Prabowo Hadir Langsung di DPR: Sinyal Optimisme & Kepastian Arah Negara Terungkap Jelas
loading…
Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia Chamad Hojin menilai pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR terkait KEM-PPKF RAPBN 2027 membawa pesan optimisme yang kuat. Foto/Ist
JAKARTA – Direktur Eksekutif Pusat Polling Indonesia (Puspoll Indonesia) Chamad Hojin menilai pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa pesan optimisme yang kuat. Hal itu di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh tekanan.
Substansi pidato Presiden tidak hanya berbicara mengenai target-target ekonomi makro seperti pertumbuhan, inflasi, dan fiskal negara. Tetapi juga memperlihatkan arah pembangunan yang ingin memastikan pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat luas.
“Pidato Presiden Prabowo di DPR membawa pesan optimisme yang tidak main-main. Target pertumbuhan, penurunan kemiskinan dan pengangguran, serta komitmen menjaga rasio gini agar tidak semakin timpang menunjukkan bahwa pemerintah sedang mencoba merumuskan agenda pembangunan yang tidak sekadar mengejar angka, tetapi juga memperhatikan siapa yang benar-benar merasakan pertumbuhan itu,” ujar Chamad Hojin di Jakarta, Rabu (20/5/2025).
Ancaman Aset Negara Mengemuka: Gugatan PLK di PTUN Jakarta Jadi Ujian Penting
loading…
Fitra Kadarina, S.H., M.H., selaku Ketua Tim Advokasi Direktorat Badan Usaha Ditjen AHU Kementerian Hukum RI, usai persidangan yang digelar pada Rabu (20/5/2026).
JAKARTA – Gugatan yang diajukan Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) terhadap Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum RI di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta dinilai berpotensi menjadi ancaman serius bagi kepemilikan aset negara yang sah.
Hal tersebut disampaikan oleh Fitra Kadarina, S.H., M.H., selaku Ketua Tim Advokasi Direktorat Badan Usaha Ditjen AHU Kementerian Hukum RI, usai persidangan yang digelar pada Rabu (20/5/2026). Dalam sidang tersebut, pihak penggugat menghadirkan Adrian Rompis, dosen Hukum Administrasi Negara dari Universitas Padjadjaran, sebagai saksi ahli.
Menurut Fitra, gugatan yang diajukan PLK tidak bisa dipandang sebagai perkara biasa karena berpotensi berdampak langsung terhadap pengamanan aset negara.
“Menurut saya, ini merupakan ancaman terhadap aset negara. Apalagi saat ini Presiden sedang gencar melakukan upaya pengamanan aset negara,” ujar Fitra kepada awak media usai sidang.
Fitra juga menyoroti keterangan saksi ahli dari pihak penggugat yang dinilainya tidak independen dan tidak sepenuhnya merujuk pada dasar hukum yang berlaku.
“Banyak keterangannya tidak merujuk pada peraturan perundang-undangan. Keahliannya perlu dipertanyakan, apakah benar didasarkan pada hukum yang berlaku atau tidak,” katanya.
Pendapatan Negara Naik 13 Persen, Rasio Defisit APBN April Menurun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan defisit APBN April 2026 mencapai Rp164,4 triliun (0,64% PDB). Rasio ini menurun dari Maret 2026, didukung peningkatan pendapatan negara 13,3% menjadi Rp918,4 triliun. Keseimbangan primer surplus Rp28 triliun. Belanja negara tumbuh 34,3% hingga periode ini, mendorong aktivitas ekonomi.
6 Pesawat Rafale Indonesia Akhirnya Datang! Prabowo: Pertahanan Kunci Stabilitas Negara
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penguatan pertahanan nasional sebagai kunci menjaga stabilitas dan kedaulatan negara. Apalagi dihadapkan dengan situasi geopolitik global yang penuh ketidakpastian. Hal itu disampaikan Prabowo usai menerima secara resmi penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis untuk TNI Angkatan Udara di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penguatan pertahanan nasional sebagai kunci menjaga stabilitas dan kedaulatan negara. Apalagi dihadapkan dengan situasi geopolitik global yang penuh ketidakpastian.
