Macron Soroti Ketegasan Prabowo Dukung Kemerdekaan Palestina: Sinyal Baru Diplomasi?
loading…
Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan pujian atas sikap dan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung perdamaian di Timur Tengah serta kemerdekaan Palestina. Foto/BPMI Setpres
PARIS – Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan pujian atas sikap dan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung perdamaian di Timur Tengah serta kemerdekaan Palestina . Hal itu disampaikan langsung Presiden Macron dalam pernyataan bersama seusai pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo di Paris, Prancis, Kamis (28/5/2026).
“Saya ingin memberikan penghormatan atas peran Anda, persahabatan Anda, serta sikap sangat berani yang Anda ambil tahun lalu demi perdamaian di Timur Tengah, termasuk dukungan Anda terhadap pengakuan Palestina,” kata Macron di Istana Élysée.
Macron menilai Indonesia dan Prancis memiliki visi yang sejalan dalam menjaga stabilitas kawasan serta mendorong penyelesaian damai atas berbagai konflik internasional.
Selain membahas penguatan kemitraan strategis Indonesia–Prancis, Prabowo dan Macron turut bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi di Timur Tengah, termasuk kondisi di Lebanon dan berbagai upaya menjaga perdamaian global.
Prabowo di Eropa: Strategi Kunci Perkuat Geopolitik Indonesia
loading…
Presiden Prabowo Subianto tiba di Istana Elysee, Paris, Prancis. Foto/Tangkapan layar YouTube Setpres
JAKARTA – Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso mengatakan bahwa kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri adalah strategi Kepala Negara dalam memperkuat hubungan diplomatik Indonesia dengan negara sahabat. Misalnya, dalam mengonversi keunggulan komoditas nikel hingga posisi geopolitik Indonesia di kancah internasional.
“Indonesia tidak sekadar berkunjung. Pak Prabowo sedang mengonversi keunggulan komoditas nikel dan posisi geopolitik kita menjadi investasi nyata dan benteng keamanan sebelum jendela peluang global ini tertutup,” kata Sugiat dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (28/5/2026).
Wakil Ketua Komisi XIII DPR ini menuturkan, paradigma politik luar negeri bebas-aktif Presiden Prabowo adalah diplomasi ofensif, yaitu sebuah strategi membangun hubungan luar negeri yang proaktif dalam memperjuangkan kepentingan nasional. Dikatakannya, diplomasi ofensif dijalankan dalam merespons serta mengantisipasi krisis.
Dia melanjutkan, artinya Presiden Prabowo mengambil inisiatif untuk menetapkan agenda, membangun aliansi, dan memberikan tekanan strategis agar negosiasi berjalan sesuai tujuannya. “Prabowo melangkah lebih awal sebelum didikte oleh negara lain. Dia mengambil posisi tegas dalam menyatakan kedaulatan, posisi politik, dan membela warga negaranya dengan terukur,” jelasnya.
Dia membeberkan ada 3 negara Eropa yang dikunjungi oleh Presiden Prabowo di Akhir Mei 2026 ini, yaitu Prancis, Austria, dan Hungaria. Ketiga negara ini memiliki posisi strategis yang dibutuhkan Indonesia.
Bertemu Macron, Prabowo: Indonesia Jadi Negara Asia Pertama yang Ikut Defile di Eropa
loading…
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia menjadi negara Asia pertama yang ikut parade defile di Eropa. Foto/SindoNews
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia menjadi negara Asia pertama yang ikut parade defile di Eropa. Menurut Prabowo, hal tersebut menjadi suatu kehormatan yang diberikan pemerintah Prancis.
Hal itu disampaikan Prabowo saat Joint Press Statement bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Kamis (28/5/2026). Mulanya, Prabowo mengapresiasi atas sambutan Prancis saat kehadirannya itu.
“Pertama-tama, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, penghargaan yang setinggi-tingginya atas penerimaan yang begitu besar, yang begitu baik, penuh kehormatan untuk saya dan delegasi saya,” kata Prabowo dalam sambutannya.
Kemudian, Prabowo mengungkapkan, Indonesia menjadi negara Asia pertama yang ikut parade defile di Eropa. Menurutnya, hal tersebut menjadi suatu kehormatan yang diberikan pemerintah Prancis.
“Tahun lalu, Indonesia mendapat kehormatan besar diundang bisa ikut dalam defile 14 Juli, hari kebangsaan bagi Republik Perancis. Ini saya kira kehormatan sangat besar. Mungkin kita negara Asia pertama yang Defile di benua Eropa,” ujarnya.
