Efisiensi Biaya Haji Dikebut, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda Indonesia–Saudia Arabia dan Bikin Terminal Khusus
Presiden Prabowo Subianto mendorong penurunan biaya haji dan efisiensi layanan penerbangan jemaah Indonesia. Pemerintah jajaki perusahaan patungan Garuda Indonesia-Saudia Airlines. Targetnya, biaya haji 2026 turun Rp2 juta, antrean haji maksimal 26 tahun, serta terminal khusus haji di Arab Saudi.
Prabowo: 70% Energi & Dagang Asia Timur Tergantung Laut Indonesia, Ini Makna Strategisnya
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menuturkan bahwa konflik di Timur Tengah yang berimbas pada penutupan Selat Hormuz mengajarkan sesuatu pada Indonesia. Iran, negara yang menguasai Selat Hormuz, memiliki peran sangat vital dalam pasokan energi dunia. Indonesia pun memiliki peran yang tidak kalah penting. Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Makassar dan wilayah laut Indonesia secara keseluruhan adalah jalur perdagangan yang sangat penting bagi dunia. Hal itu dikatakan Prabowo saat menyampaikan Taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih, Rabu (8/4). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menuturkan bahwa konflik di Timur Tengah yang berimbas pada penutupan Selat Hormuz mengajarkan sesuatu pada Indonesia.
Iran, negara yang menguasai Selat Hormuz, memiliki peran sangat vital dalam pasokan energi dunia. Penutupan Selat Hormuz membuat panik banyak negara di dunia. Harga minyak dunia langsung melonjak.
Indonesia pun memiliki peran yang tidak kalah penting. Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Makassar dan wilayah laut Indonesia secara keseluruhan adalah jalur perdagangan yang sangat penting bagi dunia.
Prabowo mengungkapkan, sekitar 70 persen kebutuhan energi dan perdagangan Asia Timur melalui wilayah laut Indonesia. Betapa pentingnya Indonesia, suatu hal yang perlu disadari oleh masyarakat Indonesia. Faktor geografis ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan posisi tawar tinggi.
“Sadar kah kita bahwa 70 persen kebutuhan energinya Asia Timur dan 70 persen perdagangan lewat laut-laut Indonesia. Sadarkah kita bahwa Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Makassar dan sebagainya itu laut Indonesia. Sadar kah kita betapa pentingnya Indonesia?” ujar Prabowo saat menyampaikan Taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih, Rabu (8/4).
Faktor geografis ini juga menjadikan Indonesia sebagai pusat perhatian dunia. Karena itu, Indonesia harus dijaga dan dikelola dengan baik. “Kita harus mengerti bahwa kita selalu jadi perhatian dunia. Makanya kita juga harus memimpin bangsa ini dengan baik, dengan tepat, dan dengan andal,” ucapnya.
Tak hanya memiliki wilayah yang strategis, Indonesia juga kaya akan sumber daya alam. Bila dikelola dengan baik, Indonesia bisa menjadi negara yang kuat dan makmur.
“Kita sendiri tidak sadar betapa besarnya bangsa Indonesia, betapa kayanya bangsa Indonesia, betapa kuatnya bangsa Indonesia,” ujar Prabowo, seperti dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.
Ia menambahkan, banyak bangsa asing yang ingin menguasai Indonesia, mengeruk kekayaan Indonesia dengan cara mengadu domba. Sejarah sudah membuktikan. Di tengah situasi dunia saat ini, bangsa Indonesia harus bersatu. Jangan mudah diadu domba pihak asing.
“Ratusan tahun ego, ambisi ini digunakan oleh kekuatan asing. Itu namanya devide et impera. Ini bukan hal baru, ada di buku-buku sejarah,” Prabowo mengingatkan.
Karena itu, Prabowo mengajak seluruh bangsa Indonesia bersatu untuk memperkuat negara. Dengan berbagai langkah, pemerintah berupaya memperkuat kedaulatan nasional. Fokus mencapai swasembada pangan hingga energi.
Prabowo optimistis upaya-upaya untuk memperkuat ketahanan pangan hingga energi bakal membuat Indonesia menjadi semakin kuat ke depan. “Yang saya anggap kritis adalah satu tahun. Ke depan ini, 12 bulan ke depan. Sesudah 12 bulan, kita akan menjadi sangat kuat,” pungkasnya. (her/dav)
Prabowo: Hoaks dan Manipulasi AI Bisa Ganggu Stabilitas Negara, 100 Orang Saja Bisa Bikin Gaduh
Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti ancaman penyebaran hoaks dan manipulasi informasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dinilai dapat mengganggu stabilitas negara. Hal tersebut disampaikan dalam taklimat kepada jajaran menteri, kepala lembaga, hingga pejabat eselon I di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti ancaman penyebaran hoaks dan manipulasi informasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dinilai dapat mengganggu stabilitas negara. Hal tersebut disampaikan dalam taklimat kepada jajaran menteri, kepala lembaga, hingga pejabat eselon I di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Presiden mengungkapkan, perkembangan teknologi digital saat ini memungkinkan penyebaran disinformasi dilakukan secara masif, bahkan oleh segelintir pihak.
