MK: Siapa Pengganti Anwar Usman yang Disumpah Depan Prabowo?

Pilihan Krusial MK: Siapa Pengganti Anwar Usman yang Disumpah di Depan Prabowo?

Presiden Prabowo Subianto diagendakan menyaksikan pengucapan sumpah hakim konstitusi baru pengganti Anwar Usman di Istana Negara, Jakarta, pekan ini. Pergantian mendesak ini terjadi menjelang masa pensiun Anwar Usman pada 6 April 2026, mengakhiri era hakim yang tersangkut kontroversi etika.

Istana Negara telah menerima nama calon dari Mahkamah Agung (MA), namun identitas hakim terpilih masih dirahasiakan, menimbulkan pertanyaan atas transparansi proses suksesi di lembaga penegak konstitusi tersebut.

Kandidat Pengganti dan Proses Seleksi

Mahkamah Agung (MA) sebelumnya telah mengumumkan tiga nama terbaik hasil seleksi terbuka calon hakim konstitusi: Fahmiron, Liliek Prisbawono Adi, dan Marsudin Nainggolan. Ketiga nama ini melewati serangkaian tahapan ketat, meliputi penulisan makalah, anotasi putusan, serta uji kelayakan dan wawancara.

Pengumuman hasil seleksi tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 46/WKMA.YKP1.1/III/2026, ditandatangani Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Suharto, pada 9 Maret 2026. Transparansi MA dalam mengumumkan finalis ini kontras dengan kerahasiaan nama terpilih yang akan dilantik Istana.

Posisi hakim konstitusi pengganti Anwar Usman sangat krusial, mengingat jejak rekam Anwar Usman yang diwarnai kontroversi dan sanksi etik. Publik menuntut sosok yang bersih dan independen untuk memulihkan citra Mahkamah Konstitusi.

Anwar Usman, yang akan pensiun pada 6 April 2026, sebelumnya telah “pamit” dari MK. Kepergiannya diharapkan membawa angin segar bagi integritas lembaga penjaga konstitusi yang sempat tergoncang.

Kebutuhan akan hakim baru yang berintegritas tinggi semakin mendesak, terutama setelah putusan-putusan kontroversial yang melibatkan Anwar Usman menimbulkan keraguan besar publik terhadap imparsialitas MK.

Kerahasiaan Nama Memicu Spekulasi

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi agenda tersebut. “(Pengucapan sumpah) direncanakan secepatnya dalam minggu ini,” ujar Prasetyo, dikutip Jumat (10/4/2026).

Ketika ditanya mengenai nama calon hakim yang akan dilantik, Prasetyo mengakui Istana telah menerima daftar nama dari MA. “Sudah (terima). Nanti diumumkan,” katanya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Sikap tertutup Istana ini justru memicu spekulasi dan mengikis kepercayaan publik, terutama mengingat sensitivitas posisi hakim konstitusi pasca-skandal etika yang melanda MK.

Profil Singkat Calon Hakim

Dua dari tiga kandidat terbaik yang diumumkan MA memiliki rekam jejak signifikan. Fahmiron saat ini menjabat hakim di Pengadilan Tinggi Denpasar, pernah menjadi Ketua Pengadilan Negeri Tangerang.

Sementara itu, Liliek Prisbawono Adi adalah hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Medan, dengan pengalaman sebelumnya sebagai Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Publik menanti nama yang dipilih mampu mengembalikan marwah Mahkamah Konstitusi.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *