Prabowo Minta Kampus Turun Tangan Benahi Sampah dan Tata Kota Lewat Penataan Lingkungan

Presiden RI Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi terlibat langsung dalam membantu pemerintah daerah membenahi persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah dan penataan kota, melalui program ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah). Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, usai pertemuannya dengan Presiden di Istana Negara, Senin (4/5) sore. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)

Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi terlibat langsung dalam membantu pemerintah daerah membenahi persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah dan penataan kota, melalui program ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah).

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, usai pertemuannya dengan Presiden di Istana Negara, Senin (4/5) sore.

“Bapak Presiden telah memberi petunjuk dan arahan beberapa waktu lalu bahwa kampus-kampus itu, terutama bidang-bidang yang relevan dengan kebutuhan daerah seperti penanganan sampah, kerapian,” ujar Brian.

Ia menjelaskan bahwa terkait program ASRI dari Presiden, pemerintah daerah dapat dibantu dan didukung oleh kampus-kampus, peneliti, serta para guru besar di bidang terkait, seperti arsitektur untuk penataan dan keindahan taman, teknik lingkungan, serta teknik mesin untuk pengelolaan sampah, dan bidang lainnya.

Presiden menekankan pentingnya peran kampus sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan di daerah.

Lebih lanjut, Brian memaparkan bahwa ke depan setiap daerah, baik provinsi maupun kabupatebn/kota diharapkan memiliki dukungan tim dari perguruan tinggi. “Nantinya menjadi seperti asisten untuk kepala daerahnya membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan itu. Tadi itu yang ditanyakan kepada kami,” lanjut Brian.

Sebagai tindak lanjut, Kemdiktisaintek akan melakukan konsolidasi dengan kampus-kampus di Indonesia agar dapat berperan lebih terstruktur dalam membantu pemerintah daerah.

“Jadi, nanti kami akan segera mengonsolidasikan kampus-kampus supaya misalnya kampus A, ITB, atau UI, UGM, dan seluruh kampus, beberapa kampus itu nanti membentuk tim sebagai istilahnya memberi masukan ya. Untuk penyelesaian masalah-masalah yang ada di daerah. Sehingga, itu sesuai juga sejalan dengan program kami, Kemdiktisaintek Berdampak,” pungkasnya. (her/dav)

556
Prabowo Minta Kampus Turun Tangan Benahi Sampah dan Tata Kota Lewat Penataan Lingkungan

Presiden RI Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi terlibat langsung dalam membantu pemerintah daerah membenahi persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah dan penataan kota, melalui program ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah). Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, usai pertemuannya dengan Presiden di Istana Negara, Senin (4/5) sore. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)

Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi terlibat langsung dalam membantu pemerintah daerah membenahi persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah dan penataan kota, melalui program ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah).

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, usai pertemuannya dengan Presiden di Istana Negara, Senin (4/5) sore.

“Bapak Presiden telah memberi petunjuk dan arahan beberapa waktu lalu bahwa kampus-kampus itu, terutama bidang-bidang yang relevan dengan kebutuhan daerah seperti penanganan sampah, kerapian,” ujar Brian.

Ia menjelaskan bahwa terkait program ASRI dari Presiden, pemerintah daerah dapat dibantu dan didukung oleh kampus-kampus, peneliti, serta para guru besar di bidang terkait, seperti arsitektur untuk penataan dan keindahan taman, teknik lingkungan, serta teknik mesin untuk pengelolaan sampah, dan bidang lainnya.

Presiden menekankan pentingnya peran kampus sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan di daerah.

Lebih lanjut, Brian memaparkan bahwa ke depan setiap daerah, baik provinsi maupun kabupatebn/kota diharapkan memiliki dukungan tim dari perguruan tinggi. “Nantinya menjadi seperti asisten untuk kepala daerahnya membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan itu. Tadi itu yang ditanyakan kepada kami,” lanjut Brian.

Sebagai tindak lanjut, Kemdiktisaintek akan melakukan konsolidasi dengan kampus-kampus di Indonesia agar dapat berperan lebih terstruktur dalam membantu pemerintah daerah.

“Jadi, nanti kami akan segera mengonsolidasikan kampus-kampus supaya misalnya kampus A, ITB, atau UI, UGM, dan seluruh kampus, beberapa kampus itu nanti membentuk tim sebagai istilahnya memberi masukan ya. Untuk penyelesaian masalah-masalah yang ada di daerah. Sehingga, itu sesuai juga sejalan dengan program kami, Kemdiktisaintek Berdampak,” pungkasnya. (her/dav)

More like this
Namanya Disebut dalam Pleidoi Nadiem, Jokowi: Yang Saya Tahu Pak Nadiem Orang Baik

Namanya Disebut dalam Pleidoi Nadiem, Jokowi: Yang Saya Tahu Pak Nadiem Orang Baik

admin
Pesan Khusus Kepala Bakom Qodari untuk Nanik S Deyang: Perbaiki Tata Kelola MBG

Pesan Khusus Kepala Bakom Qodari untuk Nanik S Deyang: Perbaiki Tata Kelola MBG

admin
3 Oknum Prajurit TNI Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank Divonis 1 hingga 13 Tahun Penjara

3 Oknum Prajurit TNI Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank Divonis 1 hingga 13 Tahun Penjara

admin