“Sekarang teknologi AI, kecerdasan buatan, dengan teknologi informatika digital, satu orang dia bisa punya 1.000 account. Dia bisa beli alat-alat tidak terlalu mahal yang dari 1.000 ini bisa diperbanyak lagi,” ujar Presiden, Rabu (8/4).
Presiden menilai kondisi tersebut membuat kelompok kecil sekalipun mampu menciptakan kegaduhan di ruang publik melalui fenomena yang dikenal sebagai echo chamber. “Mungkin 100 orang, 1.000 orang bisa bikin heboh. Nah ini namanya echo chamber. Dalam pelajaran-pelajaran intelijen itu ada bagaimana mau merusak negara lain,” katanya, dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.
Menurut Presiden, pola ancaman terhadap negara kini telah berubah, dari pendekatan militer menjadi manipulasi informasi di ruang digital. “Dulu kirim pasukan, kirim bom. Sekarang? Tidak perlu. Mungkin dengan permainan sosmed. Dengan fitnah, hoax,” tegasnya.
Presiden juga mencontohkan bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat memanipulasi suara dan konten sehingga menampilkan sesuatu yang tidak pernah terjadi.
“AI bisa membuat seorang bicara yang dia enggak bicara gitu lho. Saya sering tuh, suara saya jelek saya ndak bisa nyanyi, ada di Youtube Prabowo nyanyi suaranya bagus banget,” ujarnya. “Ada lagi, saya pidato dalam bahasa mandarin. Ada lagi, saya pidato dalam bahasa arab,” sambung Prabowo.
Meski demikian, Presiden menegaskan bahwa kritik tetap merupakan bagian dari demokrasi, namun harus disampaikan secara bertanggung jawab.
“Nanti kita terima koreksi-koreksi itu. Kalau kita difitnah, kalau kita dihujat, anggaplah itu sebagai peringatan supaya kita waspada,” kata Presiden.
Prabowo mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk tetap waspada terhadap perkembangan teknologi informasi, menjaga persatuan, serta berpegang pada prinsip konstitusi dalam menghadapi dinamika di era digital. (her/dav)
Prabowo Pertahankan Subsidi BBM untuk 80% Rakyat: Jaminan atau Tantangan?
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah menjaga BBM bersubsidi tetap terjangkau bagi masyarakat tidak mampu, menjamin 80% rakyat kecil mendapatkannya. Di tengah dinamika global, pasokan energi juga dipastikan aman. Indonesia memanfaatkan kekayaan alam domestik seperti batu bara sebagai sumber energi alternatif, serta mencari opsi lain.
Buku Saku 0%, Cara Pemerintah Jelaskan Transformasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan
Pemerintah resmi meluncurkan Buku Saku 0%, Penerima Manfaat dan Penerima Kesejahteraan di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4). Buku ini juga menjadi panduan ringkas tentang arah kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam melakukan transformasi kebijakan untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Pemerintah resmi meluncurkan Buku Saku “0%, Penerima Manfaat dan Penerima Kesejahteraan” sebagai upaya memastikan bantuan sosial lebih tepat sasaran. Buku ini juga menjadi panduan ringkas tentang arah kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam melakukan transformasi kebijakan untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari menjelaskan, buku saku ini tidak hanya memuat daftar program bantuan, tetapi juga menjadi instrumen transparansi sekaligus panduan praktis bagi masyarakat untuk memahami hak dan cara mengakses berbagai dukungan pemerintah.
“Peluncuran buku saku ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Presiden Prabowo untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas sekaligus menyampaikan kebijakan secara ringkas dan mudah dipahami. Buku ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat mengetahui dan mengakses berbagai dukungan pemerintah,” ujar Qodari dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4).
Menurut Qodari, buku saku ini merangkum berbagai program bantuan yang terintegrasi dalam satu sistem, sehingga masyarakat dapat mengetahui secara jelas dukungan yang diterima serta mekanisme untuk mengaksesnya.
Pemerintah juga memastikan setiap bantuan tersalurkan tepat sasaran kepada pihak yang berhak melalui pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Semua bantuan sosial itu sebetulnya dasarnya adalah data. Makanya datanya diperbaiki. Dengan DTSEN, kita memastikan bantuan lebih tepat sasaran dan tidak tumpang tindih,” jelasnya.
Melalui integrasi data tersebut, pemerintah berupaya mengurangi kesalahan penyaluran, baik inclusion error maupun exclusion error, sekaligus meningkatkan transparansi dan efisiensi program kesejahteraan. Sistem ini juga memungkinkan pembaruan data secara dinamis melalui integrasi digital dan verifikasi berjenjang dari tingkat desa hingga pusat.
