RESMI! Harga HP Vivo & iQOO Naik April 2026, Ini Daftar Terbaru yang Wajib Anda Ketahui

Vivo dan iQOO menyesuaikan harga ponsel pintar di Indonesia mulai April 2026. Sejumlah model dari seri Y, V, hingga iQOO mengalami kenaikan harga signifikan. Peningkatan ini dipicu lonjakan harga komponen inti global seperti RAM dan chipset, akibat tingginya permintaan untuk teknologi AI. Cermati daftar harga terbaru.

288
RESMI! Harga HP Vivo & iQOO Naik April 2026, Simak Daftar Terbaru

Raksasa teknologi Tiongkok, Vivo, secara mengejutkan menaikkan harga sejumlah lini ponsel pintar dan sub-brand iQOO di pasar Indonesia mulai April 2026. Kenaikan signifikan, mencapai Rp1 juta pada model tertentu, langsung memukul daya beli konsumen di tengah gejolak ekonomi, dengan alasan kelangkaan komponen global akibat masifnya pengembangan teknologi Kecerdasan Buatan (AI).

Pukulan Harga di Seluruh Segmen

Penyesuaian harga ini menyasar berbagai segmen, dari seri Y kelas entri hingga seri V kelas menengah, dan lini performa tinggi iQOO seri Z. Fluktuasi harga bervariasi, mulai dari Rp200.000 hingga Rp800.000, bahkan mendekati Rp1 juta pada model tertentu jika dibandingkan harga awal tahun. Kenaikan terendah tercatat pada Vivo Y19sGT 5G (6 GB/128 GB), yang melonjak Rp200.000 menjadi Rp2.199.000.

Namun, pukulan terberat terasa pada Vivo V60 Lite (8 GB/256 GB) dan iQOO Z10 5G (12 GB/512 GB), yang masing-masing mengalami peningkatan harga Rp800.000. iQOO Z10 5G, misalnya, kini menuntut konsumen merogoh kocek Rp5.499.000 dari sebelumnya Rp4,6 jutaan. Model lain seperti Vivo Y19sGT 5G (8/256) naik Rp400.000 menjadi Rp2.799.000, Vivo V60 Lite (8/128) naik Rp600.000 menjadi Rp4.699.000, dan iQOO Z10 5G (12/256) naik Rp600.000 menjadi Rp4.899.000.

Dalang di Balik Kenaikan: Ambisi AI Global

PR Manager Vivo Indonesia, Alexa Tiara, mengklaim penyesuaian harga merupakan “hasil evaluasi rutin” perusahaan. Tiara menegaskan, perubahan harga bersifat selektif, berdasarkan “spesifikasi perangkat, segmentasi pasar, dan yang paling krusial adalah struktur biaya komponen.”

Tiara menunjuk langsung pada kenaikan harga komponen inti global sebagai dalang utama. “Industri semikonduktor menghadapi tantangan besar akibat tingginya permintaan terhadap RAM, media penyimpanan, dan chipset,” ujar Tiara. Ia menjelaskan, kelangkaan pasokan memori global menjadi isu sentral, dipicu “masifnya perkembangan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan teknologi besar di seluruh dunia.” Server AI yang “haus” memori dan daya pemrosesan menyedot sebagian besar pasokan, memaksa produsen perangkat konsumen berebut komponen dan pada akhirnya mendongkrak harga jual ke konsumen akhir.

Kenaikan harga ini bukan sekadar penyesuaian pasar biasa, melainkan cerminan telanjang dari tekanan rantai pasok global yang dipicu persaingan teknologi raksasa. Konsumen Indonesia, yang daya belinya sedang diuji, kini harus menanggung beban tambahan demi ambisi inovasi AI di belahan dunia lain. Kebijakan ini menegaskan dilema tajam antara tuntutan teknologi canggih dan kemampuan masyarakat mengakses perangkat esensial.

More like this
Lenovo Luncurkan Tablet Tanpa Baterai: Tamat Cerita Baterai Rusak

Terobosan Lenovo: Tablet Terbaru Hidup Tanpa Baterai, Tamat Sudah Cerita Baterai Rusak!

admin
TCL C8L Mini LED: 98-inch, 6,000 Nits Brightness Shatters TV Standards

TCL C8L Meluncur: Mini LED 98 Inci, 6.000 Nits Menggebrak Standar Kecerahan TV!

admin