia mengungkapkan datang bersama semua pihak yang memiliki tanggung jawab terkait pelaksanaan barang dan jasa di Kemensos. Sementara Wamensos Agus Jabo Priyono hadir lebih awal pada pukul 09.13 WIB.
Noel Ebenezer: Sidang Tuntutan Resmi Ditetapkan 18 Mei 2026
loading…
Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel. Foto: Nur Khabibi
JAKARTA – Sidang pembuktian terkait kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan terdakwa Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel telah rampung. Persidangan itu akan memasuki babak baru, yakni pembacaan surat tuntutan oleh jaksa penuntut umum.
“Pemeriksaan dinyatakan selesai, waktunya untuk memberikan kesempatan kepada Penuntut Umum mengajukan tuntutan pidana terhadap diri terdakwa,” kata Ketua Majelis Hakim Nur Sari Baktiana saat sidang pada Kamis (7/5/2026).
Hakim menyebutkan, sidang untuk membacakan surat tuntutan dijadwalkan dua pekan yang akan datang, yakni Senin, 18 Mei 2026. “Terdakwa baik-baik dan sehat di dalam tahanan,” ujarnya.
“Kita akan buka kembali sidang untuk Saudara pada hari Senin tanggal 18 Mei 2026 dengan agenda tuntutan pidana dari penuntut umum,” sambungnya.
Respons Noel Jelang Tuntutan
Sementara itu, Noel berharap hukuman yang ia terima akan setimpal dengan apa yang ia berbuat. “Kita berharap tetap pada komitmen saya, kalau memang terbukti saya memeras pengusaha PJK III hukum mati,” ujar Noel saat ditemui seusai persidangan.
“Tapi jika tidak anggap ini sebuah cobaan untuk saya, ya saya hanya minta hukuman seadil-adilnya. Saya tidak bisa menghindarkan hukuman buat saya kok,” sambungnya.
Dakwaan Noel
Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel melakukan pemerasan sebesar Rp6,5 miliar (Rp6.522.360.000) terkait pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).