Lebih lanjut, Qodari menegaskan bahwa pendekatan pemerintah tidak lagi bersifat parsial, melainkan holistik dan berkelanjutan. Negara hadir dalam setiap fase kehidupan masyarakat, mulai dari masa kandungan, usia sekolah, usia produktif, hingga lanjut usia.
“Kesejahteraan bukan bantuan sesaat, melainkan dukungan yang berkelanjutan sepanjang hayat. Negara tidak hanya hadir saat rakyat menghadapi kesulitan, tetapi juga memastikan rakyat tumbuh sehat, memperoleh pendidikan, bekerja secara mandiri, hingga hidup sejahtera di masa tua,” ujarnya.
Buku saku ini juga menggambarkan kondisi kesejahteraan masyarakat Indonesia saat ini yang menunjukkan tren positif. Sebagian besar masyarakat berada dalam kelompok menuju kelas menengah, meski masih terdapat puluhan juta penduduk dalam kondisi rentan miskin dan miskin.
Karena itu, pemerintah tidak hanya fokus menurunkan angka kemiskinan, tetapi juga menjaga kelompok rentan agar tidak kembali jatuh ke bawah, sekaligus mendorong kelompok aspiring middle class naik kelas dan memperkuat kelas menengah.
Sebagai panduan praktis, buku ini menyajikan berbagai program lintas sektor, mulai dari bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi, yang dirancang secara terintegrasi untuk memutus rantai kemiskinan.
“Buku ini menjawab dua hal mendasar: dukungan apa saja yang diterima masyarakat dari negara, dan bagaimana cara mengaksesnya. Harapannya, tidak ada lagi warga yang berhak tetapi tidak menerima bantuan,” kata Qodari.
Pemerintah menegaskan, peluncuran Buku Saku “0%” merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Melalui pendekatan berbasis data dan integrasi program, pemerintah optimistis target penghapusan kemiskinan ekstrem dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan. (her/dav)
Prabowo di Pabrik EV: Industrialisasi, Jawaban Kebangkitan Teknologi Nasional?
loading…
Presiden Prabowo Subianto menegaskan industrialisasi bagian akhir dari kebangkitan teknologi bangsa. Foto/SindoNews
MAGELANG – Presiden Prabowo Subianto menegaskan industrialisasi bagian akhir dari kebangkitan teknologi bangsa. Hal ini ditegaskan Prabowo saat resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik, di Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (9/4/2026).
“Industrialisasi adalah bagian akhir dari pada suatu kebangkitan teknologi suatu bangsa. Teknologi harus diolah menjadi industri sehingga bermanfaat bagi suatu bangsa,” kata Prabowo.
Pada kesempatan itu, Prabowo menegaskan industri ada berbagai tingkatan, baik industri dasar, industri menengah, hingga industri yang sangat tinggi. “Kita sadar bahwa sekarang tiap bangsa harus mandiri di bidang-bidang yang paling menentukan yaitu di antaranya yang paling utama tentu pangan habis itu energi.”
Prabowo juga menyinggung bahwa negara yang sebesar Indonesia jika masih ingin bertahan mau tidak mau harus mandiri. Energi adalah salah satu bidang yang sangat menentukan.
Kepala Bakom RI: Buku Saku 0% adalah Semangat Besar Prabowo Hilangkan Kemiskinan di Indonesia
Pemerintah meluncurkan buku saku berjudul “0%: Manfaat dan Penerima Dukungan Kesejahteraan Tahun 2026”. Buku ini memuat data komprehensif strategi Presiden RI Prabowo Subianto menekan angka kemiskinan hingga nol persen. Kepala Bakom RI Angga Raka Prabowo menyatakan, buku saku ini menjadi panduan program prioritas pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat sepanjang hayat.
Firman Tendry Masengi, RECHT Institute, menganalisis pergeseran makna makar dalam politik Indonesia. Istilah makar kini menjadi perangkat penanda antara kritik sah dan ancaman. Dalam pemerintahan Prabowo Subianto, kritik sering dikaitkan dengan makar. Ini berfungsi sebagai mekanisme penertiban kognitif, membentuk pemahaman publik.
KPK Dalami Skandal Pemotongan Anggaran Kejari HSU: Dana Internal Diduga Mengalir ke Mantan Kajari
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan pemotongan anggaran internal di Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara (Kejari HSU). Penelusuran ini dilakukan melalui pemeriksaan jaksa Aganta Haris Saputra pada 8 April 2026. Aganta diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan pemerasan dan penerimaan oleh tersangka di internal Kejari HSU.
Bareskrim Polri Resmi Terima Laporan JK: Kasus Rismon Sianipar Masuki Babak Baru?
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar ke Bareskrim Polri pada Rabu (8/4/2026). Pelaporan ini terkait dugaan penyebaran hoaks dan pencemaran nama baik. JK membantah tudingan mendanai Roy Suryo terkait ijazah Presiden Jokowi, menyebutnya merugikan martabat.