Prabowonomics: Menguak Dilema Ideologis Antara Sosialisme dan Kapitalisme
Muhammad Syarkawi Rauf membahas pandangan ekonom peraih Nobel tentang institusi ekonomi dan kemakmuran negara. Institusi inklusif disebut mendorong pertumbuhan jangka panjang. Namun, pertumbuhan tinggi China dengan kapitalisme negara menantang teori ini. Profesor Keyu Jin juga memberikan perspektif baru tentang ekonomi China.
PS5 Pro Resmi di Indonesia: Rp15,4 Juta, Dilema Harga untuk Gamer
PlayStation 5 Pro (PS5 Pro) resmi rilis di Indonesia pada 20 Mei 2026 seharga Rp15.499.000. Konsol Sony ini hadir dengan grafis 4K PSSR berbasis AI, Advanced Ray Tracing, dan SSD 2TB. Ketersediaan sempat tertunda karena regulasi Wi-Fi 7.
Bukan Manja, Anak Bungsu: Dilema Pahit Antara Meraih Cita
Ada yang bilang anak bungsu itu selalu dimanja, sehingga hidupnya tak seberat kakak-kakak mereka. Usia mereka pun paling muda jadi mereka paling disayang oleh orang tuanya. Mau sebesar apapun fisik anak bungsu, orang tua akan tetap menganggap mereka anak paling kecil. Jadinya, saudara yang lain selalu diminta untuk mengalah pada mereka.
Terdengar istimewa, tapi sebetulnya di dalam hatinya penuh perasaan dilema.
Sebagai anak bungsu dari 5 bersaudara, saya mengamini narasi di atas. Saya kerap merasa dianggap anak kecil oleh orang tua saya. Tapi, hal itu bukan berarti hidup kami, para anak bungsu ini, penuh bahagia tanpa depresi. Kami selalu dihantui oleh perasaan ketakutan tak bisa membalas jasa orang tua kita. Apalagi di usia kami yang menyentuh 25, orang tua kami pun sudah masuk usia senja.
Ditinggal saudara dan dituntut membahagiakan orang tua
Saat anak bungsu masuk usia 25 tahun hal yang paling mungkin terjadi yakni saudara mereka telah berkeluarga. Bukan hanya punya pasangan, tapi masing-masing dari mereka sudah punya anak yang membutuhkan kasih sayangnya. Maka, hal demikian sudah maklum kalau perhatian mereka akan terpecah. Hidup tak bisa lagi sepenuhnya untuk orang tua, apalagi adiknya. Tentu, kasih sayang yang paling utama adalah untuk anaknya sendiri.
Kita tak perlu memungkiri hal ini, setiap orang pasti punya prioritas masing-masing.
Nah, dari kondisi tersebut siapa lagi yang bisa diharapkan harus selalu ada untuk orang tua selain anak bungsu. Anak bungsu adalah komposisi paling ideal untuk menemani orang tua. Katanya, masih muda, jalannya masih panjang, hanya buang-buang waktu kalau cuma buat senang-senang di luar. Lebih baik menemani orang tua saja di rumah!
Ya, hal tersebut memang betul. Tapi, ketika kakak-kakak kita sudah pindah, pastilah rumah terasa sangat berubah. Terasa sepi dan sunyi!
Ingin berkontribusi, tapi belum jadi apa-apa
Anak bungsu bukan tidak mau membantu dan membahagiakan orang tua, tapi apa yang bisa diharapkan dari manusia berusia 25 tahun. Di usia itu, anak bungsu baru saja meniti karir. Gajinya nggak seberapa, bahkan banyak yang masih jauh dari UMR. Berbeda kalau sudah menyentuh usia 30an, mungkin finansial mereka sudah agak stabil dan mapan.
Saya sebut mungkin ya karena sebetulnya sulit juga untuk mencapainya!