Hal itu disampaikan Prabowo usai menerima secara resmi penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis untuk TNI Angkatan Udara di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5).
Indonesia menerima enam pesawat tempur Dassault Rafale, empat pesawat angkut VIP Dassault Falcon 8X, satu pesawat angkut Airbus A400M Atlas, serta sistem persenjataan modern rudal Meteor dan Smart Weapon Hammer.
“Saudara-saudara sekalian, tadi baru saja kita menerima secara resmi penambahan alutsista untuk angkatan udara,” ujar Prabowo.
Penambahan alutsista ini merupakan bagian dari program modernisasi alutsista nasional yang dilakukan Prabowo pada saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan di periode pemerintahan sebelumnya.
Prabowo menyatakan penambahan alutsista tersebut merupakan salah satu tonggak penting dalam memperkuat kemampuan pertahanan nasional.
Menurutnya, Indonesia harus terus meningkatkan kekuatan pertahanan sebagai penangkal terhadap berbagai potensi ancaman.
“Ini saya kira salah satu tonggak penambahan kekuatan. Kita harus terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal, sebagai deterrent. Kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri,” tegasnya.
Prabowo juga menyoroti dinamika geopolitik dunia yang saat ini dipenuhi ketidakpastian. Karena itu, Prabowo menilai pertahanan menjadi syarat utama untuk menjaga stabilitas dan menjamin kedaulatan bangsa.
“Tapi, kita lihat kondisi geopolitik dunia penuh dengan ketidakpastian, dan kita tahu bahwa pertahanan syarat utama untuk stabilitas. Jaminan bahwa kita bisa berdaulat,” kata Prabowo.
Ke depan, pemerintah akan terus membangun dan memperkuat kemampuan pertahanan nasional demi menjaga keamanan wilayah udara, laut, dan daratan Indonesia.
“Dalam waktu yang akan datang terus akan kita bangun kekuatan kita. Kita ingin mengamankan wilayah udara, wilayah laut, dan tentunya wilayah daratan kita,” imbuhnya.
Kehadiran Rafale akan meningkatkan kemampuan tempur udara Indonesia, baik dalam operasi udara-ke-udara maupun udara-ke-darat. Sementara kehadiran Falcon 8X mendukung mobilitas strategis dan misi pengawasan.
Di sisi lain, A400M MRTT memperkuat kemampuan angkut logistik serta pengisian bahan bakar di udara untuk operasi jarak jauh. Adapun Radar GCI GM403 berperan penting dalam sistem deteksi dini dan pengendalian pertahanan udara nasional guna menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia. (her/dav)
Prabowo: Tidak Ada Negara yang Bisa Bertahan Tanpa Produksi Pangan yang Berkesinambungan
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan ketahanan pangan menjadi faktor utama yang menentukan keberlangsungan sebuah negara. Menurutnya, tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa produksi pangan yang aman dan berkesinambungan. Hal ini disampaikan saat menyampaikan pidato dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta Launching Operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Tuban, Sabtu (16/5). (Foto: Tangkapanlayar YouTube Setpres)
Tuban, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan ketahanan pangan menjadi faktor utama yang menentukan keberlangsungan sebuah negara. Menurutnya, tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa produksi pangan yang aman dan berkesinambungan.
Hal ini disampaikan saat menyampaikan pidato dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta Launching Operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Tuban, Sabtu (16/5).
“Aman, tertib, dan lancarnya suatu negara sangat ditentukan oleh pangan,” ujar Prabowo dalam sambutannya.
Prabowo mengatakan pandangannya soal pentingnya pangan didapat dari pengalaman mempelajari sejarah dan tata kelola negara. Ia menilai produksi pangan tidak cukup hanya berhasil dalam satu musim panen, tetapi harus terus terjaga dalam jangka panjang.
“Tidak mungkin suatu negara bertahan tanpa produksi pangan yang lancar, yang aman, yang berkesinambungan. Bukan sekali panen bagus, besok-besoknya tidak bagus,” jelasnya.