Di sisi lain, hubungan bilateral Indonesia dengan Prancis selama ini memang tergolong baik. Prabowo mengaku, di tahun ini saja, ia sudah 3 kali berkunjung ke negara ini. “Hubungan Indonesia dan Perancis berada di tingkat menurut saya yang terbaik selama ini,” ujar dia.
Andi Azwan: Setiap Isu Jokowi Picu Gejolak Cacing Kepanasan Publik
loading…
Ketua Umum Jokman Nusantara Bersatu Andi Azwan menyatakan segala sesuatu yang berkaitan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) banyak membuat orang kepanasan. Foto: Tangkapan layar
JAKARTA – Ketua Umum Jokman Nusantara Bersatu Andi Azwan menyatakan segala sesuatu yang berkaitan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) banyak membuat orang kepanasan. Salah satunya terkait pernyataan Jokowi terkait dirinya yang siap berkeliling Indonesia lagi.
“Kita melihat segala sesuatu yang berhubungan dengan Pak Jokowi itu membuat suatu berita yang besar dan membuat banyak orang seperti cacing kepanasan,” kata Andi dalam program Interupsi iNews, Kamis (28/5/2026).
Menurut pandangannya, hal itu terjadi kepada beberapa elite politik meski ia tidak menyebutkan secara detail siapa sosok yang ia maksud. “Bukan kita bicara tentang seorang partai politik, tapi juga elit-elit politik banyak gitu,” ujarnya.
Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago melihat eksistensi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) justru semakin kuat meski sudah tidak lagi menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Menurut Pangi, anggapan bahwa Jokowi akan kehilangan pengaruh politik setelah lengser ternyata tidak terbukti.
Ia menilai kekuatan politik Jokowi masih terlihat hingga saat ini. “Fakta yang terjadi hari ini ketika Pak Jokowi sudah tidak lagi menjadi Presiden saya sadar kok makin kuat,” kata Pangi dalam dialog Interupsi di iNews, Kamis (28/5/2026).
Les Invalides Jadi Saksi: Prabowo Disambut Upacara Kehormatan Kenegaraan Prancis
Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Les Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28/5) pukul 15.30 waktu setempat. Kedatangan Presiden Prabowo berlangsung dalam suasana khidmat dengan sambutan kenegaraan dari Pemerintah Prancis. (Foto Dok. Tangkapan Layar YouTube @Sekretariat Presiden)
Paris, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Les Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28/5) pukul 15.30 waktu setempat. Kedatangan Presiden Prabowo berlangsung dalam suasana khidmat dengan sambutan kenegaraan dari Pemerintah Prancis.
Presiden Prabowo tampak mengenakan setelan jas abu-abu yang dipadukan dengan peci hitam. Setibanya di lokasi, ia langsung disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia Sébastien Lecornu.
Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise.
Usai prosesi lagu kebangsaan, Presiden Prabowo memperkenalkan delegasi Indonesia yang turut mendampingi dalam kunjungan tersebut. Delegasi tersebut terdiri atas putra Presiden Prabowo, Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar.
Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara.
Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana Élysée dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. (her/dav)
Prabowo dan Diaspora Prancis: Menguak Sosok Pejuang Modern yang Tak Gentar
Diaspora Indonesia di Prancis, Ida Digong, menyebut Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai sosok pejuang modern yang memiliki semangat kerja tinggi dan tidak mengenal lelah dalam memperjuangkan kepentingan bangsa. Hal itu dikatakan Ida usai salat Iduladha 1447 H bersama Presiden Prabowo di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Paris, Idola 92.6 FM-Diaspora Indonesia di Prancis, Ida Digong, menyebut Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai sosok pejuang modern yang memiliki semangat kerja tinggi dan tidak mengenal lelah dalam memperjuangkan kepentingan bangsa.
“Sosok Prabowo bagi saya, dia itu keras. Karena harus ada orang yang bisa disiplin, mengarahkan kepada masyarakat,” ujar Ida usai salat Iduladha 1447 H bersama Presiden Prabowo di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/5).
Menurutnya, karakter tegas Presiden Prabowo dibutuhkan untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan disiplin.
“Jadi dia memberi contoh. Dia itu kerja keras banget, enggak kenal capek. Padahal perjalanan itu kan enggak gampang kalau ke Eropa,” katanya.
Ida mengaku kagum melihat semangat Presiden Prabowo yang dinilainya tetap penuh energi di tengah padatnya agenda internasional. Ia berharap kepemimpinan Prabowo mampu membawa Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Dia itu wajahnya selalu berseri. Memancarkan bahwa dia itu semangat 45. Pejuang yang benar-benar pahlawan modern, Harapan kita Indonesia Jaya 2045 akan tercapai berkat Prabowo,” katanya.
