DPR Soroti Skandal Riset Palsu di Kancah Ilmiah Global: Integritas Peneliti Terancam!

loading…

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hardian Irfani meminta pemerintah melakukan investigasi terkait skandal penggunaan riset palsu oleh peneliti Indonesia dalam forum ilmiah dunia yang belakangan ramai diperbincangkan. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA – Komisi X DPR RI meminta pemerintah melakukan investigasi terkait skandal penggunaan riset palsu oleh peneliti Indonesia dalam forum ilmiah dunia yang belakangan ramai diperbincangkan. Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hardian Irfani mengaku sangat prihatin atas dugaan skandal tersebut.

Jika benar terdapat manipulasi data, pemalsuan identitas akademik, atau penggunaan AI untuk menghasilkan riset fiktif, maka hal itu bukan hanya melanggar etika akademik, tetapi juga dapat mencoreng nama baik Indonesia.

Baca juga: Maksimalkan Riset di Kampus, Kemendikbudristek Buka Program Riset Keilmuan

“AI seharusnya menjadi alat bantu untuk memperkuat kualitas riset, bukan dipakai untuk memanipulasi karya ilmiah,” ujar Lalu, Kamis (28/5/2026).

Menurut dia, kasus ini harus menjadi peringatan serius bagi dunia pendidikan tinggi dan riset nasional. Untuk itu, Lalu juga meminta pemerintah bergerak mendalami dugaan skandal tersebut.

548
DPR Soroti Skandal Riset Palsu di Kancah Ilmiah Global: Integritas Peneliti Terancam!

loading…

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hardian Irfani meminta pemerintah melakukan investigasi terkait skandal penggunaan riset palsu oleh peneliti Indonesia dalam forum ilmiah dunia yang belakangan ramai diperbincangkan. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA – Komisi X DPR RI meminta pemerintah melakukan investigasi terkait skandal penggunaan riset palsu oleh peneliti Indonesia dalam forum ilmiah dunia yang belakangan ramai diperbincangkan. Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hardian Irfani mengaku sangat prihatin atas dugaan skandal tersebut.

Jika benar terdapat manipulasi data, pemalsuan identitas akademik, atau penggunaan AI untuk menghasilkan riset fiktif, maka hal itu bukan hanya melanggar etika akademik, tetapi juga dapat mencoreng nama baik Indonesia.

Baca juga: Maksimalkan Riset di Kampus, Kemendikbudristek Buka Program Riset Keilmuan

“AI seharusnya menjadi alat bantu untuk memperkuat kualitas riset, bukan dipakai untuk memanipulasi karya ilmiah,” ujar Lalu, Kamis (28/5/2026).

Menurut dia, kasus ini harus menjadi peringatan serius bagi dunia pendidikan tinggi dan riset nasional. Untuk itu, Lalu juga meminta pemerintah bergerak mendalami dugaan skandal tersebut.

More like this
KPK Periksa Eks Stafsus Gus Yaqut, Skandal Kuota Haji Disorot Tajam

KPK Periksa Eks Stafsus Menag Gus Yaqut, Sorotan Tajam pada Skandal Kuota Haji

admin
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi

Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi

admin
Diskusi di UGM Digeruduk, Qodari: Demokrasi Wajib Ada Dialog, Tanpa Itu Jadi Semau Gue

Diskusi di UGM Digeruduk, Qodari: Demokrasi Wajib Ada Dialog, Tanpa Itu Jadi Semau Gue

admin