Prabowo juga mengungkap alasan dirinya merasa dekat dengan petani. Menurut dia, pengalamannya sebagai komandan pasukan tempur membuatnya memahami betapa pentingnya ketersediaan pangan dalam mendukung operasi militer.
“Kalau mau berangkat operasi tempur yang kita cek bukan peluru, tapi ada beras nggak,” katanya.
Prabowo menjelaskan setiap operasi militer selalu dihitung berdasarkan ketersediaan logistik pangan, terutama beras. Ketahanan pasukan, kata dia, sangat bergantung pada pasokan makanan.
Menurutnya, tanpa pasokan pangan yang cukup, tentara juga akan kesulitan menjalankan tugas di lapangan. Karena itu, prajurit sejak awal diajarkan untuk mampu bertahan hidup dan mencari makanan sendiri saat kondisi darurat.
“Kalau ada beras kita hitung berasnya kuat untuk berapa hari. Kalau berasnya kuat untuk lima hari ya lima hari kita operasi, kalau 14 hari ya 14 hari kita operasi. Bayangkan saudara-saudara kalau nggak ada beras? Tentara itu juga susah dia beroperasi,” imbuhnya.
Prabowo kemudian mengenang perjuangan pahlawan kemerdekaan yang hidup dengan keterbatasan. Saat itu, kata dia, perjuangan para pahlawan tetap membara berkat para petani. Sebab, belum ada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bisa membiayai.
“Sejarah bangsa mengajarkan kepada kita, waktu kita perang kemerdekaan dulu itu nggak ada APBN, tentara nggak ada gajinya, polisi nggak ada gajinya, nggak ada surat keputusan. Waktu itu para petani yang dukung tentara dan polisi. Rakyat desa keluar memberi makan kepada kita, memberi minum kepada kita. Mereka punya pisang dikasih, punya ubi dikasih, punya tiwul dikasih,” ucapnya.
Dari pengalaman tersebut, Prabowo mengaku semakin menyadari pentingnya peran petani dan nelayan bagi bangsa. Ia menilai kedua kelompok itu merupakan produsen pangan utama yang menopang kehidupan seluruh rakyat Indonesia.
“Itulah sejarah bagaimana saya semakin sadar pentingnya para petani dan nelayan. (Mereka) adalah produsen makan untuk seluruh bangsa dan negara,” kata Prabowo. (her/dav)
Prabowo Tegaskan Pentingnya Ketahanan Pangan Sebuah Negara: Kalau Bangsa Ini Lapar, Saya yang Bertanggung Jawab
Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti pentingnya ketahanan pangan bagi sebuah bangsa saat meresmikan beroperasinya 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5). (Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Nganjuk, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti pentingnya ketahanan pangan bagi sebuah bangsa saat meresmikan beroperasinya 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).
“Saya sebagai Presiden, mandataris rakyat. Saya yang disumpah. Saya bertanggung jawab kalau bangsa ini lapar. Tidak akan ada orang lain yang akan dihujat,” kata Prabowo.
Pernyataan Prabowo itu merujuk pada keseriusan pemerintah dalam menjawab persoalan masyarakat. Salah satunya adalah dengan KDKMP yang bisa menjadi jawaban atas masalah ekonomi masyarakat di desa, seperti persoalan tengkulak, ketiadaan cold storage untuk menyimpan hasil tangkapan ikan, kelangkaan barang, akses pembiayaan, dan lain-lain.
Sebanyak 1.061 gerai KDKMP yang sudah beroperasi ini tersebar di dua provinsi, yakni 530 gerai di Jawa Timur dan 531 gerai di Jawa Tengah. Hingga 15 Mei 2026, sebanyak 9.182 gerai KDKMP sudah selesai dibangun.
Prabowo menargetkan pembangunan 80.000 gerai KDKMP di seluruh Indonesia. Koperasi ini diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa mulai dari penyediaan sistem logistik, offtaker hasil panen petani, distribusi barang subsidi dan nonsubsidi, pusat distribusi keuangan yang disubsidi negara, pemberdayaan UMKM desa, hingga penguatan rantai distribusi pangan nasional.
“Saya kira ini prestasi bangsa Indonesia. Sudah terlalu lama bangsa kita dianggap remeh bangsa-bangsa lain. Kita dianggap bangsa yang lemah,” kata Presiden.
Prabowo juga kerap menekankan bahwa Indonesia adalah negara besar, negara kaya. Presiden ingin masyarakat Indonesia tidak inferior.
“Kitaterlalu lama mengidap semacam rasa rendah diri. Kita berprestasi, kita (malah) dihina. Perjuangan yang tidak ringan,” katanya.
Empati besar yang tumbuh dalam diri Prabowo ini juga lahir karena dia adalah mantan tentara. Berkali-kali menjadi komandan di kesatuan TNI.
Prabowo bercerita, sebagai mantan panglima dan komandan pasukan tempur, yang dia pikirkan tidak hanya peluru, tapi juga ketersediaan beras. “Kalau pasukan tidak makan,tidak bisa perang,” katanya.
Prabowo juga ingat betul rakyat selalu berada di belakang tentara di masa kemerdekaan Indonesia. Bahkan, kata Prabowo, rakyat yang memberi makantentara.
Oleh karena itu, program prioritas nasional yang digagas Prabowo selalu bersentuhan langsung dengan kesejahteraan rakyat. Seperti, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diciptakan agar anak-anak Indonesia bisa mendapatkan gizi yang cukup.
Lalu, KDKMP diproyeksikan untuk mengangkat ekonomi dari bawah. Ada juga Kampung Nelayan Merah Putih yang tujuan utamanya adalah menyejahterakan masyarakat pesisir, yakni nelayan.
“MBG ini sangat penting. Kita topang dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kita topang lagi, sebentar lagi, desa-desa nelayan. Di ujung semua itu hilirisasi industri,” kata Prabowo. (her/dav)
Imbas Selat Hormuz Ditutup, Prabowo Ungkap Banyak Negara Minta Pupuk dari Indonesia
loading…
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Museum Marsinah dan rumah singgah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Foto: Tangkapan layar
NGANJUK – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa banyak negara di dunia saat ini kesulitan hingga panik karena gejolak perang di Timur Tengah. Dia mengaku mendapatkan laporan bahwa negara-negara lain ingin membeli beras dari Indonesia.
Prabowo mengungkapkan, penutupan Selat Hormuz akibat perang mempengaruhi banyak hal, terutama pengiriman pupuk. “Sekarang banyak negara yang kesulitan yang panik karena perang di Timur Tengah, Selat Hormuz ditutup, 20 persen BBM dunia lewat Selat Hormuz, berarti pupuk terpengaruh karena banyak pupuk berasal dari minyak dan gas pupuk dari urea, urea sangat dibutuhkan,” kata Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan rumah singgah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Ia mengaku mendapat laporan dari Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman terkait banyaknya negara yang membeli pupuk dari Indonesia. Prabowo menyebut Indonesia kini berada di pihak yang memberi bantuan.
Hormati Putusan MK, Otorita IKN: Pemindahan Ibu Kota Negara Tunggu Keppres
loading…
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan Jakarta masih sebagai Ibu Kota Negara. Foto/SindoNews
JAKARTA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) buka suara terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 71/PUU-XXIV/2026 tentang Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. Dalam putusannya, MK menegaskan Jakarta masih memegang status sah sebagai Ibu Kota Negara.
“Otorita Ibu Kota Nusantara menghormati seluruh proses konstitusional yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi sebagai bagian dari mekanisme demokrasi dan negara hukum di Indonesia,” ujar Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw, Kamis (14/5/2026).
Menurut Troy, putusan Mahkamah Konstitusi ini semakin memperjelas pemindahan Ibu Kota Negara ke Ibu Kota Nusantara berlaku efektif setelah ditetapkannya Keputusan Presiden (Keppres) sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.
Saat ini, pembangunan IKN terus berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan Pemerintah. Pembangunan infrastruktur dasar, kawasan pemerintahan, ekosistem bisnis, serta pelayanan publik menunjukkan progres yang positif dan konsisten.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga optimisme, stabilitas, dan kepercayaan publik terhadap pembangunan IKN sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang lebih maju, modern, dan berdaya saing,” ucapnya.