Oke, katanya, orang tua hanya butuh tinggal bersama anaknya, bukan duitnya. Tapi, kami sebagai anaknya juga membatin, “apakah kita cuma jadi beban saja di keluarga?” Di sisi lain, memang hanya anak bungsu yang jadi harapan terakhir orang tua. Sebab sekali lagi, kakak-kakak mereka sudah berkeluarga semua.
Anak bungsu harus menggeser dulu cita-cita
Konon katanya, manusia itu akan terus hidup jika punya harapan dan cita-cita. Dengan cita-cita, kita akan memiliki rencana yang harus dilakukan, mana yang perlu dikejar, dan jalan mana yang akan kita lewatkan. Intinya, akan lebih tersusun. Tapi, bagi anak bungsu, harapan dan cita-cita itu kadang harus digeser dulu. Ya, nanti-nanti dulu aja kali ya.
Hal ini bukan karena anak bungsu itu santai, malas, atau manja, tetapi karena cita-cita mereka berada pada orang tuanya. Yang paling utama adalah bagaimana orang tua mereka bahagia. Sebab, melihat usia orang tua yang semakin senja seperti tidak ada waktu lain untuk mengejar cita-cita. Demikianlah nasib anak bungsu yang penuh dilema. Luarnya saja terlihat seperti anak kecil, padahal di dalamnya mereka juga pusing!
Nah maka dari itu, mewakili para anak bungsu di dunia, saya ingin berpesan kepada kakak-kakak sekalian sebelum tulisan ini ditutup. Tengoklah sejenak adik dan orang tua kalian. Pasti mereka merasa sepi. Terkadang kasih sayang bukan cuma tentang uang kok, tapi juga kehadiran yang tulus dari orang-orang tersayang!
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Lenovo dan Nvidia berkolaborasi menghadirkan solusi Hybrid AI untuk sektor enterprise. Inisiatif ini menawarkan integrasi kecerdasan buatan yang efisien dan hemat biaya, mendukung performa tinggi. Solusi ini menyediakan infrastruktur fleksibel untuk operasional bisnis, meliputi on-premise, cloud, dan edge. Fokusnya pada efisiensi energi dan peningkatan produktivitas melalui AI generatif.
Dilema Pasangan Baru Menikah: Pilih Kos atau Kontrak Rumah Agar Lebih Hemat dan Nyaman?
Pasangan muda setelah menikah sering memilih antara kos atau kontrak rumah. Kos menawarkan kepraktisan, biaya lebih hemat, dan kontrol pengeluaran. Kontrak rumah menyediakan ruang lebih luas, privasi, serta kebebasan. Pilihan tempat tinggal ini bergantung pada kondisi finansial, gaya hidup, dan prioritas masing-masing pasangan.
Jalanan Macet Akibat Takjil: Mengupas Tuntas Dilema di Balik Niat Mulia Ramadan
Pembagian takjil di pinggir jalan saat Ramadan kerap menciptakan kemacetan lalu lintas. Niat baik berbagi rezeki sering mengganggu arus kendaraan, memaksa pengendara melambat atau berhenti mendadak. Penataan lokasi sedekah takjil lebih teratur penting agar tradisi ini tidak menghambat mobilitas publik dan menjaga ketertiban jalan raya.
Dilema Guru Honorer: Rangkap Jabatan Berujung Tersangka, Habiburokhman Buka Fakta
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyoroti penetapan tersangka guru honorer Probolinggo, Muhammad Misbahul Huda (MMH), oleh Kejaksaan Negeri. MMH diduga rangkap jabatan Pendamping Lokal Desa (PLD). Habiburokhman menyesalkan penetapan ini, mengingatkan Jaksa berpedoman KUHP baru soal mens rea.
Robot Anjing: Masa Depan Peliharaan atau Dilema Etika Baru?
Robot vulkanolog berkaki empat sukses diuji coba di Gunung Etna, Italia. “Anjing Vulkanolog” ini dilengkapi sensor canggih untuk menganalisis gas vulkanik. Mampu eksplorasi zona berbahaya, teknologi ini meningkatkan akurasi prediksi letusan gunung api dan mitigasi bencana, menyelamatkan nyawa.