Ida menegaskan dirinya bersama komunitas diaspora Indonesia siap mendukung promosi Indonesia di tingkat internasional, khususnya di sektor pertanian dan kopi nasional.
“Jadi kita Insyaallah dari diaspora di Perancis akan membantu juga. Saya cinta petani di Indonesia ya. Karena petani kita juga canggih sekarang,” ujarnya.
Ida mengungkapkan, dirinya mengelola yayasan pertanian melalui Alko Cafe Blockchain yang membina petani di Indonesia. Ia juga aktif mempromosikan produk pertanian Indonesia di Eropa melalui berbagai pameran internasional.
“Saya punya yayasan pertanian di Indonesia dengan Alko Cafe Blockchain. Insyaallah saya akan keliling Eropa demi petani kopi Indonesia,” ujarnya.
Menurut Ida, kopi Indonesia memiliki kualitas unggul yang layak dikenal dunia internasional. “Karena kopi Indonesia nomor satu di dunia. Terima kasih Pak Prabowo untuk segala hal tentang petani,” katanya.
Ia turut mengapresiasi langkah Presiden Prabowo dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis. Ida menilai kemampuan diplomasi Presiden Prabowo menjadi salah satu kekuatan penting Indonesia di mata dunia.
“Memperkuat kerja sama dengan Prancis. Dia itu pandai sekali berdiplomasi, menjaring relasi internasional,” katanya.
Selain itu, Ida juga menyampaikan apresiasi kepada Didit Hediprasetyo (anak kandung Presiden Prabowo) yang dinilainya berhasil mengharumkan nama Indonesia di dunia fesyen internasional.
“Mas Didit juga saya bangga banget. Dia sebagai desainer internasional yang kerja keras,” ujarnya.
Ida menyampaikan doa dan dukungan diaspora Indonesia di Prancis untuk Presiden Prabowo dan seluruh masyarakat Indonesia.
“Saya sangat bangga dengan Pak Prabowo. Tapi dia harus sehat, saya doakan. Salam diaspora, salam dari seluruh warga Indonesia yang ada di Prancis,” pungkasnya. (her/dav)
Diaspora Paris Bahagia Salat Iduladha Bersama Prabowo: Rasanya Seperti Kumpul dengan Keluarga Besar
Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam pelaksanaan salat Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/5), menghadirkan kebahagiaan dan kesan mendalam bagi diaspora Indonesia di negara tersebut. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Paris, Idola 92.6 FM-Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam pelaksanaan salat Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/5), menghadirkan kebahagiaan dan kesan mendalam bagi diaspora Indonesia di negara tersebut.
Mereka mengaku bahagia dapat merayakan Iduladha bersama Prabowo dan menilai momen tersebut mencerminkan eratnya rasa kekeluargaan antar Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri.
Sejak pagi hari, warga Indonesia dan diaspora tampak antusias memadati area Wisma Indonesia untuk melaksanakan salat Iduladha berjemaah bersama Prabowo.
Suasana hangat dan penuh keakraban terasa sepanjang pelaksanaan salat Iduladha yang berlangsung khidmat. Seusai salat, Prabowo juga terlihat bersilaturahmi dan menyalami diaspora Indonesia yang hadir.
Salah satu diaspora Indonesia di Paris, Dini Indriyani, mengaku merasakan kebahagiaan berlipat karena dapat melaksanakan salat Iduladha bersama Prabowo.
Bagi Dini yang telah bermukim di Paris selama 15 tahun, momen tersebut meninggalkan kesan mendalam karena membuatnya merasa seperti merayakan Iduladha bersama keluarga besar Indonesia meski berada jauh dari tanah air.
Ia berharap kehadiran Prabowo dalam salat Iduladha kali ini juga membawa kebahagiaan bagi diaspora Indonesia lainnya.
“Kebahagiaannya double. Salat bersama Pak Presiden itu benar-benar merasa seperti salat bersama keluarga besar Republik Indonesia,” ujarnya ketika ditemu.
Dini juga berharap doa-doa yang dipanjatkan bersama saat salat Iduladha dapat membawa kebaikan bagi Indonesia. Ia pun turut mendoakan agar Prabowo senantiasa diberikan kesehatan dalam memimpin Indonesia serta menjaga hubungan bilateral yang baik antara Indonesia dan Prancis.
“Segala persoalan bangsa kita akan segera teratasi, Semoga Bapak Presiden sehat selalu, dan semoga hubungan Indonesia dengan Prancis semakin membaik,” tambahnya.