Uang Rp10 Triliun Kembali ke Negara, Prabowo: Bisa Renovasi 5.000 Puskesmas
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa dana sebesar Rp10,2 triliun yang berhasil diselamatkan negara dapat langsung dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, termasuk renovasi ribuan puskesmas di seluruh Indonesia yang selama puluhan tahun belum pernah diperbaiki. Hal itu dikatakan Prabowo di Kejaksaan Agung RI, Kamis (13/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa dana sebesar Rp10,2 triliun yang berhasil diselamatkan negara dapat langsung dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, termasuk renovasi ribuan puskesmas di seluruh Indonesia yang selama puluhan tahun belum pernah diperbaiki.
Prabowo menyatakan bahwa dana Rp10,2 triliun yang baru berhasil dikembalikan kepada negara tersebut dapat digunakan untuk merenovasi sekitar 5.000 puskesmas.
“Saudara-saudara, hari ini artinya kita bisa selesaikan 5.000 puskesmas,” kata Prabowo di Kejaksaan Agung RI, Kamis (13/5).
Prabowo menegaskan bahwa penyelamatan kekayaan negara harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, rakyat kini ingin melihat bukti konkret dari kerja pemerintah.
“Rakyat kita harus lihat, ini lho uang hari ini Rp10 triliun,” ujar Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan laporan yang diterimanya dari Menteri Kesehatan mengenai kondisi ribuan puskesmas di Indonesia yang belum pernah direnovasi selama puluhan tahun.
“Saya baru keliling beberapa daerah terpencil, dapat laporan dari Menkes. Pak, kita punya 10.000 puskesmas sejak zaman Pak Harto, 30 tahun, puskesmas tersebut belum pernah diperbaiki,” kata Prabowo.
Prabowo menjelaskan bahwa kebutuhan renovasi satu puskesmas diperkirakan mencapai Rp2 miliar. Dengan demikian, total kebutuhan untuk memperbaiki seluruh puskesmas mencapai sekitar Rp20 triliun.
“Saya bilang, kau butuh uang berapa untuk perbaiki 10.000? Kira-kira satu puskesmas Rp2 miliar, jadi kita butuh kurang lebih Rp20 triliun,” imbuhnya.
Seperti diketahui, Prabowo pada hari ini menghadiri acara penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kejaksaan Agung RI.
Negara menerima penyerahan dana administratif sebesar Rp10.270.051.886.464 serta lahan kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektare. (her/dav)
Pulang Indonesia 2026 Sukses Digelar, Bosshire Perluas Jangkauan ke Berbagai Negara
loading…
Tahun ini, Pulang Indonesia 2026 sukses diselenggarakan di lima kota besar di China yakni Shanghai, Hangzhou, Xiamen, Beijing, hingga Guangzhou. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA – Dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas SDM sebagai salah satu kunci untuk menghadapi persaingan global. Pertumbuhan industri yang pesat, serta meningkatnya investasi asing mendorong kebutuhan akan talenta unggul, khususnya bagi mereka yang memiliki pengalaman internasional.
Tahun ini, Pulang Indonesia 2026 sukses diselenggarakan di lima kota besar di China yakni Shanghai, Hangzhou, Xiamen, Beijing, hingga Guangzhou. Kegiatan ini mencuri perhatian lebih dari 1.000 mahasiswa Indonesia dan 50 lebih perusahaan terkemuka yang ikut terlibat.
Rangkaian acara berlangsung interaktif, mempertemukan peserta dengan berbagai perwakilan industri secara langsung. Dalam sesi tersebut, sejumlah perusahaan menyoroti meningkatnya kebutuhan akan talenta dengan perspektif global, seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin kompetitif.
Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari perwakilan pemerintah Indonesia. Hal ini terlihat dari hadirnya Minister Counsellor Kedubes RI di China Irwansyah Mukhlis dan Konjen RI di Shanghai Berlianto Situngkir. Keduanya juga memberikan sambutan.