Kegembiraan serupa juga dirasakan Azrina, diaspora Indonesia lainnya di Paris. Ia menilai beribadah bersama Prabowo merupakan kesempatan yang langka dan penuh makna.
“Salat bareng Pak Presiden itu suatu kesempatan yang luar biasa buat saya. Kebetulan banget Bapak Presiden lagi ada kunjungan resmi dan pas banget harinya Iduladha, jadi beliau bisa menyempatkan bertemu dengan warga Indonesia yang ada di Prancis,” ujarnya.
Azrina juga berharap Prabowo senantiasa diberikan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan untuk memimpin Indonesia ke depan. Selain itu, ia berharap diaspora Indonesia di berbagai negara, khususnya di Prancis, dapat terus menjaga kekompakan dan kebersamaan.
Kesan serupa turut dirasakan diaspora muda Indonesia di Paris, Shafa dan Jelita. Keduanya mengaku gugup sekaligus senang dapat bertemu langsung dengan Prabowo setelah selama ini hanya melihat sosoknya melalui layar televisi.
Bagi mereka, pengalaman tersebut terasa semakin spesial karena menjadi kenangan manis dalam salat Iduladha pertama mereka di Paris.
“Lumayan deg-degan, terus senang banget sih, merasa terhormat juga. Biasanya lihat di TV saja, sekarang bisa langsung,” ungkap mereka. (her/dav)
Paris Jadi Saksi: Prabowo Salat Idul Adha Bersama Diaspora Indonesia
Presiden RI Prabowo Subianto melaksanakan salat Iduladha 1447 Hijriah bersama warga negara Indonesia dan diaspora di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Paris, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan salat Iduladha 1447 Hijriah bersama warga negara Indonesia dan diaspora di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/5).
Ketibaan Prabowo di Wisma Indonesia Paris dinantikan oleh warga Indonesia dan diaspora yang telah rapi memenuhi saf salat masing-masing.
Diiringi kumandang takbir dan tahmid, Prabowo tiba di Wisma Indonesia sekitar pukul 08:40 waktu setempat dan langsung bergabung dengan para jemaah di saf untuk mengikuti pelaksanaan salat Iduladha yang berlangsung khidmat.
Pelaksanaan salat Iduladha dipimpin oleh imam dan khatib Fakhruddin Arrozi, lulusan program magister Universitas Islam Internasional Islamabad, Pakistan, yang kini berkiprah sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Lamongan.
Adapun, setelah pelaksanaan salat Iduladha, tak lupa Prabowo saling bersilaturahmi dan ramah tamah bersalaman dengan para jemaah yang terdiri dari Warga Negara Indonesia dan Diaspora di Paris.
Turut mendampingi Prabowo dalam salat Iduladha di Wisma Indonesia Paris, di antaranya anak semata wayangnya Ragowo Hediprasetyo, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan P Roeslani dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (her/dav)
Diaspora Harap Prabowo Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Kewirausahaan dengan Prancis
Diaspora Indonesia berharap kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Prancis dapat semakin memperkuat hubungan bilateral kedua negara di berbagai bidang, mulai dari ekonomi hingga pendidikan. Salah satu harapan tersebut disampaikan Feliana, Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah bermukim di Prancis selama 17 tahun. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Diaspora Indonesia berharap kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Prancis dapat semakin memperkuat hubungan bilateral kedua negara di berbagai bidang, mulai dari ekonomi hingga pendidikan.
Salah satu harapan tersebut disampaikan Feliana, Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah bermukim di Prancis selama 17 tahun.
Ia berharap Prabowo terus membuka ruang kolaborasi bagi diaspora Indonesia untuk berkontribusi dalam pengembangan usaha dan jejaring bisnis di luar negeri.
“Semoga Pak Presiden terus mempererat hubungan Indonesia dan Prancis, khususnya mengikutsertakan semua diaspora Indonesia untuk membangun lebih entrepreneurship dan bisnis di Prancis,” ujar Feliana saat menyambut kedatangan Prabowo di Paris, Selasa (26/5).
Feliana mengatakan diaspora Indonesia di Prancis saat ini aktif membangun wadah kolaborasi bernama Bhinneka guna mempererat hubungan bisnis antara pelaku usaha Indonesia dan Prancis.
Ia berharap wadah tersebut, bersama dukungan pemerintah Indonesia, dapat menjadi fondasi yang kuat bagi terciptanya kolaborasi ekonomi yang lebih erat antara kedua negara.
“Kami juga mendirikan klub namanya Bhinneka supaya bisa mempererat hubungan kerja sama Prancis Indonesia di bidang bisnis. Supaya bisa bekerja sama lebih banyak dengan Prancis dan Indonesia,” jelasnya.
Sementara itu, diaspora Indonesia lainnya, Amanda, berharap kunjungan Prabowo dapat semakin memperkuat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Prancis.
Pelajar Indonesia di Prancis tersebut berharap akan semakin banyak program pertukaran pelajar dan kolaborasi pendidikan antara kedua negara.
“Kebetulan saya juga mahasiswa, jadi harapan ke depannya semoga semakin banyak acara-acara atau pertukaran pelajar di Prancis dan Indonesia,” ujarnya.
Oleh karena itu, Amanda juga memanjatkan doa agar kerja sama tersebut dapat terus terjalin dengan baik, sekaligus menyampaikan harapannya bagi kepemimpinan Prabowo.
“Semoga Pak Presiden semakin sukses dan program-programnya juga semakin berjalan dengan lancar,” tutupnya. (her/dav)
Prabowo Disambut Hangat Pelajar Indonesia di Prancis: Ini Pengalaman Berharga untuk Kami
Para pelajar Indonesia di Prancis menyambut hangat kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto di Paris, Selasa (26/5). Mereka mengaku senang dapat bertemu dan berinteraksi langsung dengan Prabowo, sebuah momen yang mereka nilai cukup langka dan berkesan. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Paris, Idola 92.6 FM-Para pelajar Indonesia di Prancis menyambut hangat kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto di Paris, Selasa (26/5). Mereka mengaku senang dapat bertemu dan berinteraksi langsung dengan Prabowo, sebuah momen yang mereka nilai cukup langka dan berkesan.
Para pelajar terlihat antusias menyambut Prabowo di depan hotel tempatnya bermalam di Paris. Sebagian di antaranya tampak mengibarkan bendera Merah Putih sambil mengenakan pakaian batik.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyapa dan menyalami para pelajar yang hadir. Para pelajar mengaku bangga dapat bertemu langsung dengan Prabowo dan menilai sikap tersebut mencerminkan perhatiannya terhadap pelajar Indonesia di luar negeri.
Salah satu pelajar Indonesia di Prancis, Evelyn, mengatakan Prabowo bahkan menyempatkan diri berdiskusi dengan para mahasiswa dalam suasana yang hangat dan akrab.
“Terima kasih untuk Bapak Presiden sudah menyempatkan waktu untuk berdiskusi sama kami. Meskipun kita cuma student, itu bukan opportunity yang bisa kita dapat setiap hari,” ujar Evelyn ketika ditemui.
Ungkapan serupa juga disampaikan Refal, pelajar Indonesia lainnya di Prancis.
Ia mengaku tidak menyangka bisa bertemu langsung dengan Prabowo dan menyebut pengalaman tersebut sebagai salah satu momen paling berharga selama menempuh studi di luar negeri.
“Perasaannya sangat bangga dan sangat senang bisa bertemu dengan Bapak Presiden secara langsung. Apalagi kami, sebagai student di Prancis, ini merupakan suatu opportunity yang tidak semua orang bisa. Jadi kami sangat senang sekali,” jelas Refal.
Kehangatan Prabowo juga dirasakan Cheryl, mahasiswa Indonesia lainnya, yang mengaku terkesan karena Prabowo menyempatkan diri mendengarkan cerita mengenai aktivitas dan rencana studi para mahasiswa Indonesia di Prancis.
“Kita ditanya jurusan kita apa, jenjang kita apa, dan juga Bapak memberikan kita apresiasi juga dukungan untuk mahasiswa Indonesia di Prancis,” ujar Cheryl.
Ia menilai hubungan baik Indonesia dan Prancis memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di negara tersebut. Karena itu, Cheryl menyampaikan apresiasi kepada Prabowo atas upayanya menjaga hubungan bilateral yang erat dengan Prancis.
“Saya terima kasih untuk Bapak Presiden sudah menjalin hubungan yang sangat baik dengan Prancis. Sebagai mahasiswa, kita merasakan sekali benefit-nya di sini,” ujarnya.
Prabowo tiba di Bandara Orly, Paris, pada Selasa (26/5) pukul 10.00 waktu setempat atau 15.00 WIB setelah menempuh perjalanan udara selama sekitar 16 jam.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo disambut langsung oleh Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis Jean-Pierre Farandou serta pasukan jajar kehormatan.
Kunjungan kenegaraan tersebut merupakan bagian dari agenda diplomasi antara Indonesia dan Prancis yang telah dipersiapkan sejak tahun lalu. (her/dav)